Manokwari, 8 Juli 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) terus memperluas jejaring akademik nasional dan internasional melalui kolaborasi di bidang entomologi bersama Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) Cabang Sumatera Utara, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, serta University Sains Malaysia (USM). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah umum bertajuk "Memperkenalkan Entomologi: Gerbang Karier Sarjana Biologi Masa Depan" yang berlangsung pada Rabu (8/7).
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan peran strategis ilmu entomologi kepada mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UMPB, Nurul Abidin, M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk mendorong pengembangan riset keanekaragaman serangga di Papua sekaligus memperkuat jejaring akademik di Indonesia.
Narasumber utama, Ameilia Zuliyanti Siregar, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara sekaligus akademisi yang aktif di bidang entomologi, menjelaskan bahwa ilmu entomologi memiliki kontribusi yang sangat luas, tidak hanya dalam sektor pertanian, tetapi juga kesehatan, lingkungan, industri, dan pendidikan. Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai serangga memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas pertanian, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kuliah umum tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di FKIP UMPB serta dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, dosen, dan akademisi dari berbagai institusi. Hadir pula Prof. Ts. Dr. Abdul Hafiz Ab. Majid, M.Sc., Ph.D. dari University Sains Malaysia yang turut memperkuat nuansa kolaborasi internasional dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Polbangtan Manokwari melalui penandatanganan kerja sama antara Polbangtan Manokwari, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara, Fakultas Pertanian USU, PEI Cabang Sumatera Utara, dan University Sains Malaysia. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat pada tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ameilia Zuliyanti Siregar, S.Si., M.Sc., Ph.D. juga mendorong mahasiswa untuk mulai membangun budaya riset sejak dini dengan menumbuhkan rasa ingin tahu, menjaga konsistensi dalam proses penelitian, serta meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional dan akademik di masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan mahasiswa dan para akademisi. Diskusi tersebut semakin menegaskan komitmen seluruh mitra untuk memperluas kolaborasi akademik, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan budaya riset, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama nasional dan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, pengembangan ilmu entomologi yang menjadi fokus kegiatan turut berkontribusi terhadap SDG 15 (Life on Land/Ekosistem Daratan) melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan ekosistem, dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.