Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Mata kuliah ini membahas pemahaman tentang hakikat manusia dan alam semesta (ayat kauniyah dan tanziliyah). Ayat tanziliyah meliputi aqidah, syariah, akhlak, dan sejarah Islam. Penekanan utama ada pada aplikasi ajaran tersebut pada tingkah laku keseharian.
Mata kuliah ini membahas penerapan dasar iman Kristen dan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaan terhadap sesama dan lingkungan hidupnya.
Mata kuliah ini membahas konsep beriman dalam gereja, hidup menggereja, dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi seseorang sarjana Katolik bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya.
Mata kuliah ini membahas pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama Hindu, mempertebal keimanan dan keyakinan, sejarah perkembangan Hindu, Weda, dasar kepercayaan Hindu, teknik untuk mencapai tujuan agama, filsafat Hindu, etika Hindu, Yadnya, kemasyarakatan Hindu, dan dasar kepemimpinan Hindu.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok agama Buddha dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok agama Konghucu dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas ajaran-ajaran pokok Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupannya sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas fungsi dan landasan, pertumbuhan dan paham kebangsaan Indonesia, Pancasila dan UUD 1945, sistem pemerintahan, ideologi moral, batasan kewarganegaraan, HAM dan demokrasi serta hak kewajiban warga negara, wawasan nusantara dan dasar pemikiran, tujuan wawasan nusantara dan unsur dasar, ketahanan nasional, dan pokok pemikiran tentang ketahanan nasional.
Mata kuliah ini membahas turunan dan penggunaan turunan, integral dan penggunaan integral, teknik pengintegralan, dan pengantar persamaan diferensial.
Mata kuliah ini membahas unsur dan senyawa, stoikiometri, sistem berkala, konfigurasi elektron, atom dan molekul, hibridisasi dan resonansi, gas dan hukum-hukum gas, zat cair dan tekanan uap, larutan, jenis-jenis larutan, sifat koligatif larutan, kesetimbangan dalam larutan, dan pH.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Dasar Ilmu Peternakan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan jenis-jenis hewan ternak, potensi dan peranan bidang peternakan bagi manusia, industri peternakan, pengaruh lingkungan terhadap ternak, tingkah laku ternak, reproduksi ternak, identifikasi dan pendugaan umur ternak, handling, restraint, body scoring, judging, sapta usaha peternakan, dan prospek usaha bidang peternakan.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Ekonomi Perusahaan Peternakan, mahasiswa akan dapat menjelaskan perkembangan ilmu ekonomi pada bidang peternakan, produksi, proses produksi, pasar, tingkat kemakmuran, kebijakan pemerintah, uang, dan perbankan.
Setelah mengikuti mata kuliah Dasar Manajemen Peternakan, mahasiswa akan dapat menjelaskan manajemen sebagai ilmu/seni dalam praktik, pemimpin dan kepemimpinan, demikian pula dalam hal pengambilan keputusan, koordinasi, komunikasi, dan pendelegasian wewenang, serta pendekatan fungsi dalam manajemen peternakan.
Mata kuliah ini membahas landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila, Pancasila dalam konteks 49 sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai sistem filsafat, Pancasila sebagai etika politik dan ideologi nasional, Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia, dan Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas bahasa sebagai alat komunikasi lisan dan tulisan, perkalimatan (struktur dan efektivitas), ejaan komposisi, diksi, penalaran, paragraf, dan penulisan karya ilmiah.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak, mahasiswa akan dapat menjelaskan manfaat ilmu nutrisi ternak, komposisi dan fungsi nutrien untuk ternak, proses pencernaan, metabolisme, serta kebutuhan nutrisi ternak dan evaluasi daya cernanya.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Genetika Ternak, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian, kegunaan genetik, materi genetik, variasi sifat, prinsip pewarisan sifat, interaksi gen, gen berangkai, peta kromosom, penentuan kelamin, teori kemungkinan, genetika populasi, dan rekayasa genetik.
Setelah mengikuti mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Ternak, mahasiswa dapat menjelaskan sistem anatomi dan fisiologi dari seluruh sistem pada tubuh ternak unggas, nonruminansia, dan ruminansia.
