Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Mata kuliah ini membahas pemahaman tentang hakikat manusia dan alam semesta (ayat kauniyah dan tanziliyah). Ayat tanziliyah meliputi aqidah, syariah, akhlak, dan sejarah Islam. Penekanan utama ada pada aplikasi ajaran tersebut pada tingkah laku keseharian.
Mata kuliah ini membahas penerapan dasar iman Kristen dan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaan terhadap sesama dan lingkungan hidupnya.
Mata kuliah ini membahas konsep beriman dalam gereja, hidup menggereja, dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi seseorang sarjana Katolik bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya.
Mata kuliah ini membahas pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama Hindu, mempertebal keimanan dan keyakinan, sejarah perkembangan Hindu, Weda, dasar kepercayaan Hindu, teknik untuk mencapai tujuan agama, filsafat Hindu, etika Hindu, Yadnya, kemasyarakatan Hindu, dan dasar kepemimpinan Hindu.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok agama Buddha dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok agama Konghucu dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila, Pancasila dalam konteks 49 sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai sistem filsafat, Pancasila sebagai etika politik dan ideologi nasional, Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia, dan Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas turunan dan penggunaan turunan, integral dan penggunaan integral, teknik pengintegralan, dan pengantar persamaan diferensial.
Mata kuliah ini membahas unsur dan senyawa, stoikiometri, sistem berkala, konfigurasi elektron, atom dan molekul, hibridisasi dan resonansi, gas dan hukum-hukum gas, zat cair dan tekanan uap, larutan, jenis-jenis larutan, sifat koligatif larutan, kesetimbangan dalam larutan, dan pH.
Mata kuliah ini membahas mengenai karakter dan keragaman tumbuhan berdasarkan perbedaan morfologi, anatomi (sel, jaringan, dan organ) dan fungsi masing-masing, faktor yang berperan, dan pengaturan tata nama dengan seksama.
Mata kuliah ini membahas sejarah berdirinya perkebunan di wilayah Sumatera Timur, perkembangannya dan pengaruhnya terhadap perubahan terhadap perekonomian negara, struktur kekuasaan, politik, dan budaya masyarakat mulai zaman kolonial hingga sekarang, serta potensi perkebunan dan prospeknya di masa yang akan datang.
Mata kuliah ini membahas pengertian dan ruang lingkup pengantar ilmu pertanian, sejarah perkembangan pertanian, unsur dan ciri-ciri pertanian, usaha tani dan pembangunan usaha tani, pengembangan teknologi dalam pertanian, pengembangan alat dan mesin pertanian, kegiatan pascapanen, kelembagaan, dan tata niaga pertanian
Mata kuliah ini membahas konsep teknologi informasi dan penerapannya dalam berbagai bidang kehidupan, terutama di bidang pertanian untuk mendukung distribusi informasi.
Mata kuliah ini membahas fungsi dan landasan, pertumbuhan dan paham kebangsaan Indonesia, Pancasila dan UUD 1945, sistem pemerintahan, ideologi moral, batasan kewarganegaraan, HAM dan demokrasi serta hak kewajiban warga negara, wawasan nusantara dan dasar pemikiran, tujuan wawasan nusantara dan unsur dasar, ketahanan nasional, dan pokok pemikiran tentang ketahanan nasional.
Mata kuliah ini membahas bahasa sebagai alat komunikasi lisan dan tulisan, perkalimatan (struktur dan efektivitas), ejaan komposisi, diksi, penalaran, paragraf, dan penulisan karya ilmiah.
Mata kuliah ini membahas pengertian statistika, jenis-jenis data, populasi vs sampel, penyajian data, ukuran pemusatan, ukuran letak, ukuran keragaman, konsep peluang, pendugaan parameter, teknik penarikan sampel, pengujian hipotesis, regresi dan korelasi, serta statistika nonparametrik.
Mata kuliah ini membahas tentang sel dan organel sel, air, hara dan proses penyerapannya, enzim, fotosintesis, respirasi seluler, proses transpirasi, dan hormon tumbuhan.
Mata kuliah ini membahas tentang molekul-molekul utama yang menyusun organisme (karbohidrat, lipid, asam nukleat, protein, dan enzim sebagai biokatalisator), metabolisme (transformasi energi, reaksi eksergonik, dan pembentukan ATP), proses respirasi seluler, fotosintesis, struktur dan komponen sel, komunikasi sel, dan kandungan metabolit sekunder yang ada dalam tanaman
Mata kuliah ini membahas tentang sifat fisik dan fenomena atmosfer, pengertian, perbedaan, dan fungsi dari iklim dan cuaca, faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan iklim dan cuaca di suatu wilayah, serta peranan agroklimatologi bagi pertanian.
Mata kuliah ini membahas pengertian pertanian dalam arti luas (agriculture) dan pertanian dalam arti sempit (agronomy) beserta ruang lingkupnya, asal tanaman dan penggolongannya, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, pembukaan dan konservasi lahan, macam sistem pertanian dan teknik budidaya tanaman, dan penggunaan teknologi maju di bidang pertanian.
Mata kuliah ini membahas tentang konsepsi tanah di bidang pertanian, bahan penyusun tanah, proses pembentukan tanah, sifat dan ciri tanah, peranan mineral bahan organik dan air di dalam tanah, klasifikasi dan survei tanah, perbaikan/remediasi tanah dan lingkungan hidup, serta pengelolaan tanah bagi produktivitas pertanian yang berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas konsep dan ruang lingkup teori dan terapan ilmu dasar pemuliaan tanaman dalam bidang pertanian, metode dan seleksi dalam kegiatan pemuliaan tanaman berdasarkan tipe perkembangbiakan tanaman, serta pengenalan bioteknologi untuk pemuliaan tanaman.
Mata kuliah ini membahas pengertian, ruang lingkup, tujuan, permasalahan perlindungan tanaman, bahasan mengenai ilmu-ilmu yang terkait, konsep-konsep dasar di dalam perlindungan tanaman, pengenalan mengenai organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berupa hama, patogen, dan gulma, gangguan tanaman berupa defisiensi unsur hara, dasar-dasar strategi pengendalian OPT, beberapa analisis dasar tentang intensitas serangan hama, intensitas penyakit, analisis vegetasi, pengelolaan hama terpadu (PHT) dan implementasinya, dan prospek perlindungan tanaman di masa kini dan mendatang.
Mata kuliah ini membahas pengertian dan pemahaman tentang ruang lingkup, hubungan ekologi tanaman dengan ilmu lainnya, tujuan dan manfaat ekologi tanaman, suksesi dan komunitas vegetasi, adaptasi dan distribusi tanaman pada berbagai lingkungan, ekotipe dan lingkungan tanaman, interaksi tanaman dengan faktor biotik dan abiotik, peran tanaman sebagai indikator lingkungan, agroekosistem, cekaman lingkungan, serta plasma nutfah nabati dan upaya pelestariannya.
Mata kuliah ini membahas pengertian kesuburan tanah, produktivitas tanah, unsur hara esensial, dan sejarah perkembangan penelitian kesuburan tanah. Mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan pengertian pertumbuhan tanaman, faktor yang mempengaruhinya dan model matematis tingkat pertumbuhan tanaman akibat pengelolaan hara, hubungan hara tanah tanaman, koloid anorganik dan organik, bentuk tersedia unsur hara, kapasitas tukar kation (KTK) dan kejenuhan basa (KB), pergerakan unsur hara ke akar dan serapannya oleh akar tanaman. Mahasiswa juga diharapkan mampu menjelaskan tentang sumber, bentuk reaksi, fungsi, batas kritis dan gejala kahat unsur hara makro N, P, K, Ca, Mg, S dan unsur hara mikro, Fe, Mn, Cu, Zn, Mo, B dan Cl dalam tanah dan tanaman. Mahasiswa juga diharapkan mampu memahami dan menjelaskan tentang kesuburan tanah masam, menghitung kebutuhan kapur dan cara aplikasinya, kesuburan tanah sawah dan evaluasi kesuburan tanah dengan metoda percobaan pot dan mengamati gejala kahat hara secara visual, serta memahami prinsip kerja analisis unsur hara esensial di laboratorium.
Mata kuliah ini membahas sejarah dan perkembangan bidang mikrobiologi pertanian, tipe-tipe mikroorganisme, nutrisi dan pertumbuhan mikroorganisme, genetika mikroorganisme dan bioteknologi, hubungan mikroorganisme dengan lingkungan tanah, peranan mikroorganisme dalam siklus nutrisi tanaman, interaksi mikroorganisme dengan tanaman, peranan mikroorganisme dalam produktivitas pertanian, dan pengelolaan mikroorganisme yang menguntungkan dan merugikan di bidang pertanian.
Mata kuliah ini membahas sejarah/asal-usul tanaman, aspek ekonomi, botani, agroekoteknologi kedua tanaman tersebut yang meliputi: kesesuaian tanah dan iklim, persiapan lahan, pengadaan bahan tanaman, teknik penanaman, pemeliharaan, panen, pengolahan hasil primer, serta analisis ekonomi dari kedua komoditas tersebut.
Mata kuliah ini membahas pengertian tentang perkembangan manajemen, fungsi-fungsi metode dan teknik manajemen, strategi manajemen, perkembangan secara organisasi, serta analisis praktik manajemen di Indonesia dan negara maju.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman pangan utama, yaitu padi, jagung, kedelai, dan ubi kayu, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, hingga pemeliharaan.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman hortikultura, yaitu berbagai jenis buah dan sayur, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas sejarah dan pemanfaatan bioteknologi, materi genetik dan dogma sentral biologi, teknologi DNA rekombinan, transformasi gen, teknik pengendalian ekspresi gen dalam bioteknologi, teknik analisis umum dalam bioteknologi, keamanan tanaman produk rekayasa genetika, kajian riset bioteknologi tanaman untuk menghadapi cekaman biotik, kajian riset bioteknologi tanaman untuk menghadapi cekaman biotik, kajian riset bioteknologi tanaman bagi peningkatan mutu hasil panen (kualitas dan kuantitas), kajian riset bioteknologi tanaman terkait kesehatan, dan kajian riset bioteknologi bagi peningkatan kesuburan tanah.
Mata kuliah ini membahas pengertian pupuk, klasifikasi pupuk, sifat dan ciri, proses pembuatan dari pupuk buatan (anorganik), pupuk organik dan pupuk hayati. Dari mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan tentang dasar pertimbangan dalam pemupukan dan nasib pupuk dalam tanah, jenis-jenis pupuk hayati, interaksinya dengan tanah dan tanaman, aplikasinya untuk tanaman pangan, perkebunan dan industri pembuatannya, serta pengaruh aplikasi pupuk terhadap pencemaran lingkungan. Mahasiswa juga diharapkan mampu memahami, menjelaskan, dan melakukan perhitungan dosis pupuk tunggal, majemuk dan campuran, efisiensi pemupukan dan dasar-dasar pembuatan rekomendasi, serta menentukan dosis dan cara melakukan pemupukan untuk tanaman pangan dan perkebunan.
Mata kuliah ini membahas pengertian dan prinsip pengendalian dan pengelolaan hama, macam dan jenis hama, macam dan jenis target hama, gejala dan sebab timbulnya ledakan hama, aspek ekologi dalam pengendalian hama, aspek dalam ambang ekonomi serta faktor yang mempengaruhi ambang ekonomi, berbagai cara pengendalian hama (kimiawi, biologi, dan ekologi) dalam ruang lingkup hama permukiman dan pemukiman (urban pest), dan pengendalian hama.
Mata kuliah ini membahas pengertian perancangan percobaan, rancangan lingkungan, rancangan perlakuan, konsep analisis varians, rancangan acak lengkap, rancangan acak kelompok, rancangan percobaan faktorial, rancangan split plot, rancangan bujur sangkar latin, uji Least Significant Different, Uji Duncan Multiple Range Test, Uji Dunnet, Uji Tukey, Uji Student-Newman Keuls, kontras ortogonal, polinomial ortogonal dan kurva respons, dan transformasi data.
Mata kuliah ini membahas teori kewirausahaan, karakter seorang wirausahawan, kemampuan komunikasi dan kepemimpinan, motivasi berwirausaha, kreativitas dan inovasi dalam wirausaha, identifikasi peluang, cara merintis usaha baru, dan pada akhirnya mampu membuat suatu kelayakan usaha.
Mata kuliah ini menjelaskan konsep ilmu pengetahuan dan metode ilmiah, jenis-jenis penelitian metode penelitian, studi pustaka, perumusan masalah dan hipotesis, desain penelitian, tahapan pelaksanaan penelitian eksperimen dan penelitian noneksperimen , variabel dan teknik pengukuran, metode sampling, analisis dan interpretasi data, teknik pembuatan laporan ilmiah, dan teknik presentasi hasil.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan meliputi komoditi kopi, tebu dan kelapa, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman pangan meliputi komoditi sorgum, berbagai jenis legume dan umbi-umbian, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman hortikultura berbagai jenis tanaman hias, dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas pengertian teknologi benih, perkecambahan benih dan faktor yang memengaruhinya, pengujian mutu fisik dan fisiologis benih, panen dan pemrosesan benih, dormansi benih, penyimpanan benih, pemasaran benih, serta produksi dan sertifikasi benih.
Mata kuliah ini membahas tentang tumbuhan yang mengganggu dan merugikan pertanian, ekologi gulma, fisiologi gulma, gulma-gulma penting di lahan pertanian, tumbuhan invasif dan pengelolaannya, serta pengendalian dan pengelolaan gulma (teknik-teknik pengendalian, cara kerja herbisida, ekologi, dan resistensi).
