Manokwari, 7 Juli 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian Seri ke-7 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, peneliti, dan dunia usaha dalam mendorong inovasi pertanian guna mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Mengusung tema "Inovasi Bidang Pertanian, Peternakan dan Perkebunan dalam Mendukung Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal", seminar dibuka oleh Direktur Polbangtan Manokwari yang diwakili oleh Wakil Direktur II, Dr. Mikhael, S.P., M.Si. Sebanyak 340 pemakalah dari 98 institusi, termasuk sejumlah perguruan tinggi luar negeri, turut berpartisipasi dalam forum ilmiah tersebut. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya komitmen berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi di bidang pertanian.
Dalam sesi utama, Assoc. Prof. Ameilia Zuliyanti Siregar, M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Pertanian USU menyampaikan materi mengenai pentingnya penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi, mendukung pertanian berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Berbagai inovasi, seperti mekanisasi pertanian, sistem irigasi cerdas, teknologi pascapanen, hingga pemanfaatan material lokal yang ramah lingkungan, dinilai mampu mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Ts. Dr. Abdul Hafiz Ab Majid dari Universiti Sains Malaysia memaparkan peran ekologi molekuler dalam mengidentifikasi pola penyebaran hama sebagai landasan penyusunan strategi pengelolaan pertanian yang lebih presisi, efisien, dan berkelanjutan. Paparan tersebut memperkaya perspektif peserta mengenai pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.
Selain menjadi forum pertukaran gagasan ilmiah, seminar ini juga bertujuan memperkuat jejaring kerja sama antarlembaga dalam pengembangan riset terapan. Panitia menyampaikan bahwa seluruh makalah yang diterima akan dipublikasikan pada prosiding nasional maupun internasional ber-eISSN dan DOI, sedangkan karya-karya terbaik akan direkomendasikan untuk diterbitkan pada jurnal ilmiah terakreditasi SINTA.
Melalui kolaborasi akademik yang semakin erat serta pemanfaatan teknologi dan inovasi, seminar ini diharapkan mampu menghasilkan solusi yang tidak hanya memperkaya publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian nasional yang modern, produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Fakultas Pertanian USU dalam seminar nasional ini sekaligus mencerminkan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya mendorong inovasi untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan sejalan dengan SDG 2 (Zero Hunger), sementara penguatan pendidikan tinggi, diseminasi hasil penelitian, dan kolaborasi akademik mendukung SDG 4 (Quality Education). Penerapan teknologi tepat guna dan pengembangan riset inovatif turut berkontribusi pada SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), sedangkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, peneliti, dan dunia usaha mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals). Melalui kolaborasi tersebut, Fakultas Pertanian USU terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.