Setelah mengikuti mata kuliah Klimatologi dan Lingkungan Ternak, mahasiswa dapat memahami aspek-aspek penting dari lingkungan yang memengaruhi dan dibutuhkan dalam usaha peternakan sapi perah, sapi potong, dan ternak unggas agar terciptanya peternakan yang berkualitas.
Setelah mengikuti mata kuliah Perundang-undangan dan KPP, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang visi, misi, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan peternakan serta peraturan perundangan yang berkaitan dalam penyelenggaraan kegiatannya, baik subsistem hulu, on farm/usaha ternak, hilir, dan subsistem pendukung.
Setelah mengikuti mata kuliah Penyuluhan dan Komunikasi Peternakan, mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan tujuan penyuluhan dan komunikasi, menguasai dasar-dasar keterampilan komunikasi sebagai seorang penyuluh, memahami beberapa model kegiatan penyuluhan dan komunikasi dalam masyarakat, dan memahami kelembagaan penyuluhan peternakan.
Setelah mengikuti mata kuliah Bahan Pakan dan Formulasi Ransum, mahasiswa akan dapat mengklasifikasi bahan pakan dan kandungan nutrisinya dalam penggunaannya untuk penyusunan ransum ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Kesehatan Masyarakat Veteriner, mahasiswa akan dapat menjelaskan konsep, landasan hukum, fungsi, tujuan, berbagai permasalahan dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat veteriner, serta menganalisis berbagai pengawasan, identifikasi dan pemeriksaan terhadap bahan pangan daging, telur dan susu yang dianggap dapat menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Ilmu Pemuliaan Ternak, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan peranan ilmu pemuliaan, sifat kualitatif, sifat kuantitatif, parameter genetik, dan sistem perkawinan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Ilmu Reproduksi Ternak, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan sistem reproduksi, proses perkembangbiakan, dan upaya peningkatan efisiensi reproduksi pada ternak.
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar mampu menjelaskan berbagai jenis tanaman pakan, termasuk tanaman rumput, leguminosa, dan non-rumput serta non-leguminosa, nilai gizi, dan manfaat tanaman tersebut bagi ternak ruminansia. Materi meliputi teknik pengawetan hijauan seperti silase, hay, dan amoniasi, cara penyajian hijauan yang efektif untuk ternak, serta peran penting tanaman pakan dalam sistem produksi ternak secara berkelanjutan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Aneka Ternak dan Satwa Harapan, mahasiswa dapat menjelaskan konsep, landasan hukum, fungsi, tujuan, berbagai permasalahan dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat veteriner, serta menganalisis berbagai pengawasan, identifikasi dan pemeriksaan terhadap bahan pangan daging, telur dan susu yang dianggap dapat menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat.
Setelah mengikuti mata kuliah Produksi Ternak Unggas, mahasiswa dapat menjelaskan manajemen pemeliharaan pada ternak unggas berdasarkan tujuan pemeliharaannya meliputi penyusunan ransum, perencanaan perkandangan, dan program pencegahan penyakit.
Setelah mengikuti mata kuliah Produksi Ternak Perah, mahasiswa dapat menjelaskan bangsa-bangsa ternak perah, anatomi kelenjar susu, histologi kelenjar susu, fisiologi kelenjar susu, biosintesis susu, sekresi komponen susu, manajemen pemeliharaan ternak perah, pakan ternak perah, perkandangan, manajemen pemerahan dan faktor yang mempengaruhi produksi, serta mampu membuat perencanaan usaha ternak perah.
Setelah mengikuti mata kuliah Produksi Ternak Potong dan Kerja, mahasiswa dapat menjelaskan produksi ternak potong dan kerja dari proses pembibitan sampai produk hasil dari ternak potong.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Pengetahuan Hasil Ternak, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dasar-dasar teknologi hasil ternak yang meliputi komposisi, sifat fisik, dan sifat kimia, serta melakukan pengukuran kualitas dari hasil ternak beserta ikutannya dan mengetahui dasar-dasar proses yang diperlukan dalam proses penanganan, pengawetan, dan pengolahan hasil ternak/ikutannya.
Mahasiswa dapat memilih salah satu kelas berikut: Aksara Melayu, Berpantun dan Bersyair, Etnisitas, Tradisi Lisan, Tradisi Tulisan, Hukum Adat, Kemampuan Berbahasa Batak/Mandailing/Karo/Dairi/ Nias, Kemampuan Berbahasa Melayu, Folklor Batak/Mandailing/Karo/Dairi/Nias, Folklor Melayu, Etnobotani, Ekowisata, Arsitektur dan Antropologi, Komunikasi Pariwisata, Sosiologi Maritim, Seni Budaya dan Kepariwisataan, Masyarakat dan Kebudayaan Indonesia, atau Sejarah Sumatera Utara.
Mahasiswa dapat memilih salah satu dari kelas seni berikut: Musikologi Batak Toba, Musikologi Mandailing, Musikologi Karo, Musikologi Dairi, Musikologi Nias, Musikologi Melayu, Gamelan, Paduan Suara, Tari Melayu, Tari Jawa, Tari Minang, atau Tari Aceh dan salah satu dari kelas kebugaran berikut: Sepak Bola, Bulu Tangkis, Tenis, Tenis Meja, Silat, Bola Voli, atau Bola Basket.
Mahasiswa dapat memilih salah satu dari kelas berikut: Bahasa Inggris (Percakapan), Bahasa Mandarin (Percakapan), Bahasa Arab (Percakapan), Bahasa Jepang (Percakapan), TOEFL Preparation, IELTS Preparation, Bahasa Inggris untuk Bisnis, atau Bahasa Inggris untuk Akademik.
Mahasiswa dapat memilih salah satu dari pilihan kelas berikut: Statistika, Manajemen Basis Data, Pengantar Teknologi Informasi, Dasar Pemrograman, Pemrograman Web, Struktur Data dan Algoritma, Interaksi Manusia dan Komputer, Sistem Basis Data, Sistem Operasi, Arsitektur Data, Arsitektur Informasi, Mobile Programming, Pemrograman Visual, Industri Media Kreatif (Desain Grafis), atau Komunikasi Digital dan New Media.
Mata kuliah Industri Makanan Ternak merupakan mata kuliah yang mempelajari sejarah perkembangan industri pakan, klasifikasi industri, perencanaan pendirian industri pakan, manajemen industri makanan ternak, alur proses produksi pakan di pabrik pakan ternak, peluang dan ancaman dalam pengembangan industri makanan ternak, serta aspek kelayakan dan peraturan terkait industri makanan ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Mikrobiologi Nutrisi, mahasiswa dapat menjelaskan rumen dan ekosistem yang ada di dalamnya serta pengukuran kecernaan secara in vitro dan penggunaan probiotik dan prebiotik.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Integrasi Ternak dan Perkebunan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan sejarah integrasi ternak di perkebunan, potensi dan dampak ternak dalam ekosistem perkebunan, manajemen integrasi ternak dalam ekosistem perkebunan, industri peternakan berbasis perkebunan, analisis sosial ekonomi integrasi ternak pada perkebunan, dan penanganan limbah peternakan untuk perkebunan.
Setelah mengikuti mata kuliah Teknologi Pengolahan Limbah Peternakan, mahasiswa dapat mengaplikasikan aspek-aspek pengolahan limbah peternakan dalam peningkatan efisiensi produksi ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Metodologi Penelitian, mahasiswa dapat menyusun proposal penelitian untuk pelaksanaan penelitian sesuai metode ilmiah dalam rangka penyusunan skripsi, naskah publikasi, dan presentasi dengan baik.
Setelah mengikuti mata kuliah Agribisnis Peternakan, mahasiswa dapat menjelaskan konsep agribisnis peternakan dalam analisis kasus-kasus pengelolaan bisnis aneka komoditas peternakan.
Setelah mengikuti mata kuliah Rancangan Percobaan dan Analisis Data, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang pendekatan statistik dalam menganalisis hasil penelitian baik penelitian observasi maupun eksperimental.
