Program Studi S1 Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Nasional dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Jumat, 13 Februari 2026 di Ruang Rapat Gedung Induk Fakultas Pertanian USU. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yakni Mahdi, SP., M.Si., Ph.D sebagai Asesor-1 dan Prof. Dr. Ir. Tuti Karyani, MSP sebagai Asesor-2, yang bertugas melakukan klarifikasi, verifikasi, serta validasi terhadap data dan informasi yang telah disampaikan program studi melalui Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari pimpinan universitas dan fakultas, dilanjutkan dengan pengenalan panel asesor dan penandatanganan pernyataan asesmen lapangan. Wakil Rektor V USU, Prof. Dr. Ir. Luhut Sihombing, M.P., dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap kesiapan Prodi Agribisnis. “Dari sisi infrastruktur saya yakin sudah mencukupi. Dengan berbagai perbaikan yang telah dilakukan sejak akreditasi B tahun 2009, kami berharap statusnya bisa meningkat menjadi unggul,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian angka, tetapi juga kesempatan memperoleh masukan untuk penyempurnaan program studi. “Kami berharap ada masukan konstruktif agar yang sudah baik bisa menjadi lebih baik lagi dan keseimbangan input–output tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Mahdi, SP., M.Si., Ph.D menjelaskan bahwa penugasan tim asesor pada prinsipnya adalah melakukan klarifikasi dan koreksi atas data yang telah diunggah. “Penugasan kami adalah memastikan data dan informasi yang disampaikan sudah akurat dan lengkap. Jika ada dokumen yang kurang akan kita lengkapi, jika perlu perbaikan akan kita perbaiki. Semua ini untuk memberikan gambaran yang seakurat mungkin kepada Dewan Eksekutif BAN-PT sebagai dasar penetapan status akreditasi,” jelasnya. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. “Kami mohon izin nanti akan banyak bertanya. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah dan membawa kemajuan bagi Prodi Agribisnis FP USU,” ungkapnya.

Rangkaian asesmen mencakup sesi bersama pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) untuk mengonfirmasi rencana pengembangan, sistem tata pamong, sistem pengelolaan, serta capaian yang telah dilaporkan. Tim asesor juga melakukan pendalaman terhadap implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mencakup siklus PPEPP, termasuk pemeriksaan dokumen standar, manual, instrumen, serta laporan berkala. Selain itu, dilakukan konfirmasi data LKPS dan LED sebagai dasar penilaian kuantitatif dan kualitatif.
Asesmen turut melibatkan dosen dan tenaga kependidikan untuk mengonfirmasi kinerja, keterlibatan, pelayanan, serta tingkat kepuasan. Sesi dengan manajemen tingkat menengah dilakukan untuk menelaah pengelolaan tridarma perguruan tinggi, sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, hingga sistem informasi. Mahasiswa juga diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman mereka terkait layanan akademik dan proses pembelajaran. Tidak hanya itu, alumni serta para pengguna lulusan dari berbagai sektor, termasuk perbankan, dunia usaha, pemerintah daerah, hingga industri perkebunan dan agribisnis, turut memberikan masukan mengenai kualitas lulusan dan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kerja mandiri tim asesor untuk menyusun draft berita acara dan rekomendasi hasil asesmen yang kemudian disampaikan kepada pimpinan fakultas dan program studi untuk ditandatangani bersama. Melalui asesmen lapangan ini, Prodi S1 Agribisnis Fakultas Pertanian USU menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kualitas secara berkesinambungan. Hasil akhir akreditasi selanjutnya akan ditetapkan oleh Dewan Eksekutif BAN-PT berdasarkan keseluruhan data, klarifikasi, dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh tim asesor.