Medan, 1 Oktober 2026 – Rangkaian The 4th TALENTA-Agricultural Summer Course 2026 kembali menghadirkan Kuliah Umum Internasional bertema “Smart and Sustainable Agri-Food Systems: From Local Wisdom to Global Solutions” pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Prof. Michelle Ji Yeon Yoo dari Auckland University of Technology sebagai pembicara.

Kuliah umum ini merupakan kuliah umum ketiga dalam rangkaian summer course yang melibatkan Universiti Malaya sebagai mitra internasional dan diikuti peserta dari Indonesia dan Malaysia. Pada kesempatan tersebut, Prof. Michelle membawakan materi “Sustainable in Food Processing and Product Innovation” yang berfokus pada keberlanjutan pengolahan pangan, kualitas nutrisi, serta inovasi produk pangan.

Dalam pemaparannya, Prof. Michelle menekankan bahwa kualitas protein tidak hanya ditentukan oleh jumlah protein, tetapi juga profil asam amino esensial, kecernaan, dan pengaruh matriks pangan. Karakteristik sumber protein dapat berbeda berdasarkan spesies, jenis potongan, serat otot, dan aktivitas oksidatif. Pemahaman tersebut penting dalam menentukan bahan dan bentuk produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Materi juga membahas struktur protein serta pengaruh pemasakan dan teknologi pengolahan terhadap kecernaan, termasuk teknologi non-termal seperti High Pressure Processing (HPP) dan Pulsed Electric Fields (PEF). Selain itu, dibahas metode ageing pada produk daging, seperti wet-ageing dan in-bag dry-ageing, serta Adaptive Laboratory Evolution (ALE) sebagai salah satu pendekatan dalam pengembangan inovasi pangan.





Pembahasan tersebut memberikan perspektif bahwa inovasi pangan perlu memperhatikan keterkaitan antara kualitas gizi, teknologi pengolahan, kesehatan, efisiensi sumber daya, dan kebutuhan konsumen. Pendekatan ini juga membuka peluang pengembangan produk pangan bernilai tambah dengan memanfaatkan sumber daya dan pengetahuan lokal untuk menjawab tantangan sistem pangan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan internasional mengenai pengembangan sistem agri-food yang cerdas dan berkelanjutan, sekaligus memperluas pemahaman mengenai peran ilmu pangan dalam mendukung ketersediaan pangan bergizi dan pengembangan produk pangan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dimoderatori oleh Adrian Hilman, S.T.P., M.Sc., Ph.D., Sekretaris Program Studi S1 Teknologi Pangan Fakultas Pertanian USU, dan seluruh rangkaian kuliah umum dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.





Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan kapasitas dan inovasi yang berpotensi meningkatkan nilai tambah sektor pangan; SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengembangan sistem dan produk pangan yang berkualitas serta berkelanjutan; SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perhatian terhadap kualitas dan pemanfaatan nutrisi; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan internasional; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik antara Universitas Sumatera Utara dan Universiti Malaya.

Melalui rangkaian The 4th TALENTA-Agricultural Summer Course 2026, kolaborasi akademik internasional terus dikembangkan sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan pertanian dan pangan di tingkat global.