> Berita > 8th International Conference on Agriculture, Environment, and Food Security (8th AEFS)
8th International Conference on Agriculture, Environment, and Food Security (8th AEFS)
Dipublikasi Pada
29 Juli 2024
Dipublikasi Oleh
Anonymous Writer
Thumbnail 8th International Conference on Agriculture, Environment, and Food Security (8th AEFS)
8th International Conference on Agriculture, Environment, and Food Security (8th AEFS) oleh Fakultas Pertanian USU Tahun 2024
Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara kembali sukses menyelenggarakan konferensi internasional tahunan yang sudah memasuki tahun ke-8 penyelenggaraan. Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Juli 2024. Acara ini diselenggarakan secara hybrid di Gedung Digital Learning Center Center (DLCB) USU dan secara daring melalui Zoom meeting. Konferensi internasional AEFS ke-8 ini mengangkat tema “Eco-Friendly Agricultural to Increase Food System Resilience.” Penyelenggaraan AEFS ke-8 tahun ini juga terbilang istimewa karena diselenggarakan bersamaan dengan acara PAGI (Perhimpunan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia).
Penyelenggaraan AEFS ke-8 dibuka secara resmi oleh perwakilan Rektor Universitas Sumatera Utara, Dr. Edy Ikhsan, S.H., M.A., selaku Wakil Rektor I. Turut memberikan kata sambutan Prof. Tavi Supriana, MS, selaku Dekan Fakultas Pertanian USU, dan Dr. Sandra Engelin Pakasi, M.Sc. selaku Ketua PAGI.
Acara ini terdiri dari Sesi Pleno dan Sesi Paralel. Sesi pleno diisi dengan pemaparan materi oleh beberapa pembicara internasional, antara lain Dr. Samuel Martins (University of Florida, USA), Ir. Diana Chalil, M.Sc., PhD. (Universitas Sumatera Utara, Indonesia), dan Andrea Pezzuolo, Ph.D (University of Padova, Italia).
Pada sesi paralel, seluruh presenter yang mengirimkan artikel ke konferensi internasional AEFS ke-8 mempresentasikan hasil karyanya. Tercatat sebanyak 180 artikel yang terdaftar di sistem website AEFS.
Semoga pelaksanaan AEFS dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Sehingga dapat menjadi wadah bagi para peneliti pertanian untuk menghasilkan inovasi berupa rekomendasi dan teknologi di bidang pertanian, lingkungan, dan ketahanan pangan.