Mata kuliah ini membahas pengertian teknologi benih, perkecambahan benih dan faktor yang memengaruhinya, pengujian mutu fisik dan fisiologis benih, panen dan pemrosesan benih, dormansi benih, penyimpanan benih, pemasaran benih, serta produksi dan sertifikasi benih.
Mata kuliah ini membahas kromosom tentang pewarisan karakter; pembelahan dan perilaku kromosom; fungsi, struktur, jumlah, tipe dan keragaman kromosom; manipulasi kromosom melalui perekayasaan kromosom/genom (euploidi dan aneuploidi); perkembangan teknik terbaru dalam analisis sitogenetika tanaman, seperti fluorescence in situ hybridization, serta penerapannya dalam mendukung pemuliaan tanaman.
Mata kuliah ini membahas ruang lingkup genetika populasi dan genetika kuantitatif dan pewarisan sifat fenotipe yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan atau interaksi genotipe dan lingkungan serta kemajuan seleksi yang dilakukan.
Mata kuliah ini membahas frekuensi dan genotip, hukum keseimbangan Hardy & Weinberg, perubahan frekuensi gen, rataan dan keragaman, metode pengembangan kultivar, bulk SSD, pedigree, backcross, metode pengembangan populasi multilines, pengujian, teknik lapangan, simulasi komputer, dan sidik lintas.
Mata kuliah ini membahas tentang kultur jaringan tanaman beserta latar belakang teorinya yang mencakup: kultur sel, kultur jaringan, kultur organ, proses proliferasi, diferensiasi dan regenerasi, medium kultur dan faktor pertumbuhan lain, perbanyakan klonal, teknik sanitasi tanaman, serta penyelamatan plasma nutfah.
Mata kuliah ini membahas sifat dan proses kimia yang terjadi di dalam tanah, meliputi sifat dari bahan penyusun tanah, proses reaksi kimia tanah dan kajian permasalahan tanah yang berkaitan dengan sifat kimia, serta usaha pengelolaannya.
Mata kuliah ini membahas tentang pendahuluan, tanah sebagai suatu sistem yang heterogen, tekstur tanah, struktur tanah, warna dan temperatur tanah, tata air dan udara tanah, karakteristik air, kemantapan agregat, konsistensi tanah, tipe pelapukan, dan sifat- sifat utama profil tanah.
Mata kuliah ini membahas konsep dan prinsip dasar dalam biologi tanah dan mikrobiologi tanah tropika, terutama tanah-tanah pedesaan, pesisir, dan pulau-pulau kecil di Sulawesi Tenggara dan Indonesia, sifat biologi tanah dan perubahan global, diversitas kehidupan dalam tanah, sistem tanah, akar, bakteri, fungi, alga, protozoa, nematode, enchytraeidae, makroinvertebrata, acari, collembola, fisiologi, dan biokimia organisme tanah.
Mata kuliah ini membahas faktor dan proses pembentukan tanah, perkembangan klasifikasi tanah, metode mengklasifikasikan tanah menurut sistem taksonomi tanah dan klasifikasi tanah nasional, serta memahami karakteristik ordo tanah dalam taksonomi tanah dan tanah antropogenik.
Mata kuliah ini membahas tentang batasan dan ruang lingkup konservasi tanah dan air, klasifikasi kemampuan lahan, degradasi (kerusakan) tanah dan degradasi lahan, erosi (jenis, bentuk, faktor penyebab, dan pengukuran), sedimen dan sedimentasi, aliran sungai, teknik-teknik konservasi tanah (vegetatif, mekanik, dan kimia) yang diterapkan untuk dapat mengurangi besarnya nilai erosi pada lahan tertentu, serta metode konservasi air dan pemulihan kualitas air.
Mata kuliah ini membahas tentang sejarah hama dan penyakit tumbuhan, konsep timbulnya gangguan pada tanaman, karakteristik biologis dari serangga hama dan mikroorganisme (bakteri, jamur, virus, nematoda), konsep terjadinya peledakan hama, konsep terjadinya penyakit, perkembangan serangga hama dan penyakit tanaman, pengaruh lingkungan terhadap hama dan penyakit, serta cara-cara pengendalian hama dan penyakit tanaman. Selain itu dibahas tentang prinsip dasar penyakit infeksi dan mekanisme patogenisitas.
Mata kuliah ini membahas pengelolaan pestisida yang tepat dan benar serta mampu melakukan analisis terhadap persoalan nyata dan merekomendasikan penyelesaian dengan tepat, khususnya yang berhubungan dengan aplikasi pengelolaan pestisida, memiliki kemampuan bekerja di lapangan baik secara tim/sendiri, berdiskusi dengan petani, dan beraktivitas tinggi dan mampu mengembangkan praktik penggunaan pestisida dalam konsep pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas tentang serangga dan cara hidup serangga, morfologi dan anatomi serangga secara mendalam, ekologi, fisiologi, proses biokimia, dan sistem pada serangga.
Mata kuliah ini menjelaskan struktur, morfologi, fisiologi, genetika, metabolisme bakteri dan fungi, peranannya sebagai agen penyakit, serta teknik identifikasi dan pengendaliannya.
Mata kuliah ini membahas pengertian nematologi dan virologi, peran nematoda dan virus sebagai pengganggu tanaman, jenis-jenis nematoda dan virus, serta jenis tanaman inangnya.
Mata kuliah ini membahas ruang lingkup kegiatan pascapanen, di antaranya, pembersihan, sortasi, grading, pengeringan, pendinginan, penggilingan dan pengemasan pada suatu produk pertanian, serta penentuan dan kombinasi teknik penanganan pascapanen yang tepat untuk masing-masing komoditas pertanian.
Mata kuliah ini membahas zona toleransi, faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman dan mengidentifikasi mekanisme adaptasi tanaman tropis terhadap cekaman kekeringan di lahan tadah hujan, cekaman salinitas, perubahan iklim dan cekaman suhu tinggi, cekaman tanah masam, lahan dengan ketersediaan fosfor rendah, dan lahan pasang surut dan sulfat masam serta perspektif fisiologi dalam pengembangan tanaman adaptif pada lahan suboptimal.
Mata kuliah ini membahas beberapa metode perbanyakan tanaman dan cara melakukan perbanyakan tanaman dengan baik dan benar di lapangan serta cara berpikir sistematis dalam mengembangkan konsep perbanyakan tanaman sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang budidaya tanaman.
Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik kerja di perusahaan/ instansi/unit usaha yang bergerak di bidang agroteknologi. Mata Kuliah ini mengajarkan wawasan agroteknologi, termasuk budaya kerja, disiplin terhadap peraturan dan waktu, kreativitas kerja, motivasi kerja, ketepatan dan ketelitian kerja, observasi organisasi dan manajemen, kegiatan produktif, pengenalan produksi dan mesin produksi, tahapan produksi dan kegiatan produksi, komunikasi, observasi proses komunikasi, penghayatan proses komunikasi. kerja sama, observasi proses kerja sama di industri, kerja sama dengan pekerja, pembimbing dan atasan, serta pertemuan yang terencana.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan yang meliputi komoditi teh, tembakau, dan kakao, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya berbagai jenis tanaman obat dan rempah, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini menjelaskan definisi pertanian perkotaan, dimensi pertanian perkotaan, kendala dan peluang pertanian perkotaan, keamanan pangan dan nutrisi, manajemen risiko kesehatan terkait pertanian perkotaan, kajian keamanan lingkungan pertanian perkotaan, tipe-tipe pertanian perkotaan, kajian sosial ekonomi pertanian perkotaan, dan pembuatan kebijakan pertanian perkotaan.
Mata kuliah ini membahas ruang lingkup pertanian berkelanjutan, integrated crop management yang meliputi pengelolaan tanah terpadu, pengelolaan hama penyakit terpadu, dan pengelolaan lingkungan (ekosistem dan agroekosistem), prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, pengembangan bioenergi dan prinsip-prinsipnya, serta pengembangan pasar dalam sistem pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas strategi dasar kegiatan pemuliaan tanaman dalam menghasilkan varietas unggul untuk tanaman perkebunan (kelapa sawit, karet, kelapa, dan tanaman perkebunan lain).
Mata kuliah ini membahas strategi dasar kegiatan pemuliaan tanaman dalam menghasilkan varietas unggul yang meliputi jagung, padi, kedelai, dan tanaman umbi-umbian, pengetahuan tentang asal usul, jenis, adaptasi lingkungan, teknik budidaya, dan teknik pemuliaan, karakter tanaman, morfologi, fisiologi, dan genetiknya, serta perkembangan pemuliaan varietas unggul.
Mata kuliah ini membahas pengertian zat pengatur tumbuh dan hormon tanaman, mekanisme kerja hormon, biosintesis hormon tanaman, peranan hormon dalam pertumbuhan dan produksi tanaman, keterlibatan hormon dalam proses adaptasi tanaman, dan aplikasi ZPT dalam peningkatan produksi dan kualitas hasil tanaman.
Mata kuliah ini membahas faktor dan proses pembentukan tanah, perkembangan klasifikasi tanah, metode klasifikasi tanah menurut sistem taksonomi tanah dan klasifikasi tanah nasional, serta memahami karakteristik ordo tanah dalam taksonomi tanah dan tanah antropogenik.
Mata kuliah ini membahas batasan dan ruang lingkup agroforestri, jenis (klasifikasi) dan bentuk-bentuk, keuntungan dan kelemahan, kesesuaian lahan dan tanaman untuk sistem agroforestri, pengaruh agroforestri terhadap sifat tanah, limpasan permukaan dan erosi, keragaman hayati, iklim mikro, hidrologi, pengendalian pencemaran lingkungan, pengendalian emisi gas rumah kaca, total biomassa, sink karbon vegetasi dan tanah, persyaratan dan teknologi optimal penerapan tipe agrisilvikultur (alley cropping), silvopastural dan agrosilvopastural, agroaquaforestry (agroaquasilvikultur), dan silvofishery, tipe kebun pepohonan multispesies dan apicultural, agroforestri berbasis lahan pekarangan yang mendukung keragaman dan ketahanan pangan serta pendapatan keluarga, penerapan sistem agroforestri dalam upaya merehabilitasi lahan kritis dan mereklamasi lahan bekas tambang, dan pemberdayaan kawasan hutan berbasis sistem agroforestri dalam lingkup Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).
Mata kuliah ini membahas pengertian, prinsip, peluang, dan kendala penerapan sistem pertanian organik, perkembangan sistem pertanian dan peraturan pemerintah tentang sistem pertanian organik, pengelolaan tanah berkelanjutan dalam sistem pertanian organik, dan sistem pertanian terpadu.
Mata kuliah ini menjelaskan investigasi dan diagnosis suatu permasalahan kesehatan tanaman serta wadah penyaluran informasi tentang pengendaliannya. Klinik tanaman juga mempelajari peran dan fungsi yaitu seperti menghubungkan para petani dengan pakar di bidangnya.
Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik kerja di perusahaan/ instansi/unit usaha yang bergerak di bidang agroteknologi. Mata Kuliah ini mengajarkan wawasan agroteknologi, termasuk budaya kerja, disiplin terhadap peraturan dan waktu, kreativitas kerja, motivasi kerja, ketepatan dan ketelitian kerja, observasi organisasi dan manajemen, kegiatan produktif, pengenalan produksi dan mesin produksi, tahapan produksi dan kegiatan produksi, komunikasi, observasi proses komunikasi, penghayatan proses komunikasi. kerja sama, observasi proses kerja sama di industri, kerja sama dengan pekerja, pembimbing dan atasan, serta pertemuan yang terencana.
Mata kuliah ini membahas pengorganisasian kegiatan survei tanah mulai persiapan sampai pembuatan dokumen perencanaan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini akan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa, yang mencakup: i) pengertian, ruang lingkup, kegunaan, dan pengembangan survei tanah dan evaluasi lahan dalam bidang pertanian maupun pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan; ii) prinsip dan metodologi survei tanah yang meliputi deskripsi, klasifikasi, dan pemetaan serta persiapan, pelaksanaan, pengolahan, dan interpretasi data; iii) berbagai pendekatan dalam evaluasi lahan: klasifikasi kemampuan lahan, klasifikasi kesesuaian lahan untuk tipe penggunaan lahan tertentu (pertanian, kehutanan, perikanan), klasifikasi kapabilitas kesuburan tanah (FCC), dan klasifikasi kesesuaian lahan untuk keperluan nonpertanian.
Mata kuliah ini membahas konsep dan prinsip dasar dalam pengindraan jarak jauh dan SIG serta penerapannya dalam bidang pertanian, terutama di wilayah perdesaan, pesisir, dan pulau-pulau kecil di Sulawesi Tenggara dan Indonesia. Penguasaan bidang ilmu pengetahuan pengindraan jarak jauh (indraja) dan SIG tercermin dalam materi pembahasan tentang sejarah indraja dan SIG. Dasar-dasar interpretasi foto udara. Sistem informasi potensi data fisik dan lingkungan yang tidak dilakukan secara kontak langsung dengan objek, menginterpretasi corak, pola, dan tekstur yang diperoleh melalui platform sehingga dapat mengungkapkan bentukan alam, penggunaan lahan, dan karakteristik lainnya dalam hubungannya dengan perencanaan di bidang pertanian. Penguasaan bidang keterampilan kerja tercermin dalam materi pendekatan mempelajari indraja dan SIG, pemodelan perencanaan lahan, dan tata guna lahan.
