Program Studi Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Globalisasi Pasar Pertanian dan Dampaknya pada Pasar Lokal” pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di Aula Soeratman FP USU.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Y. Bayu Krisnamurthi, M.S., Guru Besar Agribisnis IPB dan Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Indonesia (2023–2027), yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog (Desember 2023–September 2024), Wakil Menteri Pertanian (2009–2011), serta Wakil Menteri Perdagangan (2011–2014).
Acara dipandu oleh Prof. Ir. Diana Chalil, M.Si., Ph.D, Ketua Program Studi Magister Agribisnis FP USU, dan turut dihadiri oleh Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec. (Ketua Program Studi Sarjana Agribisnis), Riantri Barus, S.P., M.Si., M.P. (Sekretaris Program Studi Magister Agribisnis), dosen, serta mahasiswa Program Doktor, Magister, dan Sarjana Agribisnis.

Dalam sambutannya, Dr. Rulianda mendorong mahasiswa agar aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan belajar bersama Prof. Bayu.
“Saya harap mahasiswa dapat banyak berdiskusi dengan Prof. Bayu. Dalam setiap kuliahnya, beliau selalu memberikan motivasi dan penjelasan yang sangat logis. Jadi, mohon manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujar Dr. Rulianda.
“Terima kasih kepada Prof. Bayu yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu dengan kami semua,” tambah Dr. Rulianda.
Melalui paparannya, Prof. Bayu menjelaskan bahwa globalisasi agribisnis merupakan bagian dari fenomena globalisasi yang kompleks dan tidak hanya sebatas perdagangan. Menurut beliau, pasca pandemi Covid-19 dan dinamika geopolitik global, tingkat globalisasi memang cenderung menurun, namun bukan berarti harus dihindari.
“Globalisasi memiliki manfaat dan risiko. Tidak perlu dimusuhi atau dihindari, tetapi harus dikelola dengan cerdas,” jelas Prof. Bayu.
Prof. Bayu juga menekankan pentingnya melahirkan generasi baru pelaku bisnis internasional yang berani berkompetisi di pasar global, baik sebagai eksportir, pebisnis lintas negara, maupun profesional yang mampu membangun kolaborasi dan jejaring internasional.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai dinamika pasar global dan menumbuhkan semangat kewirausahaan agribisnis yang berdaya saing internasional.
