Medan, 7 September 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menerima kunjungan kuliah lapangan mahasiswa Program Studi S1 Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Andalas (FP Unand), pada Senin (7/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30–15.30 WIB ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai perkembangan teknologi, inovasi, penelitian, budidaya, pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), serta hilirisasi komoditas perkebunan dan hortikultura.

Kegiatan diikuti oleh 54 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Rombongan diterima oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika FP USU, di antaranya Dekan FP USU, Wakil Dekan III FP USU, Ketua Program Studi S3 Ilmu Pertanian, Ketua dan Sekretaris Program Studi S1 Agroteknologi, dosen Program Studi S1 Agroteknologi, Kepala Laboratorium Penyakit Tanaman, Kepala Laboratorium Bioteknologi Tanaman, serta Manager Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi FP USU. Kegiatan turut melibatkan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Dalam sambutannya, Dekan FP USU menyampaikan apresiasi atas kunjungan FP Unand sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperluas pengalaman dan kompetensi mahasiswa.

“Sekarang zamannya adalah kolaborasi, terutama bagi mahasiswa. Silakan berkolaborasi, tidak terbatas lintas prodi, fakultas, atau universitas, bahkan hingga lintas global,” ungkapnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai kesempatan kolaborasi sebagai sarana memperluas wawasan dan pengalaman akademik.




Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Proteksi Tanaman FP Unand, Dr. Eka Candra Lina, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama antara FP Unand, FP USU, dan PPKS.

“Kami ingin menjalin kolaborasi berbagai kerja sama yang bisa dilakukan bersama, terutama dalam pembimbingan, program magang, dan pengabdian,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan peluang pengembangan kerja sama dalam program pertukaran mahasiswa dan pemanfaatan berbagai skema pendanaan pendidikan yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Setelah rangkaian penyambutan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas laboratorium di FP USU, yaitu Laboratorium Penyakit Tanaman, Laboratorium Hama Tanaman, dan Laboratorium Bioteknologi Tanaman.




Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat fasilitas laboratorium, kegiatan penelitian, serta penerapan ilmu proteksi tanaman dan bioteknologi dalam mendukung pengelolaan sumber daya pertanian. Kegiatan ini juga memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman dengan menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik dan perkembangan teknologi di bidang pertanian.

Kunjungan kuliah lapangan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran dan kompetensi mahasiswa; SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi pertanian; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penguatan pemahaman mengenai pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan dan pertanian berkelanjutan.

Selain itu, aspek budidaya dan hilirisasi komoditas mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, sementara penguatan kerja sama antara FP USU, FP Unand, dan PPKS sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui kegiatan ini, FP USU dan FP Unand diharapkan dapat terus memperkuat jejaring akademik dan mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, magang, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan kompetensi di bidang pertanian dan proteksi tanaman.