Mata kuliah ini membahas mengenai batasan dan ruang lingkup pengelolaan lahan, permasalahan dan prinsip dasar pengelolaan lahan kering, pengelolaan lahan kering dataran tinggi (vulkanik dan nonvulkanik), lahan kering dataran rendah (ultisol dan inceptisol), permasalahan dan prinsip dasar pengelolaan lahan basah, pengelolaan lahan sawah dataran tinggi dan dataran rendah, pengelolaan lahan rawa dataran tinggi dan dataran rendah, pengelolaan lahan pasang surut dan lahan berpirit, pengelolaan lahan gambut reklamasi dan pengelolaan lahan bekas tambang, reklamasi dan pengelolaan lahan tercemar limbah b3, pengelolaan lahan karst (vertisol), lahan berpasir (entisol), dan lahan spodik (spodosol), reklamasi dan pengelolaan lahan marginal (lahan rapuh) dan lahan kritis tererosi berat, dan pengelolaan lahan perkebunan berkelanjutan.
Mata kuliah ini mengasah kemampuan menerapkan dan mengembangkan wawasan global dalam bidang keilmuan dan lintas keilmuan.
Mata kuliah ini membahas ruang lingkup pertanian berkelanjutan, integrated crop management yang meliputi pengelolaan tanah terpadu, pengelolaan hama penyakit terpadu, dan pengelolaan lingkungan (ekosistem dan agroekosistem), prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, pengembangan bioenergi dan prinsip-prinsipnya, serta pengembangan pasar dalam sistem pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas faktor dan proses pembentukan tanah, perkembangan klasifikasi tanah, metode klasifikasi tanah menurut sistem taksonomi tanah dan klasifikasi tanah nasional, serta memahami karakteristik ordo tanah dalam taksonomi tanah dan tanah antropogenik.
Mata kuliah ini menjelaskan pengertian AMDAL, metodologi studi AMDAL, dan undang-undang; peraturan pemerintah dan keputusan menteri yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan (udara, air, dan tanah). Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk memahami teknik pengelolaan limbah yang dihasilkan oleh industri pertanian/perkebunan (kelapa sawit, karet, dan tebu), dan alternatif pemanfaatan limbah tersebut dalam upaya menuju pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas limbah dengan mengaplikasikan konsep RSPO dan ISPO serta mengetahui sumber pencemar di lahan pertanian dan upaya pengelolaannya.
Mata kuliah ini membahas hubungan antar makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya di dalam sistem tanah.
Mata kuliah ini membahas batasan dan ruang lingkup agroforestri, jenis (klasifikasi) dan bentuk-bentuk, keuntungan dan kelemahan, kesesuaian lahan dan tanaman untuk sistem agroforestri, pengaruh agroforestri terhadap sifat tanah, limpasan permukaan dan erosi, keragaman hayati, iklim mikro, hidrologi, pengendalian pencemaran lingkungan, pengendalian emisi gas rumah kaca, total biomassa, sink karbon vegetasi dan tanah, persyaratan dan teknologi optimal penerapan tipe agrisilvikultur (alley cropping), silvopastural dan agrosilvopastural, agroaquaforestry (agroaquasilvikultur), dan silvofishery, tipe kebun pepohonan multispesies dan apicultural, agroforestri berbasis lahan pekarangan yang mendukung keragaman dan ketahanan pangan serta pendapatan keluarga, penerapan sistem agroforestri dalam upaya merehabilitasi lahan kritis dan mereklamasi lahan bekas tambang, dan pemberdayaan kawasan hutan berbasis sistem agroforestri dalam lingkup Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).
Mata kuliah ini membahas pengertian, prinsip, peluang, dan kendala penerapan sistem pertanian organik, perkembangan sistem pertanian dan peraturan pemerintah tentang sistem pertanian organik, pengelolaan tanah berkelanjutan dalam sistem pertanian organik, dan sistem pertanian terpadu.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan yang meliputi komoditi teh, tembakau, dan kakao, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini menjelaskan definisi pertanian perkotaan, dimensi pertanian perkotaan, kendala dan peluang pertanian perkotaan, keamanan pangan dan nutrisi, manajemen risiko kesehatan terkait pertanian perkotaan, kajian keamanan lingkungan pertanian perkotaan, tipe-tipe pertanian perkotaan, kajian sosial ekonomi pertanian perkotaan, dan pembuatan kebijakan pertanian perkotaan.
Mata kuliah ini membahas pengertian zat pengatur tumbuh dan hormon tanaman, mekanisme kerja hormon, biosintesis hormon tanaman, peranan hormon dalam pertumbuhan dan produksi tanaman, keterlibatan hormon dalam proses adaptasi tanaman, dan aplikasi ZPT dalam peningkatan produksi dan kualitas hasil tanaman.
Mata kuliah ini menjelaskan investigasi dan diagnosis suatu permasalahan kesehatan tanaman serta wadah penyaluran informasi tentang pengendaliannya. Klinik tanaman juga mempelajari peran dan fungsi yaitu seperti menghubungkan para petani dengan pakar di bidangnya.
Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik kerja di perusahaan/ instansi/unit usaha yang bergerak di bidang agroteknologi. Mata Kuliah ini mengajarkan wawasan agroteknologi, termasuk budaya kerja, disiplin terhadap peraturan dan waktu, kreativitas kerja, motivasi kerja, ketepatan dan ketelitian kerja, observasi organisasi dan manajemen, kegiatan produktif, pengenalan produksi dan mesin produksi, tahapan produksi dan kegiatan produksi, komunikasi, observasi proses komunikasi, penghayatan proses komunikasi. kerja sama, observasi proses kerja sama di industri, kerja sama dengan pekerja, pembimbing dan atasan, serta pertemuan yang terencana.
Mata kuliah ini membahas pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) oleh musuh alami atau agensia pengendali hayati. Namun dapat juga disebut mengendalikan penyakit dan hama tanaman secara biologi, yaitu dengan memanfaatkan musuh-musuh alami.
Mata kuliah ini membahas konsep ekologi dengan fokus organisme pengganggu tanaman (OPT), hubungan antara OPT dan lingkungan biotik dan lingkungan fisik, populasi dan komunitas OPT serta pengaruhnya terhadap proses ekosistem, interaksi antara OPT dan musuh alami, serta life system dan life table analysis.
Mata kuliah ini menjelaskan investigasi dan diagnosis suatu permasalahan kesehatan tanaman serta wadah penyaluran informasi tentang pengendaliannya. Klinik tanaman juga mempelajari peran dan fungsi yaitu seperti menghubungkan para petani dengan pakar di bidangnya.
Mata kuliah ini mengasah kemampuan menerapkan dan mengembangkan wawasan global dalam bidang keilmuan dan lintas keilmuan.
Mata kuliah ini membahas ruang lingkup pertanian berkelanjutan, integrated crop management yang meliputi pengelolaan tanah terpadu, pengelolaan hama penyakit terpadu, dan pengelolaan lingkungan (ekosistem dan agroekosistem), prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, pengembangan bioenergi dan prinsip-prinsipnya, serta pengembangan pasar dalam sistem pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas metode pengumpulan data primer, uji hipotesis multicontoh dan sidik ragam faktor tunggal, perbandingan berganda, sidik ragam multifaktor, sidik ragam tersarang, asumsi sidik ragam dan transformasi data, regresi dan korelasi berganda, uji kebaikan suai, dan analisis tabel kontingensi.
