Pengabdian Masyarakat Agrivibe oleh BEM FP USU dengan tema “Eksistensi Pertanian dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045: Peran Pemuda dan Transformasi Kesejahteraan Bangsa” telah sukses terlaksana pada hari Sabtu, 5 Oktober 2024, bertempat di SMA Negeri 13 Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya siswa yang sedang berada di jenjang SMA dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), terutama ke Fakultas Pertanian USU. Selain itu, tujuan sosialisasi ini adalah untuk meluruskan stigma negatif yang ada dan membentuk kepribadian generasi muda yang siap membangun bangsa dengan sinergi, terutama di sektor pertanian.

Sosialisasi ini disampaikan oleh Ibu Nursa'adah, S.ST., M.Agr., selaku Dosen Fakultas Pertanian USU, bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berdiri di Fakultas Pertanian USU, yaitu UKM Himadita Nursery dan UKM Klinik Tanaman, serta Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar.

Dengan terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat Agrivibe ini, para siswa SMA Negeri 13 Medan diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pendidikan tinggi dan bidang pertanian, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Pengetahuan dan motivasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang inovatif, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian USU dalam mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki akses terhadap pendidikan dan pengetahuan yang berkualitas. Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kesempatan belajar bagi generasi muda. Di sisi lain, penguatan minat dan pemahaman terhadap sektor pertanian juga mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia dan potensi generasi muda untuk berkontribusi pada dunia kerja dan perekonomian.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, sekolah, dan generasi muda, kegiatan ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kesadaran bahwa pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Dengan demikian, semangat membangun pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan generasi muda menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.