Medan – FP USU: Telah terlaksana Pelatihan Penyusunan RPS Berbasis Case Method dan Project Problem Based Learning di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (Sabtu, 10 September 2022).

Kegiatan ini dibuka dengan kata sambutan dari Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Dr. Lisnawita, S.P., M.Si, dan dilanjutkan dengan kata pembuka dari Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S.

Selanjutnya, kegiatan ini dimulai dengan pemaparan materi oleh Narasumber 1, Ely Hayati Nasution, S.S., M.Si, yang merupakan Dosen Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya. Kemudian, pemaparan materi dilanjutkan oleh Narasumber 2, Dr. Nauas Domu Marihot Romauli, S.T.P., M.Eng., yang merupakan Dosen Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian, dan terakhir, pemaparan materi oleh Narasumber 3, Galih Ari Wirawan Siregar, S.Pt., M.Si, yang merupakan Dosen Peternakan Fakultas Pertanian.

Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut dilaksanakan secara hybrid, yaitu secara daring dan luring, bertempat di DH. Penny. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan interaktif. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyusunan RPS yang mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis kasus serta pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah.

Penerapan Case Method dan Project Problem Based Learning diharapkan dapat mendorong proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berorientasi pada penyelesaian permasalahan. Pendekatan tersebut juga dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, memecahkan masalah, serta menghubungkan pengetahuan akademik dengan berbagai persoalan nyata, khususnya di bidang pertanian.

Kegiatan pelatihan kemudian ditutup dengan kata penutup dari Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Dr. Lisnawita, S.P., M.Si. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta.


Pelaksanaan pelatihan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kualitas proses pembelajaran dan peningkatan kapasitas pendidik. Selain itu, penerapan pembelajaran berbasis kasus, proyek, dan pemecahan masalah juga mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar lebih adaptif terhadap tantangan dunia nyata serta berkontribusi pada penguatan pendidikan yang relevan dan berkelanjutan.