home icon
search icon
menu icon

Agroteknologi

Program Studi Sarjana (S-1)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.

ornament

Peminatan

Berikut adalah daftar peminatan yang terdapat pada Program Sarjana Agroteknologi

Ilmu Tanah

Ilmu Tanah

Ilmu Tanah merupakan kelompok keilmuan yang memfokuskan pada pemahaman dan aplikasi ilmiah mengenai sifat, komposisi, struktur, dan proses yang terjadi di dalam tanah. Program Sarjana Agroteknologi membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang mendalam tentang ilmu tanah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Selama program, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek ilmu tanah, seperti sifat fisik, kimia, biologi, dan mineralogi tanah. Mereka akan memahami keterkaitan antara karakteristik tanah dengan pertumbuhan tanaman, penyerapan nutrisi, dan siklus unsur hara. Teknik-teknik analisis tanah dan interpretasi hasil analisis menjadi bagian penting dari program ini. Tujuan utama dari kelompok keilmuan Ilmu Tanah adalah untuk memastikan mahasiswa memahami bagaimana mengoptimalkan kondisi tanah untuk pertumbuhan tanaman yang optimal. Hal ini termasuk peningkatan kesuburan tanah, pengelolaan air dan drainase, serta perlindungan tanah dari degradasi dan erosi. Mahasiswa juga diajarkan untuk menerapkan teknologi-teknologi modern dalam pengelolaan tanah guna mendukung pertanian yang berkelanjutan. Selain itu, mahasiswa akan terlibat dalam penelitian dan eksperimen yang terkait dengan ilmu tanah, seperti pengembangan pupuk organik, analisis tingkat keasaman tanah (pH), dan studi mengenai pemuliaan tanaman yang sesuai dengan karakteristik tanah tertentu. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman secara efektif dan efisien.
Agronomi

Agronomi

Agronomi dalam Program Sarjana Agroteknologi merupakan fokus studi yang menekankan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman dalam konteks pertanian modern. Program ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi ahli yang memahami secara mendalam tentang tanaman, agroekosistem, dan teknologi pertanian yang inovatif. Selama program, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek agronomi, seperti sistem tanam, pengelolaan tanaman, perawatan tanaman, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman. Mereka akan memahami prinsip-prinsip pertumbuhan tanaman, fisiologi tanaman, pemuliaan tanaman, pengelolaan gulma, dan manajemen hara tanaman. Selain itu, mahasiswa akan memahami pentingnya faktor lingkungan, termasuk iklim dan tanah, dalam pertumbuhan dan produksi tanaman. Tujuan utama dari kelompok keilmuan Agronomi adalah untuk menciptakan lulusan yang mampu merencanakan, mengelola, dan mengoptimalkan produksi tanaman secara efisien dan berkelanjutan. Mahasiswa dilatih untuk menerapkan teknologi-teknologi modern dalam pertanian, termasuk penggunaan pupuk, pestisida, dan teknik irigasi yang tepat guna. Mahasiswa juga akan terlibat dalam penelitian, eksperimen, dan praktik lapangan untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan konsep-konsep agronomi dalam situasi dunia nyata. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan praktis dan kemampuan analitis yang diperlukan untuk mengatasi permasalahan pertanian terkini.
Hama dan Penyakit Tanaman

Hama dan Penyakit Tanaman

Hama dan Penyakit Tanaman dalam Program Sarjana Agroteknologi merupakan fokus studi yang menekankan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan hama serta penyakit yang dapat mempengaruhi tanaman pertanian. Program ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi ahli yang memahami secara mendalam tentang klasifikasi hama, penyakit tanaman, serta strategi pengendalian yang efektif. Selama program, mahasiswa akan mempelajari berbagai jenis hama dan penyakit tanaman, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran dan perkembangan mereka. Mereka akan memahami cara mengidentifikasi gejala, siklus hidup, dan metode penyebaran hama dan penyakit tanaman. Selain itu, mahasiswa akan mempelajari teknik-teknik pengendalian yang dapat berupa penggunaan agen hayati, pestisida, tanaman tahan penyakit, atau praktik budidaya yang ramah lingkungan. Tujuan utama dari kelompok keilmuan Hama dan Penyakit Tanaman adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa untuk mengatasi tantangan utama dalam pertanian terkait hama dan penyakit tanaman. Mahasiswa dilatih untuk merancang strategi pengendalian yang sesuai, memantau populasi hama dan penyakit, dan memberikan rekomendasi tindakan yang tepat kepada petani. Mahasiswa juga akan terlibat dalam penelitian dan pemantauan lapangan untuk memahami lebih dalam dinamika hama dan penyakit tanaman serta mengembangkan solusi yang inovatif. Hal ini memungkinkan mereka untuk berkontribusi dalam mengurangi kerugian hasil panen, meningkatkan produktivitas pertanian, dan menciptakan pertanian yang berkelanjutan.
Pemuliaan Tanaman

