Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (FP USU), menyelenggarakan webinar bertajuk “Safe Laboratory, Healthy Researcher: Membangun Budaya K3 di Laboratorium” pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh lebih dari 290 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan institusi.
Webinar tersebut diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap kegiatan praktikum, penelitian, dan pelayanan laboratorium. Penerapan K3 tidak hanya bertujuan melindungi pengguna laboratorium dari kecelakaan kerja, paparan bahan kimia, kontaminasi biologis, serta berbagai potensi bahaya lainnya, tetapi juga mendukung terciptanya kegiatan akademik dan penelitian yang aman, tertib, bertanggung jawab, dan berkualitas.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman dalam bidang laboratorium dan keselamatan kerja, yaitu Muhammad Abror, S.P., selaku Agronomy Department Head Hasnur Group Indonesia, dan Riri Rizki Chairiyah, S.P., M.Si,., selaku Ketua Tim Kerja Layanan dan Penilaian Kesesuaian, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sistem, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Penyampaian materi dan diskusi dipandu oleh Dr. Siti Fatimah Batubara, M.Si., dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian USU, selaku moderator. Sementara itu, seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Safitri, Asisten Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU, sebagai pembawa acara.
Webinar mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Peserta tidak hanya terdiri atas mahasiswa sarjana Program Studi Agroteknologi FP USU, tetapi juga mahasiswa Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Perairan serta mahasiswa dari berbagai program pada jenjang magister dan doktoral. Kegiatan ini turut diikuti oleh peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara, antara lain Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Labuhanbatu (ULB), Universitas Medan Area (UMA), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan berbagai institusi lainnya.
Kegiatan ini diusung oleh Dr. Benny Hidayat, S.P., M.P., selaku Kepala Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU. Pelaksanaan webinar diketuai oleh Nur Ulina Warnisyah Br. Sebayang, S.P., M.Agr., selaku Ketua Panitia, dengan dukungan para Asisten Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU. Kolaborasi antara pimpinan laboratorium, dosen, dan asisten laboratorium menjadi unsur penting dalam mempersiapkan kegiatan, mendampingi peserta, serta memastikan seluruh rangkaian webinar berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU menegaskan bahwa pemahaman mengenai K3 harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya akademik. Setiap pengguna laboratorium perlu memiliki pengetahuan mengenai identifikasi potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri, penanganan bahan kimia dan biologis, pengoperasian peralatan, pengelolaan limbah, serta prosedur tanggap darurat. Pemahaman dan kepatuhan terhadap prosedur tersebut menjadi modal penting untuk meminimalkan risiko sekaligus melindungi kesehatan seluruh pengguna laboratorium.
Penyelenggaraan webinar ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya perlindungan kesehatan serta pencegahan kecelakaan dan paparan bahan berbahaya di lingkungan laboratorium. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan pengetahuan dan kompetensi peserta mengenai K3, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Selain itu, penerapan pengelolaan bahan dan limbah laboratorium secara benar juga berkaitan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Penggunaan bahan kimia secara efisien, penyimpanan sesuai standar, pemilahan limbah, dan pengelolaan residu laboratorium merupakan bagian penting dalam mencegah pencemaran serta mewujudkan pengelolaan laboratorium yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Webinar ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat penerapan K3 secara lebih menyeluruh di lingkungan Fakultas Pertanian USU. Ke depan, diperlukan pelatihan K3 secara berkala dan berkelanjutan bagi para laboran di seluruh laboratorium yang berada di lingkungan FP USU. Pelatihan tersebut penting untuk menyamakan pemahaman, meningkatkan kompetensi teknis, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta memastikan bahwa setiap laboratorium menerapkan prosedur keselamatan sesuai dengan karakteristik kegiatan dan potensi bahayanya masing-masing.
Selain pelatihan bagi laboran, penguatan budaya K3 perlu didukung melalui penyusunan dan evaluasi standar operasional prosedur, penyediaan alat pelindung diri, pemeriksaan sarana keselamatan, pemasangan simbol dan informasi bahaya, pengelolaan bahan serta limbah laboratorium, dan pelaksanaan simulasi keadaan darurat. Dengan demikian, K3 tidak hanya dipahami sebagai persyaratan administratif, tetapi benar-benar diterapkan sebagai kebiasaan dan tanggung jawab bersama dalam setiap kegiatan laboratorium.
Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., serta Ketua Program Studi Agroteknologi FP USU, Prof. Dr. Diana Sofia Hanafiah, S.P., M.P., atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Apresiasi juga disampaikan kepada para narasumber, moderator, panitia, asisten laboratorium, serta seluruh peserta dari berbagai program studi dan perguruan tinggi yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium telah menjadi perhatian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelayanan akademik yang bermutu.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta memperoleh sertifikat yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan ketika akan menggunakan fasilitas Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah FP USU, baik sebagai praktikan maupun peneliti. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengguna laboratorium mampu menerapkan prinsip K3 secara konsisten dan turut membangun lingkungan laboratorium yang aman, sehat, disiplin, ramah lingkungan, serta kondusif bagi pelaksanaan pendidikan dan penelitian berkualitas.