Nias Utara, 10 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Nias Utara melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan atau fieldtrip di Sawakete, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan kondisi lingkungan setempat sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kaprodi PSDKU Nias Utara, Dr. Ahmad Muhtadi; Sekretaris PSDKU Nias Utara, Julia Syahriani Hasibuan, M.Si.; serta dosen PSDKU Nias Utara, Hemin Bei Gulo, M.Si. Pendampingan pengelola program studi dan dosen membantu mahasiswa mengaitkan pengalaman lapangan dengan pengetahuan akademik.





Melalui pembelajaran di luar kelas, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi lingkungan serta mendiskusikan potensi dan tantangan pengelolaannya. Pengalaman ini diharapkan dapat mengembangkan kemampuan observasi, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya alam di Nias Utara.

Kegiatan fieldtrip ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran kontekstual yang mempertemukan teori dan pengalaman langsung. Keterkaitan tersebut secara khusus mencerminkan semangat Target 4.7, yaitu penguatan pengetahuan dan keterampilan peserta didik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.





Pembelajaran mengenai lingkungan dan sumber daya perairan juga dapat menjadi landasan untuk mendukung SDG 14: Ekosistem Laut, melalui peningkatan pemahaman tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut serta memanfaatkan sumber dayanya secara berkelanjutan. Sementara itu, pengenalan terhadap lingkungan sekitar relevan dengan SDG 15: Ekosistem Daratan, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran terhadap perlindungan habitat dan keanekaragaman hayati.





Melalui kegiatan ini, PSDKU Nias Utara terus mendorong pembelajaran yang dekat dengan potensi daerah. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif keberlanjutan dalam memahami dan merespons kebutuhan pembangunan Nias Utara.