Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menerima kunjungan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karo pada Senin, 30 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Dekan FP USU. Pertemuan ini membahas rencana implementasi kerja sama dalam Program Penanganan Akses Reforma Agraria yang digagas oleh BPN Kabupaten Karo bersama FP USU.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian USU, Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, MS, didampingi oleh Wakil Dekan III Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem Dr. Ir. Taufik Rizaldi, S.T.P., M.P., Kasubag Kerja Sama, serta staf ahli. Sementara dari pihak BPN Kabupaten Karo, hadir Veronika T., S.T., M.H., selaku Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Karo bersama tim staf dan field staff.
Prof. Tavi Supriana menyampaikan dalam sambutannya bahwa, “Fakultas Pertanian sangat menyambut baik rencana kolaborasi BPN Kabupaten Karo dan FP USU dalam program Reforma Agraria ini. Dan agar kontribusi FP USU lebih banyak pada program ini, dosen FP USU dapat bermitra dgn BPN Kabupaten Karo dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat”.
Ibu Veronika juga menyampaikan dalam sambutannya, “BPN Kabupaten Karo berharap bisa menjalin kolaborasi dengan FP USU dalam program Penanganan Akses Reforma Agraria di beberapa desa yang menjadi program prioritas kami kedepannya, yaitu Desa Dokan, Kecamatan Merek dan Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga”.
Rencana kolaborasi antara FP USU dan BPN Kabupaten Karo diharapkan dapat segera direalisasikan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi wilayah melalui Program Penanganan Akses Reforma Agraria. Kolaborasi ini juga menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendorong pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui penguatan kemitraan serta keterlibatan dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs ke-2 (Tanpa Kelaparan), SDGs ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).