Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) kembali menorehkan kebanggaan melalui pelaksanaan Ujian Terbuka Promosi Doktor bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Pertanian, Thomson Sebayang (NIM 188104018), pada Rabu, 15 Oktober 2025, bertempat di IMT-GT, Gedung Biro Rektorat USU.

Dalam disertasinya yang berjudul “Integrasi Spasial Pasar Komoditi Bawang Merah antara Pasar Perdesaan dan Pasar Perkotaan di Sumatera Utara”, Thomson Sebayang membahas keterkaitan antara pasar perdesaan dan perkotaan dalam perdagangan bawang merah sebagai komoditas penting di Sumatera Utara.

Dosen Program Studi Agribisnis FP USU ini membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang dalam menuntut ilmu. Di usia hampir 68 tahun, beliau menunjukkan semangat dan komitmen tinggi dalam menyelesaikan pendidikan doktoralnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi dosen-dosen muda untuk terus melanjutkan pendidikan dan berprestasi di bidang akademik.

Ujian terbuka tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Edy Ikhsan, S.H., M.A selaku Wakil Rektor I USU, dengan tim promotor terdiri dari Dr. Ir. Rahmanta, M.Si. (Promotor), Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec. (Co-Promotor), dan Prof. Dr. Sya’ad Afifuddin, S.E., M.Ec. (Co-Promotor). Adapun tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S., Dr. Sri Fajar Ayu, S.P., M.M., serta Prof. Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si. dari Universitas Negeri Medan (UNIMED).


Mengakhiri sidang terbuka tersebut, Prof. Edy menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh Thomson Sebayang.

“Kita semua menjadi saksi sejarah bahwa usia tidak menjadi alasan untuk mengejar pencapaian pendidikan. Ini justru menjadi inspirasi bagi generasi muda. Pak Thomson dalam menjawab pertanyaan pun masih seperti di usia 40–45 tahun. Atas nama Rektor, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Thomson dan keluarga besar. Semoga ini membawa berkah dan semakin memperkuat kontribusi Bapak sebagai dosen di Program Studi Agribisnis FP USU,” ujar Prof. Edy menutup sidang terbuka tersebut.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan berkontribusi melalui ilmu pengetahuan dapat diwujudkan tanpa mengenal batas usia. Ketekunan Thomson Sebayang dalam menyelesaikan pendidikan doktoral sekaligus memperkuat perannya sebagai dosen turut mencerminkan komitmen FP USU dalam mendorong pendidikan berkualitas serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan kapasitas akademik dan profesional untuk mendukung kontribusi yang berkelanjutan bagi pembangunan.