home icon
search icon
menu icon

> Berita > Jungle of Food: Exhibition and Festival

Jungle of Food: Exhibition and Festival

Dipublikasi Pada

24 Oktober 2024

Dipublikasi Oleh

Sopa Putri Tanjung S.P

Jungle of Food: Exhibition and Festival
Thumbnail Jungle of Food: Exhibition and Festival
Jungle of Food Festival, diadakan oleh Teknologi Pangan USU pada 21 Oktober 2024, mengangkat tema pangan fungsional, food waste, dan zero hunger. Acara ini menghadirkan pameran makanan, lomba, serta talkshow inspiratif untuk mendukung pengembangan inovasi pangan yang berkelanjutan.

Pameran dan Festival Jungle of Food bertema “Optimizing Local Wisdom in Functional Food Product Innovation as an Action to Bridge Sustainable Development Environmental Integrity” dengan subtema “Functional Food, Food Waste, and Zero Hunger” telah diselenggarakan oleh Program Studi Teknologi Pangan dan Ikatan Mahasiswa Teknologi Pangan (IMTP) pada 21 Oktober 2024 di halaman Aula Soeratman, Fakultas Pertanian USU.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Taufik Ikhsan, S.TP. (Ketua IMTP), Muhammad Setiawan (Ketua JFood Festival), Mimi Nurminah, S.T.P., M.Si. (Kepala Program Studi Teknologi Pangan), Ir. Terip Karo-karo, M.S. (Perwakilan Dosen Program Studi Teknologi Pangan), dan Ir. Revandy I.M. Damanik, M.Si., M.Sc., Ph.D. (Wakil Dekan II), yang hadir sebagai perwakilan Dekan Fakultas Pertanian dan membuka acara ini dengan penuh sukacita. Acara ini juga dihadiri oleh para dosen Teknologi Pangan, mahasiswa/i Teknologi Pangan, serta perwakilan siswa/i SMA dari seluruh kota Medan.

JFood Festival turut menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Karina Nursyafira (Chief Communication and Community Engagement Aksata Pangan) yang membawakan materi tentang Aksata Pangan (Zero Waste), dan Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si. (Wakil Dekan III) yang membawakan materi tentang Pangan Fungsional.

“Aksata Pangan adalah bank makanan di mana kita mendistribusikan makanan yang berpotensi terbuang tetapi masih layak konsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Kak Karin dalam mengawali talkshownya.

“Food waste adalah sisa pangan yang dihasilkan dari rantai pasok makanan yang didistribusi dan dikonsumsi, namun terbuang karena berbagai alasan, salah satunya akibat aktivitas manusia. Menurut data terbaru dari Databox dan FAO, Indonesia merupakan penghasil sampah makanan terbesar nomor 5 di dunia dan nomor 1 di Asia Tenggara. Untuk itu, kita harus sadar akan masalah ini karena berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat,” tambah Kak Karin dalam penjelasannya.

Pemaparan materi selanjutnya oleh Prof. Elisa menjelaskan bahwa pangan fungsional adalah pangan yang memiliki fungsi lebih dari sekadar memberikan nutrisi. Fungsi utama makanan adalah menyediakan zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan metabolisme. Fungsi kedua adalah memenuhi kebutuhan rasa dan kenikmatan (fungsi sensorik). Fungsi ketiga adalah fungsi fisiologis, yaitu memberi manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.

Selain pameran makanan, di penghujung acara juga diumumkan pemenang lomba video dan poster JFood Festival yang telah diikuti oleh mahasiswa/i Fakultas Pertanian USU. Acara semakin meriah dengan penampilan musik oleh tim band dan stand-up comedy dari mahasiswa/i Teknologi Pangan yang turut menyemarakkan JFood Festival.

 

Berita