Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan dikukuhkannya tiga dosen menjadi Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara pada Senin, 8 September 2025.
Adapun dosen yang dikukuhkan yaitu:
Prof. Dr. Ir. Luhut Sihombing, M.P.
(Dosen Program Studi Agribisnis dan Wakil Rektor V Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha USU), dengan pidato pengukuhan berjudul:
“Kapasitas Kelembagaan: Kunci Keberhasilan Program Strategis Nasional Food Estate sebagai Akselerator Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”
Prof. Dr. Mariani Br. Sembiring, S.P., M.P.
(Dosen Program Studi Agroteknologi dan Sekretaris Program Studi Magister Agroteknologi FP USU), dengan pidato pengukuhan berjudul:
“Organisme Tanah Sahabat Petani untuk Mencapai Pertanian Berkelanjutan”
Prof. Riswanti Sigalingging, S.T.P., M.Si., Ph.D.
(Dosen Program Studi Teknologi Pertanian dan Biosistem serta Kepala Laboratorium Energi dan Elektrifikasi FP USU), dengan pidato pengukuhan berjudul:
“Inovasi Teknologi Energi Terbarukan dan Listrik Pertanian untuk Kemandirian Energi dan Pertanian Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 5.0”
Dekan Fakultas Pertanian USU, Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana MS, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami bangga dengan pencapaian ini. Semoga semakin menginspirasi civitas akademika dan mendorong lahirnya karya-karya terbaik bagi kemajuan pertanian berkelanjutan,” ujar Prof. Tavi.
Fakultas Pertanian USU menyampaikan ucapan selamat dan berharap ilmu serta dedikasi para guru besar yang baru dikukuhkan dapat memberikan manfaat luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
Pengukuhan tiga Guru Besar Tetap tersebut semakin memperkuat komitmen Fakultas Pertanian USU dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas kelembagaan, pemanfaatan organisme tanah untuk mendukung produktivitas pertanian, serta pengembangan teknologi energi terbarukan dan listrik pertanian, kontribusi tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Capaian ini diharapkan terus mendorong lahirnya inovasi dan pengembangan keilmuan yang memberikan manfaat bagi kemajuan pertanian dan pembangunan berkelanjutan.