Banda Aceh, 8 Oktober 2026 — Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) berpartisipasi aktif dalam The 8th International Conference on Agriculture and Agroindustry (ICAGRI) ke-8 yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh pada 7–8 Oktober 2026.
Konferensi ini menjadi forum ilmiah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian, bertukar gagasan, serta mendiskusikan berbagai inovasi dan perkembangan terkini di bidang pertanian dan agroindustri. Keikutsertaan dosen Fakultas Pertanian USU dalam forum ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas diseminasi hasil penelitian dan memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam ICAGRI ke-8, Fakultas Pertanian USU diwakili oleh Vira Irma Sari, S.P., M.Si. dan Julieta Christy, S.P., M.Agr. sebagai presenter, serta Rouzatul Nafisah, S.P., M.Si. sebagai partisipan.
Vira Irma Sari, S.P., M.Si. mempresentasikan artikel review yang berjudul “Dark Septate Endophyte as Biostimulants for Oil Palm Seedlings: Mechanisms of Root Colonization, Growth Promotion, and Stress Resilience.” Penelitian ini mengangkat potensi dark septate endophyte sebagai biostimulan pada bibit kelapa sawit, dengan fokus pada mekanisme kolonisasi akar, peningkatan pertumbuhan tanaman, serta perannya dalam meningkatkan ketahanan bibit kelapa sawit terhadap kondisi stres.
Sementara itu, Julieta Christy, S.P., M.Agr. mempresentasikan artikel berjudul “Growth Performance and Descriptive Bioactive Compound Profile of Okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) Microgreens under Different Growing Media and AB Mix Concentrations.” Penelitian tersebut membahas performa pertumbuhan serta profil senyawa bioaktif pada microgreens okra yang ditumbuhkan pada berbagai media tanam dan konsentrasi AB Mix. Kajian ini relevan dengan pengembangan sistem produksi tanaman yang efisien sekaligus berpotensi menghasilkan pangan dengan kandungan senyawa bioaktif yang bernilai.
Selain kedua presenter, Rouzatul Nafisah, S.P., M.Si. turut mengikuti kegiatan sebagai partisipan. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan mengenai perkembangan penelitian dan inovasi pertanian, mengikuti diskusi ilmiah, serta memperluas jejaring dengan akademisi dan peneliti dari berbagai institusi.
Rangkaian kegiatan ICAGRI ke-8 meliputi keynote speech, presentasi ilmiah, diskusi, dan parallel session. Pada sesi-sesi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai hasil penelitian terbaru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bertukar perspektif dan mendiskusikan berbagai tantangan serta peluang pengembangan pertanian dan agroindustri di masa depan.
Partisipasi aktif dosen Fakultas Pertanian USU dalam konferensi ini menunjukkan komitmen dalam mendorong pengembangan penelitian, diseminasi ilmu pengetahuan, serta penguatan jejaring dan kolaborasi akademik. Presentasi hasil penelitian pada forum ilmiah seperti ICAGRI juga menjadi sarana untuk memperoleh masukan akademik yang dapat mendukung pengembangan penelitian selanjutnya.
Kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger, melalui pengembangan inovasi dan pengetahuan untuk mendukung sistem pertanian dan pangan yang berkelanjutan. Penelitian mengenai biostimulan pada bibit kelapa sawit dan pengembangan microgreens juga menunjukkan upaya untuk menghasilkan inovasi yang dapat mendukung produktivitas serta pemanfaatan sumber daya pertanian secara lebih efektif.
Selain itu, keikutsertaan dalam forum ilmiah dan pertukaran pengetahuan mendukung SDG 4: Quality Education melalui penguatan kapasitas akademik dan budaya berbagi pengetahuan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui perluasan jejaring dan peluang kolaborasi penelitian antarperguruan tinggi dan pemangku kepentingan.
Melalui keikutsertaan dalam ICAGRI ke-8, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara terus memperkuat perannya dalam menghasilkan, mengembangkan, dan mendiseminasikan ilmu pengetahuan serta inovasi di bidang pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Assoc. Prof. Dr. Rosazlin Abdullah dari Universiti Malaya Bahas Inovasi Biochar dalam TALENTA Agricultural Summer Course 2026
BeritaVira Irma Sari, Dosen Fakultas Pertanian USU, Raih Apresiasi sebagai Favorite Presenter di ICAGRI ke-8
BeritaDari Kelapa Sawit hingga Microgreens: Riset Dosen Fakultas Pertanian USU Tampil di ICAGRI ke-8