Langkat, 24 Oktober 2026 — Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (FP USU) melaksanakan kunjungan lapangan ke PT United Kingdom Indonesia (UKINDO), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam Grup Anglo-Eastern Plantations, di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Tanaman Perkebunan 1 (Kelapa Sawit dan Karet) yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa melalui pengamatan dan praktik langsung di lingkungan perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit.

Selama perkuliahan, mahasiswa telah mempelajari berbagai konsep mengenai pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemanenan, serta pengolahan hasil kelapa sawit melalui penjelasan dosen, foto, dan video pembelajaran. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknik budidaya dan operasional perkebunan, sekaligus memahami keterkaitan antara pengelolaan tanaman di lapangan dan proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit.

Kedatangan mahasiswa Agribisnis FP USU disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan dan staf PT UKINDO. Kegiatan ini didampingi oleh Tri Hardo Saragih selaku Manajer Kebun, M. Polin Situmorang selaku Asisten Kepala, Sardes Purba, Muhammad Khaisar, Novransius Malau, dan Abdul Latif selaku Asisten, serta Muhammad Ishak selaku Manajer Pabrik, Rahmad Nur Risky, Amir Iwan Sitompul, dan Devi Veronika Simbolon selaku Asisten Pabrik, bersama staf PT UKINDO lainnya. Dosen pendamping dari FP USU adalah Ir. Irsal, M.P., Vira Irma Sari, S.P., M.Si., dan Rouzatul Nafisah, S.P., M.Si.


Dari Pembibitan hingga Penanaman: Praktik Langsung yang Memperkaya Pengalaman Mahasiswa

Rangkaian kunjungan diawali dengan pengenalan kegiatan pembibitan kelapa sawit, meliputi tahapan pre-nursery dan main-nursery. Mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai penanaman kecambah, penyiraman, pemupukan, perawatan bibit, serta proses seleksi untuk memastikan bibit yang ditanam di lapangan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan perusahaan.

Mahasiswa Agribisnis FP USU mengikuti penjelasan praktisi PT UKINDO mengenai teknik budidaya kelapa sawit, pengenalan tandan buah segar (TBS), serta praktik penanaman bibit kelapa sawit secara langsung di area perkebunan.


Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian mahasiswa adalah pengamatan langsung terhadap berbagai contoh bibit abnormal yang tidak memenuhi kriteria seleksi. Mahasiswa dapat mengenali karakteristik bibit yang pertumbuhannya menyimpang dan memahami alasan bibit tersebut harus dikeluarkan dari proses seleksi. Pengalaman ini memberikan nilai pembelajaran yang berbeda dibandingkan hanya mempelajari gambar atau video di kelas, karena mahasiswa dapat mengamati bentuk dan kondisi bibit secara nyata serta berdiskusi langsung dengan praktisi perkebunan.

Pengalaman berharga lainnya adalah praktik penanaman bibit kelapa sawit secara langsung di lapangan. PT UKINDO telah mempersiapkan lubang tanam sehingga mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan tahapan penanaman bibit sesuai arahan tim pendamping perusahaan. Kegiatan ini menjadi pengalaman istimewa karena praktik penanaman secara langsung tidak selalu dapat difasilitasi dalam kunjungan lapangan mata kuliah Tanaman Perkebunan 1 sebelumnya.

Fasilitasi tersebut menunjukkan kesungguhan PT UKINDO dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa. FP USU mengapresiasi persiapan yang dilakukan perusahaan, khususnya penyediaan beragam sampel bibit abnormal untuk kegiatan seleksi dan kesempatan praktik penanaman di lapangan. Kedua kegiatan ini memberikan pengalaman konkret yang sangat bermanfaat dalam memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai standar mutu bibit dan teknik budidaya kelapa sawit. Apresiasi juga diberikan atas perhatian dan kepedulian jajaran pimpinan serta staf PT UKINDO yang telah mempersiapkan dan mengarahkan kegiatan secara terstruktur.