Mata kuliah ini membahas pengenalan hama dan penyakit penting yang mendominasi pada tanaman perkebunan disertai pengelolaan yang sesuai.
Mata kuliah ini mempelajari pembuatan biopestisida, mekanisme agen hayati patogen, mekanisme pengendalian agen hayati, substansi aktif, antibiosis, persyaratan untuk pengendalian agen hayati, penapisan (screening) mikroorganisme patogen, dan produksi massal agen biokontrol.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan yang meliputi komoditi teh, tembakau, dan kakao, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini menjelaskan definisi pertanian perkotaan, dimensi pertanian perkotaan, kendala dan peluang pertanian perkotaan, keamanan pangan dan nutrisi, manajemen risiko kesehatan terkait pertanian perkotaan, kajian keamanan lingkungan pertanian perkotaan, tipe-tipe pertanian perkotaan, kajian sosial ekonomi pertanian perkotaan, dan pembuatan kebijakan pertanian perkotaan.
Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar genetika perkembangan, pengendalian ekspresi genetik, aksi gen secara sekuensial dan diferensial mekanisme seluler perkembangan, diferensiasi sel dan pemeliharaan jaringan, kematian sel terprogram dan apoptosis, kanker, genetika perkembangan embrio tumbuhan, genetika molekuler pembungaan, genetika molekuler pematangan buah, dan genetika perkembangan biji.
Mata kuliah ini membahas pengertian zat pengatur tumbuh dan hormon tanaman, mekanisme kerja hormon, biosintesis hormon tanaman, peranan hormon dalam pertumbuhan dan produksi tanaman, keterlibatan hormon dalam proses adaptasi tanaman, dan aplikasi ZPT dalam peningkatan produksi dan kualitas hasil tanaman.
Mata kuliah ini menjelaskan pengertian AMDAL, metodologi studi AMDAL, dan undang-undang; peraturan pemerintah dan keputusan menteri yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan (udara, air, dan tanah). Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk memahami teknik pengelolaan limbah yang dihasilkan oleh industri pertanian/perkebunan (kelapa sawit, karet, dan tebu), dan alternatif pemanfaatan limbah tersebut dalam upaya menuju pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas limbah dengan mengaplikasikan konsep RSPO dan ISPO serta mengetahui sumber pencemar di lahan pertanian dan upaya pengelolaannya.
Mata kuliah ini membahas pengertian, prinsip, peluang, dan kendala penerapan sistem pertanian organik, perkembangan sistem pertanian dan peraturan pemerintah tentang sistem pertanian organik, pengelolaan tanah berkelanjutan dalam sistem pertanian organik, dan sistem pertanian terpadu.
Mata kuliah ini menjelaskan pengantar aplikasi prinsip-prinsip manajemen agribisnis dan keterampilan dalam konteks fungsi manajemen.
Mata kuliah ini menjelaskan agroindustri, strategi pengembangan agroindustri, dan agroindustri karet, kelapa sawit/kelapa, kakao, kopi, teh, tembakau, pangan, dan hortikultura.
Mata kuliah ini menjelaskan konsep-konsep dan prinsip evaluasi penyuluhan pertanian agar mahasiswa dapat menerapkan evaluasi penyuluhan pertanian sebagai salah satu bagian dari satu tugas pokok setiap penyuluh pertanian sebagai edukator bagi petani dan anggota keluarganya agar program penyuluhan dapat disusun dan dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Mata kuliah ini menjelaskan ruang lingkup mesin dan peralatan, definisi mekanisasi pertanian, sumber-sumber tenaga pertanian, motor bakar, tenaga dan efisiensi motor bakar, serta alat-alat/mesin pengolahan tanah, penanaman, perawatan tanaman, dan pemanenan.
Mata kuliah ini membahas konsep hubungan air, tanah, dan tanaman, kebutuhan air tanaman, kebutuhan air irigasi, dan macam bentuk efisiensi irigasi. Mata kuliah ini juga membahas metode-metode pemberian air irigasi, pengukuran debit di saluran irigasi, jaringan irigasi, dan sistem drainase pertanian.
Mata kuliah ini membahas unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman serta proses siklus hara-hara tersebut di alam dan kaitannya dengan pertumbuhan tanaman.
Mata kuliah ini membahas filosofi ilmu arsitektur lanskap yang meliputi teori mengenai sejarah pertamanan dan ilmu arsitektur lanskap termasuk perkembangannya, karakteristik dan elemen dalam lanskap, serta memahami konsep analisis tapak dan menerapkannya dalam proses perencanaan, reka bentuk, maupun pengelolaan lanskap yang lestari
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman penghasil serat, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman lokal endemik yang meliputi komoditi andaliman, kemenyan, kapur barus, dan aren, mulai dari syarat tumbuh, persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas sejarah dan pengertian teknologi budidaya tanah, macam media tanah, jenis tanaman yang dapat dibudidayakan tanpa tanah, konsep green house, teknik budidaya tanpa tanah, sistem hidroponik apung, sistem hidroponik tetes, sistem hidroponik aeroponik, bahan dan nutrisi tanaman, serta prospek produksi tanpa tanah dalam bidang pertanian.
Mata kuliah ini mempelajari dasar-dasar budidaya tanaman dalam pengadaan pangan dan energi, mulai dari bahan pertanaman, pembiakan tanaman, pengolahan tanah, pengairan lahan dan pemupukan, sistem pertanaman, pengendalian hama terpadu, hasil panen, dan penanganan hasil panen.
Mata kuliah ini membahas prinsip dan strategi dalam pemuliaan tanaman hortikultura (sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias), serta cara perbanyakannya.
Mata kuliah ini menjelaskan sejarah singkat pemupukan dan peranan pupuk dalam usaha pertanian intensif dalam tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai) dan perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao, dan kopi), langkah menyusun rekomendasi pemupukan, menghitung takaran pupuk untuk berbagai pola tanaman pangan dan perkebunan, dasar pertimbangan pemupukan, dan nasib pupuk di dalam tanah (reaksi-reaksi pupuk).
Mata kuliah ini membahas pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) oleh musuh alami atau agensia pengendali hayati. Namun dapat juga disebut mengendalikan penyakit dan hama tanaman secara biologi, yaitu dengan memanfaatkan musuh-musuh alami.
Mata kuliah ini menjelaskan konsep-konsep dasar pertanian presisi, prosedur dalam pertanian presisi, alat-alat yang digunakan dalam pertanian presisi, konsep dan teori yang berkaitan dengan penilaian variabilitas, pengelolaan variabilitas, evaluasi pertanian presisi, dan hubungan antara pertanian presisi dengan dampak terhadap lingkungan.
