Simalungun - Pasca launching Program Desa Binaan di Desa Rabuhit, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Sumatera Utara (USU) memfokuskan aksi nyata di lapangan. Upaya ini direalisasikan melalui transfer teknologi penanganan limbah pertanian dan peternakan untuk meningkatkan perekonomian warga setempat. Fokus pertama pelatihan menitikberatkan pada pembuatan pakan ternak dan ikan lele secara mandiri memanfaatkan mesin pelletizer. Kelompok tani dan ternak pimpinan Bapak Rohiman dibekali keahlian mengolah bahan baku lokal menjadi pakan bergizi sesuai standar. Hasil olahan pelet berkualitas tinggi ini dialokasikan untuk peternakan ayam dan budidaya lele di Desa Rabuhit. Langkah tersebut menjadi solusi strategis dalam menurunkan biaya pakan pabrikan yang selama ini membebani operasional peternak.
Kegiatan kedua berfokus pada pengolahan kotoran ternak sapi dan kambing menggunakan mesin granulator. Warga diajarkan mengolah limbah kotoran yang berpotensi mencemari lingkungan menjadi pupuk organik granul bernilai jual tinggi. Selain menciptakan sanitasi pemukiman yang lebih bersih, produk pupuk ini menjadi sumber pendapatan baru bagi warga. Program yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USU ini dipimpin oleh Dr. Amlys Syahputra Silalahi SE., M.Si., bersama tim pakar multidisiplin dari FMIPA yakni Prof. Dr. Tulus Vor.Dipl.Math., M.Si., Ph.D; dari Fakultas Pertanian yakni Ir. Peni Patriani S.Pt., M.P, IPM. ASEAN.Eng; Ir. Tati Vidiana Sari S.Pt., M.P., IPM; Helova Leonard Panjaitan SP., M.P, serta dari Fakultas Teknik: Hendrik Voice Sihombing S.T., M.T. Hingga bulan Agustus 2026, capaian program pengabdian di Desa Rabuhit telah menembus angka 87% dari target.
Keberhasilan adopsi teknologi ini berdampak langsung pada kenaikan pendapatan warga seiring meningkatnya produktivitas pertanian dan peternakan. Pendampingan dan evaluasi berkala akan terus berjalan hingga September 2026 demi mewujudkan konsep kawasan ramah lingkungan berbasis Zero Waste. Inisiatif ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDGs 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik) serta SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).