Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (FP USU), berhasil lolos pendanaan dalam Program Riset APRI Youth Innovation 2023–2024 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI). Pengumuman pendanaan tersebut disampaikan pada 15 Maret 2023.
Tim Universitas Sumatera Utara dalam program tersebut dibimbing oleh dosen Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Vindy Rilani Manurung, S.Pi., M.P. Tim terdiri atas Masniari Nasution (NIM 210302006) sebagai ketua, serta Risdo Elevri Naibaho (NIM 210302010), Azro Atiqah Vonna (NIM 210302040), Hafizh Muwaffaq Marpaung (NIM 210302069), dan Fitri Adhia (NIM 210302014) sebagai anggota. Seluruh anggota tim merupakan mahasiswa angkatan 2021.
Adapun riset yang berhasil memperoleh pendanaan berjudul “Mapping Area Potensial Ekosistem Mangrove dan Offshore Sebagai Upaya Pengelolaan Habitat Rajungan di Perairan Pantai Labu, Sumatera Utara.” Penelitian ini mengangkat kajian mengenai pemetaan kawasan potensial ekosistem mangrove dan wilayah offshore sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan habitat rajungan di perairan Pantai Labu, Sumatera Utara.
Keberhasilan memperoleh pendanaan dalam APRI Youth Innovation menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset sekaligus memberikan kontribusi melalui kajian yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya perairan dan keberlanjutan ekosistem. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik dalam menjawab persoalan pengelolaan sumber daya perairan di lapangan.
Fakultas Pertanian USU menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada tim mahasiswa yang telah berhasil menjadi perwakilan Universitas Sumatera Utara dalam APRI Youth Innovation. Diharapkan pelaksanaan riset dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi pengelolaan habitat rajungan serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.
Melalui kegiatan riset tersebut, mahasiswa turut berkontribusi dalam upaya menjaga ekosistem pesisir dan mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-14: Ekosistem Lautan, yang mendorong pelestarian dan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
