Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) bersama Program Studi S1 Agribisnis dan PT Agrari sukses menyelenggarakan Kuliah Umum pada Rabu, 2 Juli 2025 di Aula Suratman FP USU. Kegiatan ini menjadi istimewa dengan hadirnya tokoh ternama yaitu Prof. Bungaran Saragih, Ph.D., merupakan Menteri Pertanian RI 2000 – 2004 dan juga Guru Besar IPB University sebagai narasumber utama.

Kuliah umum ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian USU, Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, MS., Wakil Dekan II dan III, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta Agus Hatimbulan, S.P., selaku Head Agronomy PT Agrari. Selain itu, dosen dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU juga berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan total kehadiran mencapai sekitar 125 peserta.

Kuliah umum ini mengangkat topik hilirisasi pertanian dengan tema “Agribisnis sebagai Dasar Re-Industrialisasi Ekonomi Indonesia”. Acara berlangsung dengan lancar dan dipandu oleh Vista Uli Sihombing, M.Si. selaku moderator.


Prof. Tavi Supriana menyampaikan dalam kata sambutannya, “Suatu kebanggaan bagi Fakultas Pertanian USU karena kedatangan Prof. Bungaran Saragih sebagai narasumber pada kuliah umum ini. Saya telah membuktikan sendiri melalui pengalaman saya pribadi bahwa Prof. Bungaran Saragih merupakan sosok yang sangat pintar khususnya di bidang Ekonomi Makro saat saya menjadi mahasiswa beliau ketika saya menjalani studi S2 saya di IPB”.

Prof. Bungaran Saragih menjelaskan dalam materi kuliah umumnya, “Saat ini Indonesia ditargetkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% per tahun serta pencapaian ketahanan pangan dan ketahanan energi. Untuk membangun basis pertumbuhan ekonomi 8%, pemerintah mendorong industrialisasi yang saat ini lebih dikenal dengan hilirisasi”. Baliau juga menambahkan, “Meskipun hilirisasi Indonesia telah berlangsung lama, namun secara agregat masih termasuk dangkal. Hal ini tercermin dari rasio nilai tambah sektor industri agro dengan sektor pertanian tahun 2023 yang masih bergerak di sekitar angka satu”.

Antusiasme peserta dalam sesi diskusi menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu hilirisasi pertanian dan pengembangan agribisnis sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya peningkatan nilai tambah produk pertanian, penguatan sektor agribisnis, serta peran generasi muda dalam mendorong pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


Kegiatan kuliah umum ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengetahuan dan wawasan mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan agribisnis dan peningkatan nilai tambah sektor pertanian, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui dorongan terhadap hilirisasi dan pengembangan industri berbasis pertanian. Upaya tersebut turut mendukung terciptanya sektor pertanian yang lebih inovatif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.