Medan – Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (USU), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan berbasis ilmu pengetahuan melalui keikutsertaan dua dosennya dalam kegiatan Panel Ilmiah Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571.
Dua dosen MSP USU yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Dr. Ahmad Muhtadi, S.Pi., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, dan Amanatul Fadhilah, S.Pi., M.Si. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung penyediaan informasi dan pertimbangan ilmiah bagi pengelolaan sumber daya ikan di WPPNRI 571.
WPPNRI 571 merupakan wilayah pengelolaan perikanan yang mencakup perairan Selat Malaka dan Laut Andaman. Kawasan ini memiliki arti penting bagi sektor perikanan, khususnya bagi wilayah pesisir Sumatera bagian utara, sehingga pengelolaannya membutuhkan dukungan data, kajian ilmiah, serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Melalui forum panel ilmiah, berbagai informasi dan hasil kajian terkait sumber daya ikan dapat didiskusikan secara komprehensif sebagai bagian dari penguatan dasar ilmiah dalam pengelolaan perikanan. Kehadiran akademisi dalam forum tersebut menjadi penting untuk menjembatani hasil-hasil penelitian dengan kebutuhan pengelolaan sumber daya perikanan di lapangan.
Bagi MSP USU, keterlibatan Dr. Ahmad Muhtadi dan Amanatul Fadhilah dalam Panel Ilmiah WPPNRI 571 juga sejalan dengan bidang keilmuan program studi yang menempatkan pengelolaan sumber daya perairan dan perikanan, konservasi, monitoring lingkungan, serta pengelolaan berbasis ekosistem sebagai bagian penting dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang strategis bagi dosen MSP USU untuk berinteraksi dan bertukar pengetahuan dengan peneliti, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara hasil penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kebutuhan kebijakan pengelolaan perikanan.
Keikutsertaan dalam Panel Ilmiah WPPNRI 571 juga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di MSP USU. Isu, data, dan perkembangan pengelolaan perikanan yang dibahas dalam forum ilmiah dapat menjadi pengayaan dalam proses pembelajaran, penelitian mahasiswa, maupun pengembangan topik penelitian dosen, terutama yang berkaitan dengan dinamika sumber daya ikan dan pengelolaan ekosistem perairan.
Partisipasi tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 14 – Life Below Water, melalui penguatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, peneliti, dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya perikanan.
Melalui keterlibatan dosen dalam forum ilmiah dan pengelolaan perikanan seperti Panel Ilmiah WPPNRI 571, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian USU terus mendorong peran aktif akademisi dalam menghasilkan dan menerjemahkan pengetahuan ilmiah untuk mendukung pengelolaan sumber daya perairan dan perikanan Indonesia yang berkelanjutan.
Usulan judul alternatif: Kaprodi dan Dosen MSP USU Ambil Bagian dalam Panel Ilmiah WPPNRI 571 untuk Mendukung Pengelolaan Perikanan Berbasis Sains.
