USU Selenggarakan Seminar Nasional Perikanan dan MUSWIL HIMAPIKANI

Medan - FP USU: Guru Besar Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Ir. Hasan Sitorus MS mengajukan pertanyaan kritis terhadap pengelolaan potensi kelautan Indonesia yang masih jauh tertinggal. Padahal potensi kelautan secara nasional, khususnya potensi budidaya laut (marine culture) seluas 24 juta hektar memiliki jumlah produksi 46,7 juta ton/tahun. “Tapi kenapa kita masih impor?”, tanya Prof. Hasan saat menjadi narasumber dalam seminar nasional perikanan dan musyawarah wilayah Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) Regional Sumatera ke XI di Gelanggang Mahasiswa USU, Senin (17/11).

Acara yang dibuka secara resmi oleh Dekan FP USU Prof. Dr. Ir. Dharma Bakti MS itu turut menghadirkan Kepala Pelabuhan Samudera Belawan Ir Jainur Manurung MM dan Kepala Sub Bagian Program Dinas Kelautan dan Perikanan Provsu Jenny M, SPi selaku pembicara dalam seminar nasional perikanan tersebut. Turut hadir juga Ketua Prodi Dr. Ir. Yunasfi yang diwakili Sekretaris Prodi Pindi Patana, SHut MSc.

Kegiatan tersebut merupakan kali pertama Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara mengadakan kegiatan skala Nasional. meskipun Program Studi ini baru berdiri selama 5 tahun.

Dekan Fakultas Pertanian yang juga merupakan penanggung jawab kegiatan ini sangat menyambut baik acara ini. Menurutnya, kegiatan mahasiswa yang bersifat positif harus terus didukung demi menciptakan iklim akademis sebagaimana cita-cita universitas. “Kepada mahasiswa yang berasal dari luar daerah diharapkan bisa nyaman di USU sampai musyawarah selesai,”.

Sebagai informasi kegiatan seminar itu merupakan rangkaian kegiatan musyawarah Wilayah HIMAPIKANI (Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia), digelar selama lima hari yang dimulai dari tanggal 17-22 Nopember 2014. Kegiatan itu dihadiri mahasiswa dari 11 universitas regional Sumatera yakni Universitas Teuku Umar (Aceh Barat), Universitas Riau, Universitas Bung Hatta (Sumatera Barat), Universitas Islam Riau, Universitas Malikusaleh (Lhokseumawe). Universitas Abulyatama (Aceh Besar), Universitas Dharmawangsa (Sumatera Utara), Universitas Syah Kuala (Banda Aceh), Universitas Muara Bungo (Jambi) , Universitas Bangka Belitung dan Universitas Gadjah Putih (Aceh Tengah) (md/fp).