home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kuliah Umum Internasional Bahas Keragaman dan Dampak Patogen Tanaman Ascomycetes

Kuliah Umum Internasional Bahas Keragaman dan Dampak Patogen Tanaman Ascomycetes

Dipublikasi Pada

11 November 2025

Dipublikasi Oleh

Sopa Putri Tanjung S.P

Kuliah Umum Internasional Bahas Keragaman dan Dampak Patogen Tanaman Ascomycetes
Thumbnail Kuliah Umum Internasional Bahas Keragaman dan Dampak Patogen Tanaman Ascomycetes
Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian USU menyelenggarakan Kuliah Umum Internasional bertema “Hidden Diversity, Visible Damage: Understanding Ascomycetes Plant Pathogens and Their Impact” bersama Prof. Madya Dr. Nur Ain Izzati Binti Mohd Zainudin dari Universiti Putra Malaysia.

Program Studi Doktor Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan Kuliah Umum Internasional bertajuk “Hidden Diversity, Visible Damage: Understanding Ascomycetes Plant Pathogens and Their Impact”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Nur Ain Izzati Binti Mohd Zainudin dari Department of Biology, Faculty of Science, Universiti Putra Malaysia sebagai narasumber, dengan Irda Safni, SP., MCP., Ph.D. (Fakultas Pertanian USU) sebagai moderator.
 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (6/11) pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Pertanian, para dosen Fakultas Pertanian, serta mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Pertanian.


 

Dalam sambutannya, Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar, SP., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Magister Agroteknologi dan Doktor Ilmu Pertanian, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperluas wawasan peserta terkait patogen tanaman Ascomycetes.
 

“Mudah-mudahan pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuan kita yang lebih mendalam tentang Ascomycetes Plant Pathogens dan dampaknya terhadap praktik budidaya. Semoga pula topik yang diangkat hari ini dapat menginspirasi mahasiswa dalam menentukan atau mengembangkan topik penelitian yang relevan,” ujar Prof. Luthfi.
 

Dalam pemaparannya, Prof. Madya Dr. Nur Ain Izzati menjelaskan bahwa jamur (fungi) merupakan organisme yang tersembunyi namun memiliki peran penting dalam kehidupan di bumi.
 

Fungi are often invisible to the naked eye, yet they are everywhere, in the soil beneath our feet, in the air we breathe, and even inside plants,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa meski sebagian jamur berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sebagian lainnya justru menjadi penyebab penyakit, kerusakan, dan kehilangan hasil pertanian.
 

Beliau juga menjelaskan klasifikasi Ascomycetes berdasarkan karakteristik morfologi, siklus reproduksi, serta relevansinya terhadap penyakit tanaman. Di akhir materi, Prof. Nur Ain menekankan pentingnya pengembangan riset di bidang genomik dan bioteknologi, integrated pest management (IPM), serta adaptasi terhadap perubahan iklim sebagai arah penelitian masa depan.


 

Sementara itu, dalam penutupan kegiatan, Prof. Dr. Ir. Lisa Mawarni, M.P., selaku Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Pertanian, menyampaikan apresiasi atas penyampaian materi yang sangat bermanfaat.
 

“Materi yang disampaikan sangat berharga, khususnya bagi mahasiswa yang berminat meneliti penyakit tanaman. Bidang ini masih membutuhkan banyak penelitian dan pengembangan. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariah bagi kita semua,” ungkap Prof. Lisa.
 

Melalui kuliah umum ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan baru mengenai keragaman dan dampak patogen tanaman Ascomycetes, serta termotivasi untuk melakukan riset kolaboratif yang berkontribusi bagi ketahanan tanaman dan keberlanjutan pertanian.

Berita