Lokakarya “Stategi Pengendalian Hama Rayap di Perkebunan Kelapa Sawit”

Medan – FP USU: Pada hari Senin (26/05/2014) bertempat di Aula Soeratman Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, diselenggarakan Lokakarya “Stategi Pengendalian Hama Rayap di Perkebunan Kelapa Sawit”.Lokakarya ini diselenggarakan atas kerjasama Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan SEAMEO BIOTROP (The Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology). Sebagai pembicara dalam lokakarya iniProf Dr. Ir. Dodi Nandika, MS (Guru Besar IPB) dan Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS (Guru Besar USU).

 image0021

Kegiatan ini diikuti oleh instansi pemerintah dan perusahaan perkebunan yaitu: Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Puslitbang Provsu, PPKS, PTPN II, PTPN III, PT. London Sumatera, PT. Asian Agri, PT. Agra Nusantara Agri, PT. Perkebunan Sumut, PT. Asam Jawa, dan sebagainya. Selain itu juga hadir 7 Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI), serta kalangan akademisi di lingkup Fakultas Pertanian USU.

 

Pada kegiatan ini juga dilakukan launching buku “Rayap: Hama Baru Di Kebun Kelapa Sawit” karya Prof. Dr. Ir. Dodi Nandika, MS terbitan SEAMEO BIOTROP. Buku ini mengulas tentang kenyataan bahwa makin luasnya areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah diikuti oleh makin banyaknya kasus serangan rayap pada tanaman tersebut. Serangan rayap tersebut telah dilaporkan di berbagai daerah, bukan saja di Sumatera dan Kalimantan sebagai “pusat kebun sawit” nasional, tetapi juga di Jawa.Tidak hanya pada kelapa sawit yang ditanam di lahan gambut, tetapi juga kelapa sawit di lahan non-gambut.

 

Diharapkan dengan kegiatan lokakarya dan launching buku tentang rayap sebagai “hama baru” perkebunan kelapa sawit ini, menjadi perhatian, khususnya bagi pengelola perkebunan kelapa sawit dan dapat menjadi rujukan dalam merumuskan strategi pengendalian hama tersebut dalam rangka mewujudkan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. (rl/fp/hut)