Medan, (29/9) – Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (FP USU) menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan berbagai produk pangan baru melalui mata kuliah ITP3108 – Pengembangan Produk Pangan Baru. Kegiatan pembelajaran tersebut mendorong mahasiswa untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi produk inovatif yang relevan dengan perkembangan tren pangan masa kini.
Kegiatan diikuti oleh mahasiswa Kelas TP24A dan TP24B melalui rangkaian pembelajaran yang memadukan perkuliahan di kelas dengan kegiatan praktikum di Laboratorium Biokimia dan Analisa Kimia Pangan. Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pengembangan produk pangan, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam merancang ide, melakukan eksperimen, mengidentifikasi permasalahan, hingga menghasilkan prototipe produk.
Pada Kelas TP24A, mahasiswa mengembangkan enam inovasi yang mengangkat berbagai isu dan tren dalam industri pangan. Produk yang dihasilkan meliputi Brotejo (Brownies Tempe Kacang Hijau) dengan konsep Protein Power: Local Ingredients, Global Trend; Puding Telang Sauce Yoghurt yang mengusung tema Gut Health: From Fermentation to Functional Food; serta Coconut Bar, yaitu snack bar berbahan ampas kelapa dengan konsep Upcycled Food: Waste to Value.
Selain itu, mahasiswa TP24A menghasilkan Minuman Sari Rambutan Berkarbonasi dengan konsep Better-for-You Beverage, Soft Cookies Tempe Wortel sebagai inovasi Functional Food for Healthy Aging, serta Cookies Pisang yang dikembangkan dengan konsep Hypoallergenic & Free-From Food.
Sementara itu, Kelas TP24B menghasilkan enam produk inovatif lainnya. Produk tersebut meliputi Protibar yang mengusung konsep Plant-Based Protein Innovation; Oatvia Milk dengan tema Low Sugar, High Function; serta Glow Energy Bites yang dikembangkan melalui konsep Beauty from Within.
Inovasi lainnya dari Kelas TP24B adalah Nutriseed, berupa minuman berbahan biji labu dan kacang kedelai dengan konsep Food for Brain & Mood; Labuli Chips, yaitu keripik berbahan labu dan andaliman yang mengangkat tema Local Food Goes Global; serta Cocolemon Hydrate yang dikembangkan sebagai produk Sports Nutrition: Functional Energy & Recovery Food.
Mata kuliah ITP3108 – Pengembangan Produk Pangan Baru diampu oleh Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., Edy Syah Putra Harahap, S.TP., M.Si., dan Karina Nola Sinamo, S.TP., M.Si. Melalui pendampingan dosen dan kegiatan praktikum, mahasiswa diarahkan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam proses pengembangan produk secara langsung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan eksperimen, pemecahan masalah, serta keterampilan dalam menghasilkan produk pangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Pengembangan produk berbasis bahan lokal tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana pembelajaran di bidang Teknologi Pangan dapat menghubungkan potensi sumber daya pangan dengan kebutuhan dan tren konsumen. Kegiatan ini turut mendukung SDGs 1 (No Poverty), SDGs 2 (Zero Hunger), SDGs 3 (Good Health and Well-being), SDGs 4 (Quality Education), dan SDGs 17 (Partnership for the Goals) melalui inovasi pangan, pemanfaatan bahan lokal, pembelajaran berbasis praktik, serta pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dosen TP USU Hadiri Reuni Akbar IKA FP USU Riau, Perkuat Sinergi Alumni untuk Almamater dan Negeri
BeritaMahasiswa Teknologi Pangan FP USU Kembangkan Inovasi Pangan Berbasis Bahan Lokal
BeritaDekan FP USU Buka Pelantikan IKA FP USU Riau, Dorong Alumni Jadi Mitra Strategis Fakultas