home icon
search icon
menu icon

> Berita > Program Studi Agribisnis Menawarkan Model Agrotourism dan Fisheries Tourism dalam Upaya Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata di Kabupaten Langkat

Program Studi Agribisnis Menawarkan Model Agrotourism dan Fisheries Tourism dalam Upaya Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata di Kabupaten Langkat

Dipublikasi Pada

01 Februari 2022

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Program Studi Agribisnis Menawarkan Model Agrotourism dan Fisheries Tourism dalam Upaya Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata di Kabupaten Langkat
Thumbnail Program Studi Agribisnis Menawarkan Model Agrotourism dan Fisheries Tourism dalam Upaya Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata di Kabupaten Langkat

(Stabat, Langkat) Dampak dari COVID-19 yang melanda Indonesia sangat terasa di daerah Kabupaten Langkat. COVID-19 menjadi tantangan yang sangat besar dihadapi oleh para pimpinan daerah, baik nasional maupun daerah, tidak terkecuali pada Kabupaten Langkat. Kabupaten Langkat mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif, yaitu -0,86%. Jika dibandingkan dengan daerah yang lain, pertumbuhan negatif ini masih sangat relatif kecil. Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Langkat masih didorong oleh variabel konsumsi rumah tangga serta peningkatan ekspor komoditi yang berasal dari Kabupaten Langkat. 
 

Sebagai salah satu langkah taktis yang dilakukan oleh Kabupaten Langkat, Pemerintahan Kabupaten Langkat bergerak cepat dalam melakukan perencanaan kerja pemerintah daerah 2023. Pemerintah Kabupaten Langkat melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2023 yang bertema Penyiapan Kompetensi SDM dan Peningkatan Layanan Infrastruktur untuk Mendukung Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata. Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 31 Januari 2022 di Kantor Bupati Kabupaten Langkat.
 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Bupati Kabupaten Langkat, H. Syah Afandin, S.H. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Kepala BAPPEDA Kabupaten Langkat, Rina Wahyuni Marpaung, S.T.P., M.A.P., Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat, Ir. Tuti Hidayati, M.Si., Ketua Program Studi Agribisnis USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec. 
 

Dalam pemaparannya, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo menekankan minimnya konektivitas menuju sentra-sentra pariwisata dan informasi mengenai destinasi wisata di Kabupaten Langkat. Selain itu, perlu adanya pembangunan agrotourism dan fisheries tourism dengan menggunakan model community-based tourism yang menggunakan pendekatan pentahelix dalam menjalankan kegiatan bisnis pariwisata tersebut. Kombinasi antara sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata dapat menjadi suatu produk unggulan daerah dalam upaya pemulihan perekonomian di Kabupaten Langkat. 

Berita