Pada Jumat, 30 Oktober 2026, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, melaksanakan kunjungan edukasi ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta lokasi budidaya udang vaname milik Pokdakan Damuli Perkasa yang berlokasi di Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini diikuti oleh 14 mahasiswa minat di bidang budidaya dan bioteknologi perairan. Rombongan disambut dengan baik oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta didampingi oleh penyuluh perikanan, Bapak Jimmy Simatupang, selama kegiatan kunjungan berlangsung.

Mahasiswa MSP FP USU mengamati secara langsung fasilitas kolam dan proses budidaya udang vaname di Pokdakan Damuli Perkasa, Serdang Bedagai, sebagai bagian dari kegiatan kunjungan edukasi dan praktik lapang.


Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengenal lebih dekat kegiatan usaha budidaya udang vaname yang dikelola oleh Pokdakan Damuli Perkasa, di bawah kepemimpinan Bapak Daniel Mulia Panjaitan, seorang entrepreneur muda yang memiliki minat dalam bidang budidaya udang vaname. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai proses budidaya udang vaname, mulai dari pengelolaan kegiatan budidaya hingga pentingnya penerapan manajemen yang tepat untuk mendukung keberhasilan produksi. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung penerapan ilmu perikanan dalam dunia usaha dan praktik budidaya di lapangan.

Mahasiswa MSP FP USU mengikuti sesi diskusi dan pertukaran pengetahuan bersama pengelola Pokdakan Damuli Perkasa mengenai pengelolaan usaha budidaya udang vaname, termasuk kultur bakteri dan manajemen pakan untuk mendukung keberhasilan produksi perikanan.


Selain mengamati kegiatan budidaya, mahasiswa mengikuti sesi diskusi dan pembelajaran mengenai kultur bakteri serta manajemen pakan udang vaname. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan mikroorganisme dalam sistem budidaya dan pemberian pakan yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan serta menjaga kesehatan udang. Penjelasan yang diberikan membantu mahasiswa memahami bahwa keberhasilan budidaya udang vaname tidak hanya bergantung pada proses pemeliharaan, tetapi juga pada pengelolaan kualitas air, pakan, dan kondisi lingkungan budidaya secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan kunjungan ini, mahasiswa memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran di bidang Manajemen Sumberdaya Perairan, khususnya terkait budidaya dan bioteknologi perairan. Kegiatan ini juga memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang usaha budidaya udang vaname, sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya mengintegrasikan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di lapangan. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, serta minat berwirausaha di sektor perikanan.

Kunjungan edukasi ini menjadi bentuk pembelajaran langsung yang memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, penyuluh perikanan, dan pelaku usaha budidaya. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bapak Jimmy Simatupang selaku penyuluh perikanan, Bapak Daniel Mulia Panjaitan beserta Pokdakan Damuli Perkasa, serta seluruh pihak yang telah menyambut dan berbagi ilmu dengan mahasiswa. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan serta berkontribusi dalam kemajuan sektor perikanan Indonesia.

Mahasiswa MSP FP USU bersama dosen pendamping, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta pengelola Pokdakan Damuli Perkasa berfoto bersama usai pelaksanaan kunjungan edukasi dan praktik lapang budidaya udang vaname di Kabupaten Serdang Bedagai.


Pengalaman ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan berkontribusi dalam kemajuan sektor perikanan Indonesia, sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan potensi kewirausahaan di sektor perikanan, serta SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui penerapan praktik budidaya perairan yang berkelanjutan.

Dosen pendamping:

1. Ibu Vindy Rilani Manurung, S.Pi., M.P.
2. Ibu Dr. Azizah Mahary, M.Si.
3. Bapak Atmadinata Aviantara, S.Pi., M.Tr.Pi.
4. Bapak Muhammad Yazid, S.Tr.Pi., M.Tr.Pi.

Peserta: 14 mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.