home icon
search icon
menu icon

> Berita > Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS dan Fuad Hasan, S.Pt, M.Si Lakukan Pengabdian Masyarakat tentang Pengolahan Feses Ayam Secara Sederhana Sebagai Pupuk Pada Tanaman Jambu

Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS dan Fuad Hasan, S.Pt, M.Si Lakukan Pengabdian Masyarakat tentang Pengolahan Feses Ayam Secara Sederhana Sebagai Pupuk Pada Tanaman Jambu

Dipublikasi Pada

16 September 2021

Dipublikasi Oleh

Sopa Putri Tanjung S.P

Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS dan Fuad Hasan, S.Pt, M.Si Lakukan Pengabdian Masyarakat tentang Pengolahan Feses Ayam Secara Sederhana Sebagai Pupuk Pada Tanaman Jambu
Thumbnail Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS dan Fuad Hasan, S.Pt, M.Si Lakukan Pengabdian Masyarakat tentang Pengolahan Feses Ayam Secara Sederhana Sebagai Pupuk Pada Tanaman Jambu

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Sumatera Utara melalui hibah skim Profesor Mengabdi tahun 2021. Tim kegiatan Profesor Mengabdi terdiri dari Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS dan Fuad Hasan, S.Pt, M.Si yang merupakan dosen Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Peternakan.

Kelompok Berkah Sejahtera merupakan kumpulan beberapa petani dan peternak dibidang budidaya jambu dan ayam kampung. Anggota kelompok Berkah Sejahtera dibidang budidaya ayam kampung belum memanfaatkan feses dari ayam kampung yang dipelihara. Setelah kandang dibersihkan dan feses dikumpulkan langsung dibakar. Hal ini tentunya tidak memberikan manfaat dan nilai tambah dari feses yang dihasilkan dari proses budidaya ayam kampung. Feses ayam kampung yang dihasilkan semestinya dapat bermanfaat dan memiliki nilai tambah bila diolah secara sederhana menjadi pupuk. Disisi lain, anggota kelompok Berkah Sejahtera dibidang budidaya jambu memberikan pupuk kimia dalam proses pemupukan tanaman jambu. Pemberian secara terus menerus pupuk kimia dapat memberikan dampak kurang baik terhadap kualitas tanah dan pada akhirnya akan memberikan dampak terhadap kualitas jambu yang dihasilkan. Kondisi yang dialami oleh anggota Berkah Sejahtera baik budidaya jambu dan ayam kampung menjadi dasar kepada tim untuk merumuskan solusi dari kondisi tersebut. Solusi yang diberikan oleh tim adalah dengan pengolahan secara sederhana feses ayam kampung tersebut menjadi pupuk. Pengolahan sederhana tersebut berupa penambahaan mikroorganisme pengurai. Selanjutnya tim menyampaikan hal tersebut kepada kelompok Berkah Sejahtera dan menyepakati untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan dilaksanakan pada kelompok Berkah Sejahtera yang berlokasi di Rampah Dua 06, Tuntungan I, Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang pada hari Minggu, 12 September 2021 pukul 10.00 – 13.00 WIB. Anggota kelompok yang ikut dalam kegiatan berjumlah 26 orang yang terdiri dari anggota dibidang budidaya jambu dan ayam kampung. Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Fakultas Pertanian USU sebanyak 8 orang. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, MS. Dalam sambutan yang disampaikan oleh ketua tim diharapkan partisipasi aktif dari anggota kelompok untuk dapat mengikuti pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana. Hal ini agar anggota dapat membuat pupuk dari feses ayam kampung dan dapat menggunakannya pada tanaman jambu. Ketua tim juga menghimbau kepada anggota untuk berkomitmen memberikan pupuk yang dihasilkan ke tanaman jambu agar kesuburan tanah dapat dipertahankan. Kegiatan selanjutnya pemaparan materi dan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana oleh Fuad Hasan, S.Pt, M.Si. Materi yang disampaikan berawal dari budidaya ayam kampung yang baik dan pemanfaatan feses sebagai pupuk. Setelah materi disampaikan dilaksanakan diskusi dan berbagi pengalaman dengan anggota kelompok. Salah satu anggota kelompok Bapak Bangun menyampaikan bahwa kebutuhan feses ayam sangat tinggi terutama untuk dibawa ke Berastagi. Dimana Berastagi merupakan salah satu penghasil sayuran tersebesar di Sumatera Utara. Beliau juga berharap dari kegiatan ini anggota kelompok Berkah Sejahtera dapat memanfaatkan feses ayam yang dipelihara untuk kebutuhan tanaman jambu.

Selanjutnya kegiatan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana untuk menghasilkan pupuk. Pengenalan bahan – bahan yang digunakan dalam pengolahan tersebut berupa feses ayam kampung 100 kg, dedak 10 kg, molases 1 kg, air 10 liter dan EM4 pertanian 1 botol. Tahap pertama pencampuran 100 kg feses dengan dedak 10 kg sampai merata. Tahap kedua molases 1 kg dicairkan dengan air 10 liter dan ditambahkan EM4 pertanian 1 botol. Tahap ketiga campuran molases, air dan EM4 pertanian kemudian disiramkan ke campuran feses dan dedak secara bertahap dan diaduk sampe merata. Kemudian ditutup kedap udara (anaerob) selama 14 hari. Penambahan dedak dan molases untuk menyediakan nutrisi mikroorganisme yang ada di EM4 pertanian sehingga mikroorganisme tersebut dapat hidup dan memperbanyak diri. Hal ini agar proses penguraian feses ayam dapat lebih cepat dan meningkatkan kualitas pupuk yang dihasilkan. Setelah 14 hari maka pupuk tersebut sudah dapat digunakan sebagai pupuk kandang.

Berita