home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kunjungan Fakultas Pertanian ke Kampung Tani Lubuk Cuik dalam rangka Rapat Kerja Sama antara FP USU dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)

Kunjungan Fakultas Pertanian ke Kampung Tani Lubuk Cuik dalam rangka Rapat Kerja Sama antara FP USU dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)

Dipublikasi Pada

25 April 2022

Dipublikasi Oleh

Sopa Putri Tanjung S.P

Kunjungan Fakultas Pertanian ke Kampung Tani Lubuk Cuik dalam rangka Rapat Kerja Sama antara FP USU dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)
Thumbnail Kunjungan Fakultas Pertanian ke Kampung Tani Lubuk Cuik dalam rangka Rapat Kerja Sama antara FP USU dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)
Fakultas Pertanian USU melaksanakan survei pendahuluan untuk memecahkan masalah pembibitan dan budidaya cabai di Desa Lubuk Cuik, desa binaan PT Inalum.

Fakultas Pertanian mengirim sekretaris program studi, beberapa dosen, alumni, dan mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi untuk melaksanakan survei pendahuluan terkait permasalahan pembibitan dan budidaya tanaman cabai di Lubuk Cuik, yang merupakan desa binaan PT Inalum. Survei ini merupakan hasil kesepakatan dari kunjungan awal PT Inalum beserta perangkat desa Lubuk Cuik, yang sebelumnya telah berkunjung ke Fakultas Pertanian pada bulan Maret 2022. Tim Fakultas Pertanian USU dari Prodi Agroteknologi disambut oleh pimpinan dan anggota CSR PT Inalum di Main Office, Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Kamis, 7 April 2022).

 

Pimpinan CSR PT Inalum menjelaskan, "PT Inalum memiliki masalah terkait lahan yang ada di sepanjang jalur tiang (tower) milik PT Inalum. Lahan tersebut diperkirakan sepanjang ±120 km dan melewati beberapa desa. Masyarakat lokal terkadang menanam tanaman sawit yang dapat menyebabkan korsleting dan kebakaran pada tower PT Inalum. Jika hal ini terjadi, diperkirakan akan menyebabkan kerugian sebesar ±2 milyar rupiah." Beliau juga menambahkan, “Pada saat PT Inalum dikelola oleh Jepang, tanaman sawit yang ada di sekitar tower yang sudah tinggi akan dibeli oleh pihak perusahaan. Namun, program tersebut sudah dihentikan. Oleh karena itu, pihak PT Inalum bekerja sama dengan beberapa mahasiswa beasiswa program Karya Salemba Empat (KSE) untuk membantu masyarakat yang bertani di sekitar tower menanam tanaman yang lebih cocok, seperti cabai, terong, atau kacang-kacangan."

 

 

Selain melaksanakan pertemuan di Main Office PT Inalum, tim Fakultas Pertanian juga disambut oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani dan Ketua Kelompok Wanita Tani untuk berkunjung ke Desa Lubuk Cuik, yang berjarak ±16 km dari kantor utama PT Inalum. Ketua Gabungan Kelompok Tani menjelaskan, “Petani sudah melakukan penanaman cabai di lahan ini pada tanggal 15 Februari 2022, dengan perkiraan panen cabai sekitar H+7 Idul Fitri 2022 (minggu pertama bulan Mei 2022).”

 

 

"Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihak Fakultas Pertanian USU di lapangan, kami ingin mengetahui permasalahan yang terjadi di lahan ini secara lebih mendetail," ujar Sekretaris Program Studi Agroteknologi. "Kami akan mengambil sampel tanah di lahan, sampel daun pada tanaman yang sudah ada di lapangan, sampel tanaman yang terkena penyakit oleh jamur dan virus, sampel hama yang ada di sekitar lahan, serta melakukan wawancara dengan petani terkait teknik budidaya yang mereka terapkan."

 

Berita