MEDAN — Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) mengikuti Workshop Service Excellence & Professional Work Culture yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) USU pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Ruang Rapat Gedung Induk Fakultas Pertanian USU. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta membangun budaya kerja yang profesional bagi tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Sumatera Utara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Direktorat SDM USU, Emerson Pascawira Sinulingga, S.T., M.Sc., Ph.D., dan Sekretaris Direktorat SDM USU, Joko Susilo, S.Kom., M.Kom., Manager Pengadaan, Pengembangan, dan Pelatihan, Roza Adelina, S.Sos. Dari FP USU, hadir Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Aset, Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar, S.P., M.Sc., Ph.D., Kepala Kantor Administrasi FP USU, Andi Siswoyo, S.E., serta seluruh tenaga kependidikan FP USU.
Dalam sambutannya, Emerson Pascawira Sinulingga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kependidikan untuk mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong perbaikan budaya kerja sekaligus mendukung pengembangan karier dan kesejahteraan pegawai.
“Kita yakini dengan kondisi dan perbaikan yang kita ciptakan ini akan berpengaruh pada suasana kerja yang lebih baik, dan juga akan berpengaruh kepada nantinya peningkatan karier dan kesejahteraan,” ujar Emerson.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perlu didukung oleh komitmen bersama antara tenaga kependidikan dan Direktorat SDM USU. Tenaga kependidikan diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika, khususnya dosen dan mahasiswa. Di sisi lain, Direktorat SDM USU berkomitmen memberikan pelayanan yang baik dalam urusan karier dan kepegawaian.
“Kami juga berjanji akan melayani Bapak/Ibu dalam karier dan kepegawaian,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar menyampaikan bahwa profesionalisme memiliki keterkaitan erat dengan prestasi dan pengembangan jenjang karier. Menurutnya, tenaga kependidikan, baik tenaga administrasi maupun laboran, perlu terus meningkatkan kompetensi sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional.
“Profesional berarti erat kaitannya dengan jenjang karier dan prestasi. Harapannya tenaga kependidikan juga demikian, baik itu tenaga administrasi maupun laboran. Untuk itu, melalui workshop ini, kita memiliki kesempatan yang baik untuk membangun hal tersebut,” ungkap Prof. Luthfi.

Ia turut menyoroti pentingnya kualitas pelayanan dalam membangun citra institusi dan mendukung proses akreditasi, terutama melalui survei kepuasan pengguna layanan. FP USU berencana menyusun laporan terkait kepuasan pelayanan setiap tahun sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.
Workshop ini menghadirkan tiga sesi materi yang membahas berbagai aspek penting dalam peningkatan kualitas pelayanan. Sesi pertama bertajuk Pelayanan Prima dan Pengelolaan Kepuasan Pengguna Layanan, disampaikan oleh Juli Agustini, S.E., Priority Banking Manager pada Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. Sesi kedua mengenai Komunikasi Efektif dalam Pelayanan disampaikan oleh Dr. Juliana Irmayanti Saragih, M.Psi., Psikolog, dosen Program Studi S-1 Psikologi USU.
Selanjutnya, sesi ketiga mengangkat tema Profesionalisme Budaya Kerja dalam Meningkatkan Pelayanan Menuju Pembangunan ZI-WBK dan WBBM, dengan pemateri Cholina Trisa Siregar, Ns., M.Kep., Sp.KMB, Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Ners USU.

Pelaksanaan workshop berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan simulasi (role-play) yang dipandu oleh para pemateri. Melalui simulasi tersebut, peserta memperoleh gambaran praktis mengenai penerapan pelayanan prima dan komunikasi efektif dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu tenaga kependidikan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia yang mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya dalam mendorong tata kelola institusi yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui workshop ini, FP USU terus memperkuat komitmen untuk membangun budaya kerja yang profesional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika. Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan diharapkan dapat mendukung penguatan tata kelola institusi, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta mewujudkan pelayanan yang semakin efektif dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.
