Medan, 23 Juni 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menerima kunjungan delegasi mahasiswa Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, di Ruang Seminar Program Studi Teknologi Pangan pada Selasa (23/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Delegasi UniSZA disambut oleh Ketua Program Studi Teknologi Pangan FP USU, Mimi Nurminah, S.TP., M.Si., bersama Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si. selaku Ketua Pelaksana Pengabdian, Adrian Hilman, S.T.P., M.Sc., Ph.D., serta Staf Ahli Dekan Fakultas Pertanian USU.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program pengabdian masyarakat internasional bertajuk “Model Desa Tangguh Banjir melalui Integrasi Budidaya Ikan, Peternakan, dan Pertanian Berbasis Pemberdayaan Petani, Peternak, dan Kelompok PKK di Desa Cempa, Kabupaten Langkat.” Program ini mengusung pendekatan multidisiplin untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta membangun komunitas desa yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui program ini, mahasiswa UniSZA bersama sivitas akademika Fakultas Pertanian USU akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti pengembangan budidaya perikanan, pertanian, dan peternakan, serta peningkatan keterampilan kelompok masyarakat dan PKK. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber penghidupan yang lebih mandiri sekaligus mendukung adaptasi masyarakat terhadap tantangan lingkungan, khususnya di wilayah yang rentan terhadap banjir.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat; SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) melalui pembangunan desa yang tangguh terhadap risiko bencana; serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya adaptasi masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.
Selain itu, kolaborasi antara FP USU dan UniSZA juga menjadi wujud implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Program Studi Teknologi Pangan FP USU, Mimi Nurminah, S.TP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi Fakultas Pertanian USU yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan pengabdian internasional ini menjadi sarana bagi mahasiswa dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, memperkuat kolaborasi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa internasional memberikan nilai tambah dalam pengembangan wawasan akademik dan budaya, sekaligus membuka peluang kerja sama riset dan pengabdian yang lebih luas antara USU dan UniSZA.
Kegiatan yang didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USU ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan kedua institusi serta menghasilkan inovasi pemberdayaan masyarakat yang mendukung terciptanya desa mandiri, tangguh, dan berkelanjutan sesuai dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs).