Koordinasi mengenai perkembangan kerja sama antara PT. Inalum dan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) telah berlangsung pada Senin, 24 Januari 2024, di Ruang Rapat Dekan Fakultas Pertanian USU. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan penelitian yang telah dilakukan serta merancang penelitian lanjutan dalam upaya menghasilkan galur mutan cabai.

PT. Inalum diwakili oleh Supervisor Community Development Officer, Thaofan Dinar. Dari Fakultas Pertanian USU, hadir Wakil Dekan III, Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., serta Sekretaris Program Studi S-1 Agroteknologi, Prof. Dr. Ir. Yaya Hasanah, M.Si. Turut hadir Kepala Laboratorium Bioteknologi Tanaman, Prof. Dr. Diana Sofia Hanafiah, S.P., M.P.; Kepala Laboratorium Budidaya Tanaman, Dr. Ir. Haryati, M.P.; serta Prof. Dr. Ir. Mariati, M.Sc., dosen ahli di bidang agronomi dan tanaman hortikultura. Kerja sama ini melibatkan dosen serta mahasiswa FP USU dalam pelaksanaan penelitian.

Kerja sama yang dimulai pada pertengahan tahun 2022 ini mencakup penanaman cabai hingga tahap M2 di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Penanaman selanjutnya akan tetap dilanjutkan di Lubuk Cuik dan diperluas ke Kuala Tanjung, mengingat wilayah tersebut menjadi fokus pengembangan PT. Inalum. Selain itu, direncanakan juga kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lubuk Cuik untuk memberikan edukasi kepada para petani mengenai budidaya cabai sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Melalui kerja sama ini, PT. Inalum bersama tim dosen Fakultas Pertanian berupaya meningkatkan produksi cabai lokal melalui penelitian persilangan tanaman dan mutasi benih yang berfokus pada bidang pemuliaan tanaman.

Kerja sama antara PT. Inalum dan Fakultas Pertanian USU ini diharapkan dapat terus mendorong pengembangan inovasi pemuliaan tanaman sekaligus meningkatkan kapasitas petani dalam mengoptimalkan budidaya cabai. Melalui penelitian, pengembangan galur mutan, serta edukasi budidaya sesuai SOP, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Sumatera Utara. Inisiatif tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 2: Tanpa Kelaparan, melalui dukungan terhadap produktivitas dan ketahanan pangan, serta SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, sektor industri, dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang berkelanjutan.