Mahasiswa dapat memilih salah satu dari kelas berikut: Perdagangan Internasional, Hubungan Internasional, Hukum Internasional, Hukum Laut Internasional, Hukum Humaniter, Hukum Lingkungan Internasional, Bisnis Internasional, Pemasaran Global, atau Ilmu Lingkungan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Abatoir dan Teknik Pemotongan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan desain, tata ruang, kelengkapan abatoir, teknik pemotongan, pengertian retail dan kualitas karkas pada sapi, kambing, domba, babi, dan unggas, tata aturan pemotongan hewan, dan aturan dan pencernaan abatoir.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Tata Laksana Padang Penggembalaan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan beragam aspek yang terkait dengan lingkungan terhadap pembuatan padang penggembalaan, jenis tanaman dan aspek pemenuhan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pakan terhadap kebutuhan ternak yang digembalakan sehingga sebuah perencanaan dapat disusun.
Mata kuliah ini membahas keragaman genetik ternak lokal di Sumatera Utara, mencakup identifikasi, adaptasi, dan teknik konservasi plasma nutfah. Mahasiswa diharapkan memahami manfaat dan potensi ekonomi ternak lokal serta strategi pelestarian untuk mendukung keberlanjutannya sebagai aset sumber daya genetik.
Setelah mengikuti mata kuliah Analisis Dampak Lingkungan Peternakan, mahasiswa dapat mengaplikasikan aspek-aspek pengolahan limbah peternakan dalam peningkatan efisiensi produksi ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tingkah laku pada berbagai komoditas ternak, yang meliputi tingkah laku sosial, tingkah laku perawatan diri, tingkah laku perkembangan, tingkah laku reproduksi, tingkah laku induk-anak, tingkah laku abnormal, serta cara penanganannya (handling). Mata kuliah ini disampaikan dalam Bahasa Indonesia dan dilaksanakan sebanyak 14 kali pertemuan. Pertemuan tersebut terdiri atas pemaparan materi, metode studi kasus (case method), kuis, tugas, dan praktikum yang dilakukan secara luring maupun daring.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Produksi Babi dan Kelinci, mahasiswa dapat menjelaskan manajemen pemeliharaan pada ternak babi dan kelinci berdasarkan tujuan pemeliharaannya yang meliputi penyusunan ransum, perencanaan perkandangan, dan program pencegahan penyakit.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Ilmu Reproduksi Ternak, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan teknologi dalam sistem reproduksi ternak, proses perkembangbiakan, dan upaya peningkatan efisiensi reproduksi pada ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Rancang Bangun Kandang Peternakan pada semester VI, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, mahasiswa diharapkan mampu merumuskan dan memahami konsep rancang bangun kandang. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pembudidayaan ternak yang dapat memberikan keuntungan ekonomi yang tinggi.
Pada mata kuliah ini, mahasiswa mempelajari dan diharapkan mampu menjelaskan konsep dan ruang lingkup Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Materi yang dibahas mencakup teori kecelakaan kerja, faktor kimia, ergonomi, fisika, psikologi, dan biologi, job safety analysis, teknik identifikasi bahaya, program pencegahan kecelakaan kerja, mitigasi dan pengendalian risiko, sistem manajemen K3, pelaporan kecelakaan kerja, serta jaminan sosial tenaga kerja.
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa semester VI Program Studi Peternakan diharapkan mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menghitung berbagai jenis permasalahan terkait teknik dengan menerapkan dasar-dasar mekanika teknik, yaitu statika dan dinamika.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Pengawasan Mutu Pakan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan sifat bahan pakan, teknik penyimpanan, pengawetan, dan pengolahan pakan ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Teknik Penyimpanan Bahan Pakan, mahasiswa semester VI Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, diharapkan mampu menjelaskan teknik-teknik penyimpanan bahan pakan.
Setelah mengikuti mata kuliah Toksikologi Pakan semester VI, Program Studi Peternakan, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kandungan toksikologi yang terdapat pada bahan pakan, sehingga berguna untuk penyusunan ransum ternak.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak Unggas, mahasiswa dapat memahami aspek-aspek penting dalam pengaplikasian ilmu nutrisi dalam penyusunan ransum ternak unggas.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak Perah, mahasiswa dapat memahami aspek-aspek penting dalam pengaplikasian ilmu nutrisi dalam penyusunan ransum ternak perah.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Ilmu Nutrisi Ternak Potong, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan komponen, komposisi nutrien, dan kebutuhan ransum untuk ternak potong.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Nutrisi Nonruminansia, mahasiswa dapat memahami aspek-aspek penting dalam pengaplikasian ilmu nutrisi dalam penyusunan ransum nonruminansia.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu dan Teknologi Pengolahan Pakan, mahasiswa dapat menjelaskan konsep, landasan hukum, fungsi, tujuan, berbagai permasalahan dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat veteriner, serta menganalisis berbagai pengawasan, identifikasi dan pemeriksaan terhadap bahan pangan daging, telur dan susu yang dianggap dapat menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat.
Setelah mengikuti mata kuliah Ilmu Ekonomi Perusahaan Peternakan, mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian perusahaan dan dunia usaha serta lingkungan yang memengaruhi, ruang lingkup ekonomi perusahaan, prinsip-prinsip ekonomi dalam rumah tangga perusahaan, bentuk perusahaan, letak perusahaan, fungsi-fungsi yang harus dijalankan perusahaan, pembiayaan dalam perusahaan, analisis keuangan dalam perusahaan, serta risiko dan pengembangan perusahaan, terutama dalam bidang peternakan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Tata Niaga Peternakan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian, prinsip, strategi dan analisis pemasaran hasil ternak, menyadari pentingnya pemasaran untuk usaha peternakan, dan memiliki dasar kemampuan menentukan keputusan pemasaran hasil ternak terbaik.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Perencanaan dan Evaluasi Proyek Peternakan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan aspek-aspek perencanaan dan evaluasi proyek dalam peternakan yang meliputi kriteria investasi, produksi, pemasaran, dan permodalan untuk dapat membentuk sebuah usaha peternakan.
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar mampu mengaplikasikan konsep penelitian sosial, perkembangan penelitian peternakan, proses penelitian, dimensi penelitian, prosedur pemilihan populasi dan sampel, uji hipotesis, dan penulisan proposal penelitian. Pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk hybrid (luring dan daring) dengan metode lecture, discovery learning, dan project-based learning. Evaluasi pembelajaran berdasarkan penilaian kognitif, afektif, dan psikomotor melalui ujian tengah dan akhir semester, penugasan mandiri, tugas kelompok, serta presentasi.
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip, model, dan strategi pemberdayaan dalam bidang peternakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak. Mahasiswa belajar mengembangkan program yang mendorong kesetaraan, kemandirian, dan keberlanjutan dengan fokus pada peningkatan pendapatan, kelembagaan, dan pelestarian lingkungan dalam komunitas peternakan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Pengembangan Wilayah Berbasis Peternakan, mahasiswa semester VI, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat menganalisis indeks dan status keberlanjutan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini dilakukan dengan bahasa pengantar Bahasa Indonesia, dengan pertemuan tatap muka sebanyak 14 kali, yang terdiri dari pemaparan materi, diskusi, presentasi, praktikum daring/luring, kuis, dan tugas.
