Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknologi Pangan telah sukses dilaksanakan pada 5 Desember 2024 secara hybrid di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Kuliah umum ini mengusung tema "Revolusi Data dalam Sektor Pangan."
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Mimi Nurminah, S.T.P., M.Si., selaku Ketua Program Studi Teknologi Pangan. Dalam sambutannya, beliau berharap mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Teknologi Pangan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas, sehingga mereka mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu statistik dalam pengolahan data penelitian.
"Saya pernah melakukan penelitian berbasis survei, dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama, meskipun tidak dilakukan di laboratorium. Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa komunikasi yang efektif serta pemahaman statistik yang baik sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi survei di bidang Teknologi Pangan," jelas Ibu Mimi dalam sambutannya.
Pada kesempatan ini, narasumber yang diundang adalah Dr. Sutarman, M.Sc., seorang dosen statistik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara yang memiliki pengalaman luas di bidangnya. Dr. Sutarman membawakan tiga materi utama, yaitu:
Benefits of Food Product Surveys
Sequential Steps in Food Surveys
Food Product Survey: Insights and Analysis
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai pemanfaatan data dan statistik dalam pelaksanaan survei serta penelitian di bidang pangan. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting untuk menghasilkan penelitian yang lebih sistematis, efektif, dan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu serta inovasi di sektor pangan.
Kegiatan ini sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang statistik, pengolahan data, dan penelitian pangan. Pemanfaatan data yang tepat juga dapat mendorong pengembangan pengetahuan dan inovasi di bidang pangan yang mendukung SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan, khususnya dalam upaya pengembangan sektor pangan yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan.