Memahami Pemeliharaan Tanaman, Pemanenan, dan Pengolahan Kelapa Sawit

Setelah mempelajari pembibitan dan penanaman, mahasiswa melanjutkan pengamatan terhadap pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM). Materi yang disampaikan meliputi teknik aplikasi herbisida untuk pengendalian gulma dan pemupukan sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan serta produktivitas tanaman. Penjelasan dari praktisi membantu mahasiswa memahami bahwa keberhasilan budidaya tidak hanya ditentukan oleh kualitas bibit, tetapi juga oleh ketepatan dan konsistensi pemeliharaan tanaman sesuai kondisi lapangan.

Pada sesi pemanenan, mahasiswa menyaksikan demonstrasi teknik panen yang benar, pengenalan alat-alat panen, serta penjelasan mengenai perhitungan angka kerapatan panen (AKP) sebagai salah satu dasar dalam memperkirakan potensi hasil panen. Asisten Kepala juga menjelaskan cara penyusunan tandan buah segar dan pemotongan tangkai TBS yang tepat. Melalui demonstrasi ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya ketepatan teknik panen, penanganan hasil, dan pengelolaan kegiatan panen untuk menjaga kualitas buah serta mendukung efisiensi operasional perkebunan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik kelapa sawit. Di lokasi ini, mahasiswa mengamati tahapan pengolahan TBS pada berbagai stasiun, mulai dari perebusan buah menggunakan lori, pemisahan tandan kosong dan buah, pengolahan buah menjadi minyak kelapa sawit, hingga penanganan limbah pabrik. Penjelasan mengenai rangkaian proses tersebut membantu mahasiswa memahami hubungan antara kualitas hasil panen, kelancaran proses produksi, perolehan minyak, dan pengelolaan hasil samping serta limbah industri.

Pengalaman dari kebun hingga pabrik memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai sistem produksi kelapa sawit. Mahasiswa dapat melihat bahwa setiap tahapan, mulai dari pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, penentuan waktu panen, hingga pengolahan TBS, memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas dan efisiensi usaha perkebunan. Wawasan ini menjadi bekal akademik yang relevan bagi mahasiswa Agribisnis dalam memahami aspek teknis sekaligus pengelolaan usaha di sektor perkebunan.


Penguatan Kompetensi Mahasiswa dan Kontribusi terhadap SDGs

Kunjungan lapangan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mahasiswa. Bagi mahasiswa Kelas AGB 3 dan AGB 4 Angkatan 2025, kegiatan ini juga menjadi field trip pertama selama menempuh pendidikan di Program Studi Agribisnis. Kesempatan berinteraksi dengan praktisi, mengamati kegiatan operasional, dan mengikuti praktik langsung di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja di sektor perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan teori akademik dengan praktik industri. Pengenalan teknik budidaya, pengelolaan perkebunan, serta proses pengolahan hasil juga relevan dengan SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, khususnya dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem produksi dan teknologi industri. Selain itu, pengamatan terhadap pengolahan dan penanganan limbah pabrik berkontribusi pada pemahaman mengenai SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yang menekankan pentingnya efisiensi sumber daya dan pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.

FP USU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT UKINDO, bagian dari Grup Anglo-Eastern Plantations, atas sambutan, pendampingan, serta fasilitas pembelajaran yang telah diberikan. Persiapan praktik budidaya yang terencana, penyediaan beragam sampel bibit untuk kegiatan seleksi, dan kesempatan menanam bibit kelapa sawit secara langsung merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa.

Ke depan, FP USU dan PT UKINDO berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dan menjalin silaturahmi melalui kegiatan edukatif, kunjungan lapangan, dan bentuk kerja sama lainnya guna meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam memahami budidaya, pemeliharaan, pemanenan, serta pengolahan kelapa sawit secara komprehensif. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri ini diharapkan dapat melahirkan lulusan Agribisnis yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam pengembangan industri perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.

Foto bersama mahasiswa Agribisnis FP USU, dosen pendamping, dan jajaran pimpinan serta staf PT UKINDO dalam kegiatan Practical Field Learning di PT United Kingdom Indonesia Plantation, Langkat, sebagai bagian dari pembelajaran lapangan mata kuliah Tanaman Perkebunan 1 (Kelapa Sawit dan Karet).