home icon
search icon
menu icon

> Berita > Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Fakultas Pertanian USU 2025 oleh Albina br Ginting (NIM 188104014)

Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Fakultas Pertanian USU 2025 oleh Albina br Ginting (NIM 188104014)

Dipublikasi Pada

23 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Sopa Putri Tanjung S.P

Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Fakultas Pertanian USU 2025 oleh Albina br Ginting (NIM 188104014)
Thumbnail Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Fakultas Pertanian USU 2025 oleh Albina br Ginting (NIM 188104014)
Albina br Ginting berhasil meraih gelar Doktor di Fakultas Pertanian USU setelah mempertahankan disertasi tentang pemberdayaan petani berbasis integrasi usaha tani kopi-ternak kambing dalam ujian promosi yang digelar secara hybrid pada 20 Juni 2025.

Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor pada Jumat, 20 Juni 2025 pukul 10.00 WIB secara hybrid di Ruang IMT GT Biro Rektor. Ujian ini merupakan momen penting bagi Albina br Ginting yang mempertahankan disertasinya berjudul "Model dan Faktor yang Mempengaruhi Pemberdayaan Petani Berbasis Sistem Integrasi Usaha Tani Kopi-Ternak Kambing di Provinsi Sumatera Utara".

Sidang promosi ini dipimpin oleh Wakil Dekan I FP USU, Prof. Dr. Ir. Lisnawita, M.P., dengan didampingi oleh tim promotor yaitu Prof. Ir. Edison Purba, Ph.D. (Promotor), Prof. Ir. Diana Chalil, M.Si., Ph.D. (Co-Promotor), dan Dr. Ir. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM. (Co-Promotor). Bertindak sebagai penguji antara lain Prof. Dr. Ir. Sayed Umar, M.S., Ir. Iskandarini, M.M., Ph.D., dan Hasnah, S.P, M.Ec., Ph.D. dari Universitas Andalas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV Universitas HKBP Nomensen, Dr. Erika Pardede, M.App.Sc., serta sejumlah civitas akademika Fakultas Pertanian.

Selamat kepada Dr. Albina br Ginting atas pencapaian luar biasa ini. Semoga gelar doktor yang diraih dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian terpadu.

Berita