Penandatanganan amandemen perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan Fakultas Pertanian USU telah dilakukan pada 24 September 2024. Kunjungan pihak Pemkab Nias Utara ke Fakultas Pertanian USU ini bertujuan untuk membahas Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) yang berlokasi di Kabupaten Nias Utara.

Pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain: Dekan Fakultas Pertanian (Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, MS.), Wakil Dekan I FP USU (Dr. Lisnawita, SP., M.Si.), Ketua Program Studi Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan PSDKU Kab. Nias Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara (Asanurdin Zendrato, S.Pd., M.M.), serta Staf Ahli Bidang SDM Pemkab Nias Utara yang juga merupakan Koordinator PSDKU Nias Utara (Yulius Zai, S.T., M.Eng.).

Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi beasiswa S2 bagi lulusan mahasiswa PSDKU, RAB PSDKU Nias Utara, dosen PSDKU Nias Utara, dan topik lainnya. Melalui penandatanganan amandemen perjanjian kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan Fakultas Pertanian USU diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam pengembangan PSDKU Nias Utara, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kapasitas dosen, serta perluasan kesempatan pengembangan akademik bagi mahasiswa dan lulusan. Berbagai pembahasan yang dilakukan menjadi langkah awal dalam merumuskan strategi pengembangan Program Studi Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan PSDKU Nias Utara agar semakin mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan potensi daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Pendidikan Bermutu (Quality Education) melalui penguatan akses dan kualitas pendidikan tinggi, serta SDGs ke-17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pembangunan daerah Kabupaten Nias Utara.