Setelah mengikuti mata kuliah Komunikasi Bisnis Peternakan, mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan tujuan komunikasi dalam bidang peternakan, menguasai dasar-dasar keterampilan komunikasi sebagai seorang penyuluh, memahami beberapa model kegiatan penyuluhan dan komunikasi dalam masyarakat, dan memahami kelembagaan penyuluhan peternakan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Manajemen Pemasaran Ternak, mahasiswa semester lima Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara diharapkan mampu menjelaskan dan mengaplikasikan dengan terampil prosedur dan teknik yang tepat untuk berbagai komoditas ternak, sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan dalam mengolah produk ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Manajemen Pemasaran Ternak, mahasiswa semester lima Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat menjelaskan dan menerapkan dengan terampil prosedur dan teknik yang benar untuk berbagai komoditas ternak, sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan dalam mengolah produk ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Teknologi Daging, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan struktur dan sifat-sifat otot, faktor faktor yang memengaruhi komposisi karkas, kualitas karkas dan daging, penyimpanan dan preservasi daging, sifat fisik dan parameter, spesifik kualitas daging, serta komponen kimia dan fisik otot daging.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Teknologi Susu dan Telur, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan susu dan telur, penanganannya, dan pengolahan susu dan telur.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Teknologi Penetasan, mahasiswa semester VI, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat menjelaskan dan mengaplikasikan dengan terampil teknik pengolahan berbagai komoditas hasil ternak yang benar, sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan dalam pengolahan hasil ternak.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Teknologi Hasil Ikutan Ternak, mahasiswa dapat mengaplikasikan teknik pengolahan berbagai komoditas hasil ikutan ternak yang benar dengan terampil.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Industri Pengolahan Hasil Ternak, mahasiswa dapat mengaplikasikan teknik pengolahan berbagai komoditas hasil ternak yang benar dengan terampil.
Setelah menyelesaikan mata kuliah Kewirausahaan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan ruang lingkup kewirausahaan, memiliki motivasi berwirausaha, mengembangkan dan membangun sikap mental dan kepribadian wirausaha, dan memiliki gagasan berwirausaha.
Mata kuliah ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan usulan penelitiannya di depan forum, yang dimaksudkan untuk menyempurnakan metodologi penelitian yang diajukan sehingga penelitian dapat terlaksana dengan baik dan tepat sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.
Mata kuliah ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk secara aktif mengikuti forum seminar ilmiah dan melatih mahasiswa dalam menuliskan hasil penelitian skripsi dalam bentuk makalah ilmiah dan menyampaikannya di forum seminar hasil.
Skripsi bertujuan mengenalkan dan melatih mahasiswa dalam menerapkan iptek serta memecahkan masalah yang ditemukan di lapangan. Penelitian adalah noneksperimental dalam bentuk penelitian lapangan, studi kasus, atau studi pustaka, dengan data penelitian noneksperimental dapat berupa data primer, sekunder, atau gabungan primer dan sekunder, yang masih dalam lingkup bidang peternakan.
Jadwal Kuliah
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Lulusan Program Sarjana Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU) memiliki kemampuan unggul dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi inovatif di bidang peternakan dengan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif. Dengan kemampuan ini, mereka siap mengembangkan usaha bidang peternakan, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dalam suatu kelompok.
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis secara inovatif melalui pendekatan dan implementasi ilmu dan teknologi peternakan secara disiplin, jujur dan bertanggungjawab. |
| 2 | Mampu memimpin dan manajerial, bekerja sama dalam tim, komunikasi, memotivasi diri dan berinovasi dalam menyelesaikan pekerjaan di bidang peternakan yang mencakup sikap bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok |
| 3 | Melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya juga mampu mengelola pembelajaran secara mandiri |
| 4 | Mampu berkomunikasi dengan efektif pada kegiatan pengajaran dan penyuluhan kepada masyarakat baik di lingkungan institusi formal maupun informal dengan menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, dan pendapat |
| 5 | Mampu menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan |
| 6 | Mampu mengelola budidaya peternakan terpadu berbasis integrasi dengan perkebunan secara mandiri dengan menguasai konsep teoritis tentang ilmu dasar, sistem budidaya dan manajemen usaha yang mencakup aspek breeding, feeding sehingga menciptakan sistem zero waste |
| 7 | Mampu melaksanakan usaha peternakan dengan aplikasi teknologi peternakan yang memperhatikan aspek kesejahteraan ternak untuk menghasilkan produktivitas ternak yang optimal dari hulu ke hilir |
Kalender Akademik
Anda dapat melihat kalender akademik Fakultas Pertanian USU di bawah ini.
Jadwal Ujian
Anda dapat melihat jadwal Ujian Fakultas Pertanian USU di bawah ini.