Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU), yang didanai oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USU, menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dan Ubay Farm untuk modernisasi sektor peternakan domba di Desa Sidodadi, Kecamatan Kisaran. Program yang berlangsung dari Juli hingga Desember 2026 ini bertujuan mendorong hilirisasi produk peternakan berbasis efisiensi dan higienitas sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Potensi sentra peternakan di Asahan, yang berjarak 156 km dari Kota Medan, selama ini terhambat oleh metode pemotongan karkas manual yang memicu ketidakseragaman ukuran, keterbatasan kapasitas produksi, serta risiko sanitasi. Kondisi tersebut membuat pendapatan peternak sangat bergantung pada siklus musiman seperti Aqiqah dan Idul Adha.
Sebagai bentuk komitmen daerah, Bupati Asahan (Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.), Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan (Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H.), serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan yang dipimpin oleh drh. Yusnani menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program hilirisasi ini. Dukungan jajaran pemerintah daerah ini memperkuat implementasi teknologi presisi BandMeat Cutter yang diperkenalkan tim akademisi USU untuk menargetkan pemotongan waktu proses hingga 30% serta memastikan karkas memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Pelaksanaan program ini dipimpin oleh Ir. Mhd Adanan Purba, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM. Bersama tim pakar yang terdiri dari Dr. Ir. Nurzainah Ginting, M.Sc. (Teknologi Hasil Ternak), Ir. Lanti Yulianti Rebecca Sitohang, M.Sc. (Produksi Ternak), serta Vira Irma Sari, M.Si. (Budidaya Tanaman & Microgreens). Melalui kolaborasi ini, para peternak dilatih mengolah daging domba menjadi bakso, nugget, dan sosis yang diintegrasikan dengan microgreens untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tawar di pasar modern.
Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan aktif lima mahasiswa Program Studi Peternakan USU, yaitu Diki Mars Tarigan, Lusiano Bandares Tarigan, Anggraini Liesni Waruwu, Ahmad Riyandi Manullang dan Aufa sebagai bentuk pembelajaran lapangan. Pendampingan yang mencakup penerapan SOP operasional dan Good Manufacturing Practices (GMP) ini mendapat sambutan hangat dari pimpinan Ubay Farm, Fauzi Aldani Sinaga, S.H. Secara menyeluruh, sinergi Penta Helix ini berkontribusi nyata pada agenda global SDGs, khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan peternak, SDG 2 (Tanpa Kelaparan) lewat pemenuhan pangan bergizi dan higienis, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penerapan inovasi teknologi berbasis pedesaan.
