Medan, (28/9) – Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (FP USU). Aura Faqiha Bahrainy (NIM 230305025) berhasil lolos sebagai penerima Program Indofood Riset Nugraha (IRN) Tahun 2026–2027, salah satu program pendanaan riset mahasiswa berskala nasional yang diselenggarakan oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
Dalam program tersebut, Aura Faqiha Bahrainy yang dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si mengusung penelitian berjudul “Optimalisasi Suhu dan Waktu Pengeringan Oven terhadap Zat Bioaktif dan Potensi Antidiabetik Serbuk Bawang Merah Samosir.” Penelitian ini mengangkat komoditas pangan lokal, yaitu bawang merah Samosir, sebagai objek penelitian yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui pendekatan teknologi pangan dan kajian terhadap komponen bioaktifnya.
Keberhasilan memperoleh pendanaan IRN 2026–2027 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam melakukan penelitian secara lebih terarah sekaligus memperoleh pengalaman dalam mengelola kegiatan riset. Program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dengan permasalahan dan potensi pangan yang terdapat di masyarakat.
Pengembangan penelitian berbasis pangan lokal tersebut memiliki relevansi dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 1 – No Poverty melalui pengembangan potensi komoditas lokal yang dapat meningkatkan nilai ekonomi; SDG 2 – Zero Hunger melalui pengembangan dan diversifikasi pangan; SDG 3 – Good Health and Well-being melalui kajian potensi pangan yang berkaitan dengan kesehatan; SDG 4 – Quality Education melalui peningkatan kompetensi mahasiswa dalam penelitian; serta SDG 17 – Partnership for the Goals melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Program Studi Teknologi Pangan FP USU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Aura Faqiha Bahrainy atas capaian tersebut. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan ide penelitian yang inovatif, relevan, dan memiliki manfaat bagi masyarakat.
Bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan penelitian akhir, kesempatan memperoleh pendanaan riset dari berbagai sumber dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan pengalaman akademik. Mahasiswa didorong untuk aktif mencari informasi hibah, mempersiapkan proposal penelitian dengan baik, serta berani mengembangkan gagasan berdasarkan potensi pangan lokal dan kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan Aura Faqiha Bahrainy dalam Program IRN 2026–2027 menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Teknologi Pangan FP USU dalam membangun budaya riset, inovasi, dan pengembangan pangan lokal.
Selamat kepada Aura Faqiha Bahrainy. Semoga penelitian yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan luaran yang bermanfaat, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu dan teknologi pangan di Indonesia.
Research, Innovation, and Impact for Sustainable Food Future.
Dosen MSP USU Lepas Mahasiswa PLPS di Stasiun PPMHKP Belawan
BeritaMahasiswa Teknologi Pangan FP USU Lolos Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026–2027
BeritaMahasiswa Agroteknologi FP USU Kenali Praktik Pengelolaan Perkebunan melalui PLPS di PTPN IV Regional II, Sumatera Utara