Mata kuliah ini membahas tentang batasan dan ruang lingkup konservasi tanah dan air, klasifikasi kemampuan lahan, degradasi (kerusakan) tanah dan degradasi lahan, erosi (jenis, bentuk, faktor penyebab, dan pengukuran), sedimen dan sedimentasi, aliran sungai, teknik-teknik konservasi tanah (vegetatif, mekanik, dan kimia) yang diterapkan untuk dapat mengurangi besarnya nilai erosi pada lahan tertentu, serta metode konservasi air dan pemulihan kualitas air.
Mata kuliah ini membahas pengenalan hama dan penyakit penting yang mendominasi pada tanaman perkebunan disertai pengelolaan yang sesuai.
Mata kuliah ini membahas pengelolaan pestisida yang tepat dan benar serta mampu melakukan analisis terhadap persoalan nyata dan merekomendasikan penyelesaian dengan tepat, khususnya yang berhubungan dengan aplikasi pengelolaan pestisida, memiliki kemampuan bekerja di lapangan baik secara tim/sendiri, berdiskusi dengan petani, dan beraktivitas tinggi dan mampu mengembangkan praktik penggunaan pestisida dalam konsep pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini mempelajari dasar-dasar budidaya tanaman dalam pengadaan pangan dan energi, mulai dari bahan pertanaman, pembiakan tanaman, pengolahan tanah, pengairan lahan dan pemupukan, sistem pertanaman, pengendalian hama terpadu, hasil panen, dan penanganan hasil panen.
Mata kuliah ini membahas prinsip dan strategi dalam pemuliaan tanaman hortikultura (sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias), serta cara perbanyakannya.
Mata kuliah ini menjelaskan alasan perbanyakan vegetatif dan karakteristik klona dan menjelaskan prosedur pemuliaan pada beberapa tanaman membiak vegetatif.
Mata kuliah ini membahas proses adaptasi dan seleksi tanaman untuk mendapatkan tanaman varietas tahan cekaman lingkungan biotik dan abiotik.
Mata kuliah ini membahas teori dan praktik penggunaan teknik rekayasa genetika tanaman dalam hubungannya dengan bioteknologi pertanian. Prinsip dan dasar rekayasa genetika tanaman akan diperkenalkan dalam kegiatan perkuliahan. Pemakaian rekayasa genetika alami (Agrobacterium tumefaciens), teknik transfer gen menggunakan gene gun (particle bombardment), dan teknik yang lain untuk menghasilkan tanaman transgenik akan didiskusikan. Dalam kuliah dibicarakan pengenalan berbagai macam vektor plasmid dan gen marker yang dipakai dalam rekayasa genetika untuk mengatasi berbagai macam permasalahan di bidang pertanian, seperti tanaman yang tahan herbisida, tahan hama, tahan penyakit, dan dengan mutu biji dan mutu buah yang lebih baik, serta penggunaan rekayasa genetika dalam molecular farming.
Mata kuliah ini membahas konsep teknologi informasi dan penerapannya dalam berbagai bidang pemuliaan tanaman.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan meliputi komoditi kopi, tebu dan kelapa, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman pangan meliputi komoditi sorgum, berbagai jenis legume dan umbi-umbian, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman hortikultura berbagai jenis tanaman hias, dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas pengertian pupuk hayati, fungsi, jenis dan berbagai metode penggunaan pupuk hayati pada berbagai jenis lahan.
Mata kuliah ini membahas serangga berguna, budidaya serangga penghasil lak, budidaya serangga penghasil obat, budidaya serangga estetis, dan budidaya serangga agensial biological control.
Mata kuliah ini membahas pengenalan hama dan penyakit penting yang mendominasi pada tanaman perkebunan disertai pengelolaan yang sesuai.
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian, pengklasifikasian, kerusakan yang ditimbulkan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi hama dan penyakit pascapanen serta cara-cara pengendaliannya. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas tentang hama dan penyakit pascapanen pada beberapa komoditas simpanan.
Mata kuliah ini mempelajari dasar-dasar budidaya tanaman dalam pengadaan pangan dan energi, mulai dari bahan pertanaman, pembiakan tanaman, pengolahan tanah, pengairan lahan dan pemupukan, sistem pertanaman, pengendalian hama terpadu, hasil panen, dan penanganan hasil panen.
Mata kuliah ini menjelaskan sejarah singkat pemupukan dan peranan pupuk dalam usaha pertanian intensif dalam tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai) dan perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao, dan kopi), langkah menyusun rekomendasi pemupukan, menghitung takaran pupuk untuk berbagai pola tanaman pangan dan perkebunan, dasar pertimbangan pemupukan, dan nasib pupuk di dalam tanah (reaksi-reaksi pupuk).
Mata kuliah ini membahas sejarah kualitas dan kesehatan tanah, definisi kualitas dan kesehatan tanah, faktor kualitas tanah, faktor kesehatan tanah, hubungan kualitas dan kesehatan tanah terhadap pertanian berkelanjutan, kesehatan tanah dan perubahan iklim, indikator kualitas dan kesehatan tanah di bawah iklim yang berubah, pengelolaan tanah dan kesehatan tanah, serta rehabilitasi tanah terdegradasi dan kesehatan tanah.
Mata kuliah ini menjelaskan pentingnya pendekatan multidisiplin penerapan ilmu tanah dalam perencanaan dan pengembangan wilayah, ruang lingkup dasar-dasar perencanaan dan pengembangan wilayah, tipologi wilayah, komponen-komponen wilayah, esensi pengembangan wilayah, mekanisme pengembangan wilayah, metode analisis wilayah, pendekatan perencanaan wilayah, indikator keberhasilan pembangunan, serta potensi dan kendala wilayah.
Mata kuliah ini membahas aspek-aspek yang berkaitan dengan pengelolaan DAS, meliputi hujan, intersepsi, infiltrasi, evapotranspirasi, aliran permukaan, erosi, banjir, hidrograf, hidrograf satuan, serta penggunaan prinsip-prinsip pengelolaan tanah dalam menganalisis daerah aliran sungai.
Mata kuliah ini membahas pengertian pupuk hayati, fungsi, jenis dan berbagai metode penggunaan pupuk hayati pada berbagai jenis lahan.
Mata kuliah ini menjelaskan konsep-konsep dasar pertanian presisi, prosedur dalam pertanian presisi, alat-alat yang digunakan dalam pertanian presisi, konsep dan teori yang berkaitan dengan penilaian variabilitas, pengelolaan variabilitas, evaluasi pertanian presisi, dan hubungan antara pertanian presisi dengan dampak terhadap lingkungan.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan meliputi komoditi kopi, tebu dan kelapa, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman pangan meliputi komoditi sorgum, berbagai jenis legume dan umbi-umbian, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman hortikultura berbagai jenis tanaman hias, dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas pengertian teknologi benih, perkecambahan benih dan faktor yang memengaruhinya, pengujian mutu fisik dan fisiologis benih, panen dan pemrosesan benih, dormansi benih, penyimpanan benih, pemasaran benih, serta produksi dan sertifikasi benih.
