Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) telah mengadakan rapat koordinasi tahap awal dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 26 Mei 2026, di Aula D. H. Penny FP USU.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Bapak Yusfahri Perangin-angin, beserta Kepala Bidang Perkebunan, Hortikultura, dan Tanaman Pangan, serta Dr. Achmad Rifai, S.K.M., M.Kes. (Anggota Komisi III DPRD Kota Medan).
Dari pihak Fakultas Pertanian USU dihadiri oleh Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., selaku Dekan FP USU, beserta Dekanat, para Guru Besar, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Kepala Laboratorium di lingkungan Fakultas Pertanian USU.
Dr. Rulianda menyampaikan dalam sambutannya, "Pertemuan hari ini akan menjadi sangat penting, terutama demi mencapai keselarasan antara kebutuhan pemerintah yang dalam hal ini mewakili kebutuhan yang ada di masyarakat dengan institusi pendidikan baik dalam hal pendidikan, penelitian, atau pengabdian."
Senada dengan hal tersebut, Pak Yusfahri menyampaikan dalam paparannya, "Pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara perlu berkolaborasi dengan pihak akademisi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, serta menjadikan Sumatera Utara sebagai kawasan Pertanian Terpadu."
Dalam sesi diskusi, Kabid Perkebunan menyampaikan bahwa kolaborasi FP USU dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara mungkin dapat menghasilkan solusi terkait pemanfaatan limbah kelapa yang ada di Nias.
Pak Lambok Turnip, Kabid Hortikultura, turut menambahkan bahwa "Kami menantikan kolaborasi dengan Fakultas Pertanian USU dalam hal peningkatan produksi dan kebijakan yang membantu stabilitas harga komoditas cabai dan bawang merah."
Dalam forum ini, akademisi dan perwakilan Guru Besar FP USU juga menyampaikan saran dan kebutuhan demi mendukung pengembangan Sumatera Utara menjadi kawasan pertanian terpadu.
Ke depannya, Fakultas Pertanian USU akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan forum diskusi yang lebih spesifik demi menghasilkan solusi bagi masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan.