Pandemi tidak selalu menjadi pembatas gerak bagi para akademisi, peneliti dan pihak-pihak terkait untuk menyebarluaskan hasil penelitian bidang keahliannya, Fakultas Pertanian USU kembali sukses menggelar perhelatan konferensi internasional the 5th International Conference on Agriculture, Environment, dan Food Security secara daring pada Kamis 18 November 2021. tema “Precision Agriculture Technologies and farming systems toward Food Security and Sustainability”.

The 5th IC-AEFS 2021 dibuka oleh Rektor Universitas Sumatera Utara Dr. Muriyanto Amin, S.Sos, M.Si. Konferensi juga sukses menggandeng pembicara utama dari 4 benua yakni Assoc. Prof. Dr. Julie A Howe (Texas A&M University, College Station, United States) , Assoc. Prof. Thomas M. Banhazi, Ph.D (University of Southern Queensland, Towoomba Australia/Director of Innovation and R&D PLF Agritech Pty. Ltd. & PLF Agritech Europe Pty. Ltd, Assoc. Prof. Dr. Yaya Rukayadi (Universiti Putra Malaysia, Selangor, Malaysia), Prof. Dr. Elisa Julianti (Universitas Sumatera Utara, Indonesia), dan Assoc. Prof. Mgr. Jitka Kumhalova, Ph.D. (Czech University of Life Sciences Prague, Prague, Czech Republic). Untuk menyesuaikan waktu dengan para pembicara utama, sesi plenary dibagi menjadi 2 sesi. Bertindak sebagai moderator pada sesi plenary pertama adalah Lukman Adlin Harahap STP., M.Si. Ph.D. (Universitas Sumatera Utara) dan Irda Safni SP., MCP, Ph.D (Universitas Sumatera Utara) pada sesi plenary kedua.


Disampaikan Riswanti Sigalingging, STP., M.Si., Ph.D selaku ketua panitia the 5th IC-AEFS 2021, konferensi internasional ini telah menarik 156 paper untuk dipresentasikan yang berasal dari peserta dalam dan luar negeri seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Iraq, Slovakia, Ceko, dan Rusia dengan berbagai latar belakang pendidikan seperti akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa yang terkait dengan pangan. 156 paper tersebut dipresentasikan pada 13 section yang dibagi ke dalam 2 sesi paralel. Pada akhir sesi konferensi diumumkan pula pemenang penghargaan Best Presenter yang jatuh kepada Dr. Ahmad Siddik Thoha dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara dengan paper yang berjudul “Utilization of UAV Technology for Mapping of Mangrove Ecosystem at Belawan, Medan City, North Sumatera, Indonesia.”


Konferensi kemudian ditutup oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S. Dalam sambutan penutupnya, beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, panitia, pembicara, serta peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan The 5th IC-AEFS 2021. Beliau juga berharap penyelenggaraan The 6th IC-AEFS 2022 dapat kembali dilaksanakan secara luring dengan kesempatan dan tempat yang lebih baik.

Penyelenggaraan The 5th IC-AEFS 2021 menjadi bagian dari upaya mendorong kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam pengembangan pertanian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Tema konferensi yang menitikberatkan pada teknologi pertanian presisi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan ketahanan dan sistem pangan berkelanjutan, SDG 4 (Quality Education) melalui diseminasi pengetahuan dan hasil penelitian, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi pertanian, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dan SDG 13 (Climate Action) melalui penerapan sistem pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.


Melalui konferensi internasional ini, FP USU terus memperkuat perannya sebagai ruang kolaborasi akademik dan ilmiah dalam menghasilkan inovasi yang dapat mendukung pembangunan pertanian, lingkungan, dan pangan yang berkelanjutan.