Mata kuliah ini membahas serangga berguna, budidaya serangga penghasil lak, budidaya serangga penghasil obat, budidaya serangga estetis, dan budidaya serangga agensial biological control.
Mata kuliah ini membahas pengenalan hama dan penyakit penting yang mendominasi pada tanaman perkebunan disertai pengelolaan yang sesuai.
Mata kuliah ini membahas pengelolaan pestisida yang tepat dan benar serta mampu melakukan analisis terhadap persoalan nyata dan merekomendasikan penyelesaian dengan tepat, khususnya yang berhubungan dengan aplikasi pengelolaan pestisida, memiliki kemampuan bekerja di lapangan baik secara tim/sendiri, berdiskusi dengan petani, dan beraktivitas tinggi dan mampu mengembangkan praktik penggunaan pestisida dalam konsep pertanian berkelanjutan.
Mata kuliah ini mempelajari dasar-dasar budidaya tanaman dalam pengadaan pangan dan energi, mulai dari bahan pertanaman, pembiakan tanaman, pengolahan tanah, pengairan lahan dan pemupukan, sistem pertanaman, pengendalian hama terpadu, hasil panen, dan penanganan hasil panen.
Mata kuliah ini membahas mengenai pengenalan hama dan penyakit penting (yang mendominasi) pada tanaman pangan dan hortikultura disertai pengelolaan yang sesuai.
Mata kuliah ini membahas serangga berguna, budidaya serangga penghasil lak, budidaya serangga penghasil obat, budidaya serangga estetis, dan budidaya serangga agensial biological control.
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian, pengklasifikasian, kerusakan yang ditimbulkan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi hama dan penyakit pascapanen serta cara-cara pengendaliannya. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas tentang hama dan penyakit pascapanen pada beberapa komoditas simpanan.
Mata kuliah ini membahas pengertian karantina, arti penting karantina dalam lintas perdagangan tanaman, produksi pertanian pada tingkat nasional dan internasional, peraturan dan prosedur karantina, sanitary and phytosanitary (SPS), analisis risiko OPT, dan kerja sama internasional.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman perkebunan meliputi komoditi kopi, tebu dan kelapa, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman pangan meliputi komoditi sorgum, berbagai jenis legume dan umbi-umbian, mulai dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas budidaya tanaman hortikultura berbagai jenis tanaman hias, dari persiapan bahan tanam, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen.
Mata kuliah ini membahas pengertian teknologi benih, perkecambahan benih dan faktor yang memengaruhinya, pengujian mutu fisik dan fisiologis benih, panen dan pemrosesan benih, dormansi benih, penyimpanan benih, pemasaran benih, serta produksi dan sertifikasi benih.
Mata kuliah ini membahas tentang tumbuhan yang mengganggu dan merugikan pertanian, ekologi gulma, fisiologi gulma, gulma-gulma penting di lahan pertanian, tumbuhan invasif dan pengelolaannya, serta pengendalian dan pengelolaan gulma (teknik-teknik pengendalian, cara kerja herbisida, ekologi, dan resistensi).
Mata kuliah ini menjelaskan konsep-konsep dasar pertanian presisi, prosedur dalam pertanian presisi, alat-alat yang digunakan dalam pertanian presisi, konsep dan teori yang berkaitan dengan penilaian variabilitas, pengelolaan variabilitas, evaluasi pertanian presisi, dan hubungan antara pertanian presisi dengan dampak terhadap lingkungan.
Mata kuliah ini membahas konsep dasar dan ruang lingkup pemasaran, pasar dan perilakunya, barang, harga, saluran distribusi, promosi, riset pemasaran dan sistem informasi pemasaran, serta perencanaan strategi pemasaran.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui peran dan manfaat sistem integrasi, peran dan manfaat sistem integrasi, model /desain integrasi, model/desain integrasi peternakan, perikanan, dan perkebunan, cooperative learning, cara melakukan evaluasi kesesuaian lahan, evaluasi kesesuaian lahan, dan pengelolaan tanaman terpadu.
Seminar proposal memberikan gambaran yang detail tentang rencana kegiatan yang tertuang pada proposal skripsi dan mempresentasikannya.
Seminar hasil memberikan gambaran yang detail tentang hasil penelitian yang tertuang pada skripsi dan mempresentasikannya.
Skripsi adalah pelaksanaan penelitian berbasis sumber daya lokal dalam rangka penerapan teori serta daya inovasi dalam bidang agroteknologi. Mahasiswa memaparkan hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan yang meliputi latar belakang, tujuan, hipotesis, kegunaan, tinjauan pustaka, bahan dan metode, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.
Jadwal Kuliah
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa Program Sarjana Agroteknologi USU dapat menggali pengalaman langsung melalui program kerja sama dengan lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan perusahaan pertanian. Mereka diharapkan mampu mengaplikasikan teori agroteknologi untuk menyelesaikan masalah di bidang ini dan mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Kurikulum yang disusun oleh program studi juga mendorong mahasiswa untuk mandiri dan menciptakan peluang kerja dengan berwirausaha di bidang perkebunan dan hortikultura, baik dalam skala kecil maupun besar.
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu menginternaslisasi tata nilai BINTANG dalam mengembangkan kemampuan diri sebagai pembelajar sepanjang hayat di bidang agroteknologi. |
| 2 | Mampu mengaplikasikan teori agroteknologi untuk menciptakan sistem pertanian berkelanjutan. |
| 3 | Mampu menyelesaikan masalah di bidang agroteknologi dengan memperhatikan faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, sosial budaya, dan lingkungan. |
| 4 | Mampu mengaplikasikan teori agroteknologi dalam manajemen komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, karet dan kopi, serta hortikultura dalam pengelolaan SDA dan SDM lokal. |
| 5 | Mampu menerapkan metode penelitian dalam mengidentifikasi permasalahan di bidang agroteknologi. |
| 6 | Mampu menerapkan teori komunikasi, pengaplikasian teknologi informasi, dan publikasi di bidang agroteknologi dalam situasi akademis dan nonakademis, baik secara lisan maupun tulisan. |
| 7 | Mampu menciptakan usaha pada bidang perkebunan dan hortikultura dalam skala kecil maupun besar secara mandiri. |
| 8 | Mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menciptakan inovasi dan berkontribusi di bidang agroteknologi |
| 9 | Mampu mengembangkan wawasan global untuk mengembangkan karakter dan potensi diri sesuai dengan bidang keilmuan maupun lintas disiplin ilmu. |
Kalender Akademik
Anda dapat melihat kalender akademik Fakultas Pertanian USU di bawah ini.
Jadwal Ujian
Anda dapat melihat jadwal Ujian Fakultas Pertanian USU di bawah ini.