Program Studi Magister Agroteknologi telah melaksanakan kegiatan kuliah umum pada hari Jumat, 9 Mei 2025, yang bertempat di Aula D.H. Penny, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Kuliah umum ini mengusung tema “Reimagining the Application of AI in Soil Science.” Materi disampaikan oleh Prof. Budiman Minasny, Ph.D., guru besar dari Sydney Institute of Agriculture, School of Life and Environmental Sciences, The University of Sydney.

Kegiatan kuliah umum ini diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Magister Agroteknologi, Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar, S.P., M.Sc., Ph.D., dan dipandu oleh Dr. Ir. Mukhlis, M.Si., selaku moderator yang juga merupakan dosen di Program Studi Agroteknologi. Acara ini turut dihadiri oleh sekretaris program studi, dosen, serta mahasiswa dari Program Studi S1 dan S2 Agroteknologi, serta Program Doktor Ilmu Pertanian.

Prof. Luthfi menjelaskan dalam sambutannya bahwa kehadiran Prof. Budiman Minasny, Ph.D. diundang untuk memberikan pemutakhiran terhadap perkembangan ilmu pengetahuan terkini yang dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi kontribusi berarti dalam memperluas wawasan serta pemahaman peserta di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Prof. Budiman menjelaskan dalam pemaparnnya bahwa AI dalam ilmu tanah merupakan sistem cerdas yang mampu membuat keputusan secara otomatis tanpa intervensi manusia.

"AI mencakup berbagai teknik yang menggunakan komputer untuk menyelesaikan beragam masalah. Salah satu komponen utama dari AI adalah machine learning. Machine learning dapat membantu memproses data secara otomatis, mempelajari pola dari data tersebut, dan kemudian dapat digunakan untuk membuat model yang bisa diterapkan dalam prediksi", jelas Prof. Budiman.

Dalam kuliah umum ini Prof. Budiman berpesan bahwa meskipun AI sudah sangat canggih dan mampu melakukan banyak hal, dasar pengetahuan yang kuat tetap diperlukan. Tanpa dasar yang jelas, hanya mengandalkan data saja tidaklah cukup. Kita memerlukan berbagai prinsip dan metode untuk memberikan penilaian dan menjadikan model AI sebagai landasan ilmu pengetahuan.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan penerapan kecerdasan buatan dalam ilmu tanah, sekaligus pentingnya mengintegrasikan teknologi dengan pemahaman ilmiah yang kuat. Pemanfaatan AI yang didukung oleh pengetahuan dan metode yang tepat diharapkan dapat mendorong pengembangan ilmu tanah yang lebih inovatif serta mendukung pengelolaan sumber daya pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan kuliah umum ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Bermutu melalui penguatan pengetahuan dan kompetensi peserta dalam memahami perkembangan teknologi di bidang pertanian, serta SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai bagian dari inovasi dalam ilmu tanah. Pengembangan pengetahuan dan teknologi tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada praktik pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan.