Ikatan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (IMASEP) Fakultas Pertanian USU berkolaborasi dengan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah sukses menyelenggarakan acara bedah dan diseminasi buku berjudul Mitos vs Fakta: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Global Edisi Keempat.

Acara ini juga mengadakan lomba infografis dan videografis se-Sumatera Utara yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa universitas di Sumatera Utara. Acara tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Oktober 2023, di Aula Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

Universitas Sumatera Utara merupakan universitas kedua dalam rangkaian sosialisasi buku Mitos vs Fakta: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Global Edisi Keempat, yang akan dilaksanakan di 10 universitas lainnya di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Prof. Dr. Bungaran Saragih (Menteri Pertanian pada Kabinet Gotong Royong 2000–2004), Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S. (Dekan Fakultas Pertanian USU), Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec. (Ketua Program Studi Agribisnis FP USU), Aida Fitria (Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society BPDPKS), Zaid Burhan Ibrahim (Direktur Keuangan, Umum, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko BPDPKS), Timbas Prasad Ginting (Ketua GAPKI Cabang Sumatera Utara), serta Kacuk Sumarto (Ketua Rumah Sawit Indonesia). Selain itu, civitas akademika, termasuk dosen dan mahasiswa dari USU maupun universitas lain, serta masyarakat umum turut hadir untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang industri kelapa sawit.

Buku Mitos vs Fakta: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Global Edisi Keempat menjadi fokus utama dalam acara ini. Buku ini disusun oleh tim yang dipimpin oleh Dr. Ir. Tungkot Sipayung, Direktur Eksekutif PASPI, dan telah menjadi bahan diskusi penting tentang industri minyak sawit di Indonesia. Buku ini membahas berbagai mitos dan fakta seputar industri kelapa sawit dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam yang didasarkan pada data dan fakta terkini terkait aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pada acara ini, Dr. Tungkot Sipayung menekankan bahwa buku ini dibuat untuk menepis isu-isu negatif atau kampanye hitam tentang kelapa sawit dengan menyajikan fakta-fakta yang terdapat di dalamnya.

Dalam sambutannya, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., menyampaikan bahwa pemahaman terkait buku ini penting bagi seluruh kalangan agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap kelapa sawit. Dengan demikian, industri kelapa sawit tidak hanya akan dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui kerja sama semua pihak. Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa pertanian harus mampu mempromosikan kelapa sawit di dunia sekaligus menjaga keberlanjutannya demi masa depan pertanian Indonesia.

Dekan Fakultas Pertanian USU, Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S., menambahkan bahwa kelapa sawit masih menjadi andalan ekspor Indonesia selama dekade terakhir. Ia berharap kolaborasi yang lebih baik dapat terus terjalin ke depannya, dan edisi terbaru dari buku ini dapat dihadirkan agar industri kelapa sawit Indonesia semakin maju melalui penelitian yang mendalam berdasarkan data dan fakta lapangan.

Prof. Dr. Bungaran Saragih menutup acara dengan menekankan pentingnya kesadaran mahasiswa akan kontribusi kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyebut kelapa sawit sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk masyarakat dunia melalui Indonesia.

Acara ini berlangsung meriah dan menarik. Para peserta yang hadir tidak hanya mendapatkan ilmu yang bermanfaat, tetapi juga mendapatkan buku Mitos vs Fakta secara gratis untuk 150 peserta pertama serta e-sertifikat untuk seluruh peserta. Harapannya, isu-isu negatif atau kampanye hitam tentang kelapa sawit tidak lagi terjadi. Sebagai generasi penerus bangsa, mari kita terus membudidayakan dan mengembangkan kelapa sawit sebagai aset berharga bagi industri pertanian di Indonesia.