Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen Fakultas Pertanian yang berhasil meraih sertifikat paten atas berbagai invensi inovatif di bidang pertanian, pangan, peternakan, dan teknologi pendukung lainnya.
Penyerahan sertifikat paten dilaksanakan secara simbolik oleh Lembaga Inovasi dan Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (LIPIHKI) Universitas Sumatera Utara dan diserahkan langsung oleh Rektor USU. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda penyerahan sertifikat paten kepada inventor dari seluruh fakultas di lingkungan Universitas Sumatera Utara.
Di tengah capaian tersebut, Fakultas Pertanian USU mencatat kontribusi signifikan para dosennya yang berhasil menghasilkan invensi bernilai kebaruan tinggi serta berpotensi untuk dikembangkan dan dihilirisasi bagi kepentingan masyarakat dan dunia usaha.
Inventor Fakultas Pertanian USU Penerima Sertifikat Paten Dalam Negeri
Adapun dosen Fakultas Pertanian USU yang menerima Sertifikat Paten Dalam Negeri, antara lain:
Prof. Ir. Hotnida Sinaga, M.Phil., Ph.D, dengan invensi:
Minuman jeli jambu biji merah (Psidium guajava L. Meer) varietas kristal dengan penambahan tepung konyaku dan asam sitrat
Mi kering dengan penambahan tepung terigu, puree wortel, dan tepung ampas tahu
Es krim dengan kandungan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) dan tepung biji durian (Durio zibethinus)
Dr. Nauas Domu Marihot Romauli, STP., M.Eng, dengan invensi:
Proses pembuatan permen jeli dari air seduhan kulit kopi arabika kering
Proses pembuatan selai lembaran berbahan dasar labu kuning dengan penambahan induk kunyit dan gula pasir
Proses pembuatan minuman jeli dari kulit kopi arabika dengan penambahan kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dan pemanis alami stevia
Mimi Nurminah, STP., M.Si., dengan invensi:
Proses pembuatan minuman kopi arabika seduhan (Coffea arabica) dengan penambahan tepung cangkang telur ayam ras
Proses pembuatan sirup buah balakka (Phyllanthus emblica L.) dengan penambahan CMC dan ekstrak stevia
Dr. Nurjama’yah Br. Ketaren, S.Pt., M.Si., dengan invensi:
Proses pembuatan antioksidan alami hasil fermentasi lengkuas merah (Alpinia purpurata) untuk mengatasi stres pada ayam broiler
Proses pembuatan sinbiotik untuk memacu pertumbuhan dan imunitas ayam kampung
Dr. Ir. Nurzainah Ginting, M.Sc., dengan invensi:
Proses pembuatan silase jerami jagung berkualitas tinggi untuk pakan kerbau
Proses pembuatan probiotik lokal berbasis susu kambing dan bambu gombong
Formula biodesinfektan untuk pengendalian Staphylococcus aureus di peternakan kambing perah
Prof. Dr. Ir. Yunilas, MP, dengan invensi:
Metode pembuatan pupuk cair pakan ternak berbasis kitosan cangkang Black Soldier Fly (BSF)
Ir. Galih Ari Wirawan Siregar, S.Pt., M.Si., IPM., CIT, dengan invensi:
Pengawet berbasis kitosan dari cangkang pupa Black Soldier Fly (Hermetia illucens) untuk meningkatkan mutu produk pascapanen
Dr. Ir. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM, dengan invensi:
Formulasi ransum dengan penambahan ekstrak glukomanan umbi porang sebagai prebiotik ayam broiler
Ir. Ismed Suhaidi, M.Si., dengan invensi:
Komposisi marshmallow dengan penambahan gelatin tulang kaki ayam dan ekstrak buah kurma (Phoenix dactylifera)
Nur Ulina Warnisyah Br. Sebayang, M.Agr, dengan invensi:
Black Garlic Assyifa Utsman Bin Affan
Paten Luar Negeri
Selain paten dalam negeri, Fakultas Pertanian USU juga mencatat capaian paten luar negeri yang diraih oleh:
Prof. Ir. Hotnida Sinaga, M.Phil., Ph.D, dengan judul invensi
“Production Method of Palm Kernel Meal Sweet Sauce with Addition of Andaliman Extract”.
Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian USU dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi yang menghasilkan solusi aplikatif bagi sektor pertanian, pangan, dan peternakan. Perolehan paten juga memperkuat langkah Fakultas Pertanian USU dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, serta mendukung pengembangan teknologi dan produk inovatif yang berkelanjutan.
Melalui capaian para inventor tersebut, Fakultas Pertanian USU terus memperkuat kontribusinya terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui inovasi yang mendukung ketahanan pangan dan produktivitas peternakan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan serta perlindungan kekayaan intelektual hasil riset, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan lokal dan hasil samping pertanian untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Capaian ini diharapkan semakin mendorong sivitas akademika untuk menghasilkan riset inovatif yang berdaya guna, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan.