Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU), melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PTPN IV Regional II Kebun Pasir Mandoge pada 1–31 Juli 2026 sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi akademik, teknis, dan profesional mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan industri perkebunan kelapa sawit.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa memperoleh kesempatan mempelajari sistem pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara terpadu, mulai dari proses tanaman ulang (replanting), pemeliharaan tanaman, hingga pengolahan hasil di Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Pembelajaran lapangan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis dan manajemen perkebunan modern yang menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.


Mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas di sejumlah unit kerja perusahaan, meliputi Tanaman Ulang (TU), Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), Pabrik Kelapa Sawit (PKS), serta Land Application. Setiap unit memberikan pengalaman yang berbeda sehingga mahasiswa dapat memahami seluruh siklus pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara komprehensif.



Pada unit Tanaman Ulang, mahasiswa mempelajari tahapan replanting, mulai dari persiapan lahan, penumbangan tanaman tua, hingga proses pencacahan batang (chipping). Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan tanaman ulang dalam menjaga produktivitas perkebunan secara berkelanjutan.

Di areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan pemeliharaan tanaman, seperti pengendalian gulma secara mekanis dan kimia, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemeliharaan tanaman muda sesuai standar operasional perusahaan. Pengalaman tersebut memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan tanaman sejak fase awal pertumbuhan.


Sementara itu, pada areal Tanaman Menghasilkan (TM), mahasiswa mengikuti kegiatan penunasan, pengendalian gulma, pemupukan, sensus tanaman, pengamatan kondisi tanaman, hingga proses panen tandan buah segar (TBS). Berbagai aktivitas tersebut memberikan pengalaman mengenai praktik budidaya yang efektif dalam mempertahankan produktivitas dan kualitas hasil panen.





Selain mempelajari aspek budidaya, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan mengamati secara langsung proses pengolahan tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Proses yang dipelajari meliputi penerimaan TBS, perebusan (sterilization), perontokan (threshing), pengepresan (pressing), klarifikasi minyak (clarification), hingga penyimpanan CPO.

Mahasiswa juga melakukan observasi terhadap sistem Land Application, yaitu pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) yang telah diolah untuk diaplikasikan ke lahan sebagai sumber unsur hara bagi tanaman. Praktik tersebut memberikan pemahaman mengenai penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam industri perkebunan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa memperoleh pendampingan akademik dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ir. Posma Mangasi Pintaria Marbun, M.P. Melalui supervisi langsung di lokasi, beliau memberikan arahan, bimbingan, serta evaluasi terhadap penerapan ilmu agroteknologi dalam praktik perkebunan. Mahasiswa juga didorong untuk menjunjung tinggi etika dan profesionalisme serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis berbagai aspek teknis maupun manajerial yang ditemui selama kegiatan berlangsung.

Di sisi lain, pembimbing lapangan dan staf PTPN IV Regional II Kebun Pasir Mandoge turut memberikan bimbingan mengenai penerapan standar operasional perusahaan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta budaya kerja profesional di lingkungan perkebunan. Interaksi langsung dengan para praktisi memberikan pengalaman berharga yang memperkaya wawasan mahasiswa mengenai implementasi ilmu agroteknologi di dunia industri.



Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan ini menjadi wujud komitmen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian modern. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata yang menjembatani pembelajaran di ruang kuliah dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat keterampilan teknis, kemampuan analitis, dan profesionalisme sebagai calon agronom masa depan.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi mahasiswa berbasis praktik, SDG 2 (Zero Hunger) melalui pembelajaran pengelolaan perkebunan yang produktif dan berkelanjutan, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan pemanfaatan limbah dan pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab, SDG 15 (Life on Land) melalui praktik budidaya yang mendukung keberlanjutan ekosistem perkebunan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Fakultas Pertanian USU dan PTPN IV Regional II Kebun Pasir Mandoge dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang pertanian dan agroindustri.