Pemuliaan Tanaman

Pemuliaan Tanaman dalam Program Sarjana Agroteknologi adalah bidang studi yang memfokuskan pada pengembangan dan peningkatan kualitas tanaman pertanian. Program ini memberikan pengetahuan mendalam tentang teknik perbanyakan tanaman, pemuliaan varietas, dan pengembangan kultivar unggul. Selama program, mahasiswa mempelajari prinsip-prinsip genetika tanaman, teknik pemuliaan tanaman, pemilihan sumber daya genetik yang berkualitas, serta penanganan dan perawatan benih. Mereka juga memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, termasuk adaptasi terhadap lingkungan. Tujuan utama kelompok keilmuan ini adalah menciptakan varietas tanaman yang unggul, baik dari segi produktivitas, daya tahan terhadap hama dan penyakit, kualitas, maupun kecocokan dengan kondisi lingkungan tertentu. Mahasiswa juga diajarkan untuk mengidentifikasi karakteristik yang diinginkan pada tanaman, melakukan penyerbukan silang, dan menggunakan metode inovatif seperti rekayasa genetika untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Mahasiswa dilatih untuk melakukan riset, eksperimen lapangan, dan analisis data guna mengembangkan kultivar yang lebih baik. Mereka juga memahami etika dalam pemuliaan tanaman, termasuk keamanan pangan dan dampak lingkungan dari teknologi pemuliaan.
ornament

Kurikulum

Berikut ini adalah daftar lengkap mata kuliah yang akan diambil pada setiap semester.

Kode Mata Kuliah :
Semua expand_more
Cari Mata Kuliah
ornament

Jadwal Kuliah

Alternative text - include a link to the PDF!

ornament

Biaya Studi

Berikut adalah biaya studi Program Studi S1 Agroteknologi
Program Sarjana Jalur SNBP & SNBT
UKT Kelompok I Rp500.000
UKT Kelompok II Rp1.000.000
UKT Kelompok III Rp2.000.000
UKT Kelompok IV Rp3.000.000
UKT Kelompok V Rp4.600.000
UKT Kelompok VI Rp5.200.000
UKT Kelompok VII Rp7.400.000
UKT Kelompok VIII Rp9.600.000
Program Sarjana Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 1 Rp500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2 Rp1.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 3 Rp2.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Rp2.500.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 5 Rp3.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 6 Rp4.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 7 Rp5.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 8 Rp6.000.000
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 9 Rp9.000.000
UKT dibayarkan setiap semester selama masa studi
Program Sarjana Iuran Pengembangan Institusi (IPI) (Khusus Jalur Mandiri)
Rp15.000.000 Sekali Bayar
ornament

Capaian Pembelajaran

Mahasiswa Program Sarjana Agroteknologi USU dapat menggali pengalaman langsung melalui program kerja sama dengan lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan perusahaan pertanian. Mereka diharapkan mampu mengaplikasikan teori agroteknologi untuk menyelesaikan masalah di bidang ini dan mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Kurikulum yang disusun oleh program studi juga mendorong mahasiswa untuk mandiri dan menciptakan peluang kerja dengan berwirausaha di bidang perkebunan dan hortikultura, baik dalam skala kecil maupun besar.

Capaian Pembelajaran
1 Mampu menginternaslisasi tata nilai BINTANG dalam mengembangkan kemampuan diri sebagai pembelajar sepanjang hayat di bidang agroteknologi.
2 Mampu mengaplikasikan teori agroteknologi untuk menciptakan sistem pertanian berkelanjutan.
3 Mampu menyelesaikan masalah di bidang agroteknologi dengan memperhatikan faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, sosial budaya, dan lingkungan.
4 Mampu mengaplikasikan teori agroteknologi dalam manajemen komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, karet dan kopi, serta hortikultura dalam pengelolaan SDA dan SDM lokal.
5 Mampu menerapkan metode penelitian dalam mengidentifikasi permasalahan di bidang agroteknologi.
6 Mampu menerapkan teori komunikasi, pengaplikasian teknologi informasi, dan publikasi di bidang agroteknologi dalam situasi akademis dan nonakademis, baik secara lisan maupun tulisan.
7 Mampu menciptakan usaha pada bidang perkebunan dan hortikultura dalam skala kecil maupun besar secara mandiri.
8 Mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menciptakan inovasi dan berkontribusi di bidang agroteknologi
9 Mampu mengembangkan wawasan global untuk mengembangkan karakter dan potensi diri sesuai dengan bidang keilmuan maupun lintas disiplin ilmu.
ornament

Modul Mata Kuliah

Judul Deskripsi Tautan
Buku Modul Program Sarjana Agroteknologi -