Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menerjunkan mahasiswanya untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri perkebunan. PKL merupakan kegiatan akademik dengan menempatkan mahasiswa secara langsung di suatu perusahaan, lembaga, atau instansi untuk memperoleh pengalaman kerja secara nyata. Melalui PKL, mahasiswa tidak hanya belajar dari teori di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung merasakan dinamika dunia kerja yang sesungguhnya. PKL memberikan sejumlah manfaat penting, yaitu meningkatkan daya saing mahasiswa di dunia kerja, memperluas jaringan relasi profesional, serta membangun rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tugas dan tanggung jawab.
Kegiatan PKL dilaksanakan di PTPN IV Regional II, Kebun Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Vira Irma Sari, S.P., M.Si. Supervisi secara langsung dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan pada tanggal 24 Juli 2026 untuk melihat dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan teknis budidaya yang sudah dilakukan oleh mahasiswa PKL.
Mahasiswa berhasil mempelajari dan memahami teknis pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) Kelapa Sawit selama melaksanakan PKL. Mahasiswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengobservasi dan menganalisis berbagai kegiatan teknis budidaya kelapa sawit, seperti kegiatan pemupukan, pengendalian hama dan penyakit (penyemprotan dan kutip hama), serta kegiatan pemanenan kelapa sawit. Mahasiswa juga melakukan observasi secara langsung ke pabrik kelapa sawit untuk memperluas pemahaman terhadap keseluruhan rantai proses produksi kelapa sawit.
Selama menjalani PKL, mahasiswa aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak di perkebunan, termasuk tim SDM serta pimpinan perkebunan seperti Manajer dan Asisten. Mahasiswa menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik dan mampu bekerja sama secara efektif dalam menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan. Tidak hanya itu, mahasiswa juga menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar tempat tinggal serta mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan perkebunan. Tim PKL di Kebun Gunung Bayu turut menunjukkan kekompakan melalui pembagian tugas yang adil dan proporsional antarmahasiswa, yang tercermin dari administrasi, materi laporan, dan dokumentasi kegiatan yang terkumpul dengan baik dan lengkap.
Secara keseluruhan, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok PKL ini, yaitu Irfan Aulia Hamdani Siregar, Glory Yolanda Christina, Jones Evindonta Kaban, Marcellius Dwi Putra Nainggolan, dan Chelsea Tiara Evangelion Purba, telah menunjukkan kinerja yang memuaskan selama pelaksanaan PKL. Mereka menunjukkan potensi yang baik di bidang pemeliharaan TBM dan TM Kelapa Sawit.
Kegiatan PKL ini merupakan wujud nyata kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan PTPN IV Regional II Kebun Gunung Bayu, sebagai upaya membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja langsung di industri perkebunan kelapa sawit sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Beberapa poin SDGs yang sejalan dengan kegiatan PKL ini adalah :
SDG 4: Pendidikan Berkualitas — PKL menjadi wadah pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang menghubungkan ilmu pengetahuan di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di industri, sehingga meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi — melalui PKL, mahasiswa memperoleh bekal keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus berkontribusi pada peningkatan produktivitas kerja di sektor perkebunan tempat mereka ditempatkan.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan — kegiatan PKL ini merupakan bentuk nyata kemitraan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri, yakni antara Fakultas Pertanian USU dan PTPN IV Regional II Kebun Gunung Bayu, dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara bersama-sama.
Dengan demikian, pelaksanaan PKL ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individu mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian dan perkebunan.