MEDAN — Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3) Tahun 2026 pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Classroom 1 Fakultas Pertanian dan melalui Zoom Meeting ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, program studi, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menempuh pendidikan di FP USU.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut diikuti oleh 98 mahasiswa baru, terdiri atas 54 mahasiswa S2 Agroteknologi, 12 mahasiswa S2 Ilmu Peternakan, 20 mahasiswa S2 Agribisnis, 3 mahasiswa S2 Ilmu Pangan, dan 9 mahasiswa S3 Ilmu Pertanian.
PKKMB turut dihadiri Wakil Dekan I FP USU Dr. Nini Rahmawati, S.P., M.Si., Wakil Dekan II Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan III Dr. Ir. Posma Mangasi Pintaria Marbun, M.P., para ketua program studi S2 dan S3, Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Pertanian, Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan, dosen, serta tenaga kependidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan dan perkenalan Fakultas Pertanian oleh Dekan FP USU, foto bersama, pengenalan masing-masing program studi, hingga penutupan PKKMB.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh fasilitas dan sumber daya yang tersedia di Fakultas Pertanian.
“Thank you for coming to the Faculty of Agriculture, USU. Hopefully you can succeed with your study. You have a network here for your better future, but also with our faculty,” ujar Dr. Rulianda.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya lingkungan pendidikan yang mampu mendukung mahasiswa untuk berkembang secara akademik maupun profesional. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong tersedianya pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, serta mendukung pengembangan kompetensi dan keterampilan peserta didik.
Dalam pemaparannya, Dr. Rulianda menjelaskan berbagai potensi yang dimiliki Fakultas Pertanian USU sekaligus hal-hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa agar mampu berkembang menjadi insan akademik yang inovatif. Mahasiswa Program Magister dan Doktor didorong untuk tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga menghasilkan penelitian berkualitas, mengembangkan gagasan baru, serta meningkatkan kemampuan menghasilkan publikasi ilmiah, termasuk publikasi internasional.
Dorongan terhadap penelitian dan inovasi tersebut turut memperkuat kontribusi Fakultas Pertanian terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, terutama melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dapat menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian. Mahasiswa pascasarjana diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang tidak berhenti pada publikasi, tetapi juga memiliki relevansi dan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan pertanian berkelanjutan.
Dekan juga mengajak mahasiswa untuk aktif membangun networking dengan sesama mahasiswa, dosen, peneliti, mitra, dunia usaha, pemerintah, maupun berbagai pihak lainnya. Jejaring tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kolaborasi, memperluas wawasan, dan menciptakan berbagai bentuk kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Bagi mahasiswa pascasarjana, kemampuan membangun jejaring menjadi bagian penting dalam menciptakan kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi yang dapat memperkuat dampak penelitian dan inovasi.
Dalam pemaparannya, Dr. Rulianda turut menekankan bahwa “Agriculture is a system; agriculture needs more than farmers.” Menurutnya, pertanian merupakan sebuah sistem yang kompleks dan membutuhkan kontribusi dari berbagai bidang keilmuan dan profesi. Pembangunan pertanian tidak hanya membutuhkan petani, tetapi juga peneliti, akademisi, inovator, pengusaha, teknolog, pembuat kebijakan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pemahaman tersebut menjadi penting bagi mahasiswa S2 dan S3 agar mampu melihat persoalan pertanian secara lebih luas dan multidisiplin. Dengan bekal pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran dalam menjawab tantangan pembangunan pertanian, ketahanan pangan, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat.
Dekan juga mengajak mahasiswa melakukan refleksi melalui pertanyaan “What kind of student do you want to be?”. Pertanyaan tersebut menjadi dorongan agar mahasiswa memiliki tujuan yang jelas selama menjalani pendidikan, membangun kebiasaan positif, disiplin, konsisten, serta aktif mencari pengalaman dan peluang pengembangan diri.
Pesan tersebut diperkuat melalui ungkapan “While you are waiting, the world moves.” Mahasiswa diingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat terus bergerak. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya menunggu, tetapi perlu mengambil inisiatif untuk belajar, melakukan penelitian, membangun kolaborasi, menghasilkan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata.
Setelah sesi bersama dekan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan masing-masing program studi secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk memperoleh informasi mengenai lingkungan program studi dan proses akademik di jenjang magister dan doktor.
Melalui PKKMB ini, Fakultas Pertanian USU berharap mahasiswa baru S2 dan S3 dapat mengawali perjalanan akademiknya dengan semangat belajar, penelitian, inovasi, dan kolaborasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Dengan penguatan pendidikan berkualitas (SDG 4), inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan (SDG 9), serta kemitraan dan kolaborasi (SDG 17), mahasiswa Program Magister dan Doktor FP USU diharapkan mampu berkembang menjadi akademisi, peneliti, profesional, dan pemimpin yang memberikan dampak positif bagi kemajuan pertanian di tingkat nasional maupun internasional.