Medan - Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) melalui Program Studi S1 Peternakan dan Program Studi S2 Ilmu Peternakan menyelenggarakan Kuliah Umum Internasional bertema “Advancing Sustainable Livestock Production in ASEAN: Integrating Agribusiness, Animal Health, and Innovative Feed Resources”, Jumat (4/9/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut berlangsung di Gedung D.H. Peny dan melalui Zoom Meeting. Kuliah umum diikuti oleh Dekan FP USU, para narasumber, Ketua dan Sekretaris Program Studi S1 Peternakan dan S2 Ilmu Peternakan, dosen, serta mahasiswa Program Studi Peternakan jenjang S1 dan S2.


Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Dekan FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec. Dalam sambutannya, Dekan menekankan pentingnya menyelaraskan kurikulum, laboratorium, fasilitas, dan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri agar mahasiswa memiliki kompetensi dan prospek karier yang lebih baik.


“In the future, our curriculum, laboratories, facilities, and learning processes should be better aligned with industry needs, so all of our students can have a better future and better job prospects,” ujar Dekan.






Dekan juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas maupun kegiatan organisasi, tetapi turut membangun pengalaman profesional melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi.


“That’s why, for all students to achieve our vision, you must not only study in the classroom or focus on student organizations without professional development. You must have professional experience. So, let’s build professional knowledge and experience through seminars, workshops, and other activities with the right direction,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Dekan berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi internasional dan membuka peluang kerja sama yang lebih intensif serta progresif pada masa mendatang.


“Hopefully, we can have more intensive collaboration and make further progress in the future. So, please take advantage of this class as much as possible,” ungkapnya.


Kuliah umum menghadirkan tiga narasumber dari Malaysia yang memiliki kepakaran dan pengalaman di bidang peternakan, pakan, kesehatan hewan, dan agribisnis.


Narasumber pertama, Assoc. Prof. Ts. Dr. Khairiyah Binti Mat dari Universiti Malaysia Kelantan, Department of Agricultural Sciences, Faculty of Agro-Based Industry, Advanced Livestock and Aquaculture Research Group, menyampaikan materi berjudul “Sustainable Livestock Production Through Innovation Feed Resources”. Pemaparan membahas pentingnya inovasi sumber pakan dalam mendukung efisiensi dan keberlanjutan produksi peternakan.







Selanjutnya, Prof. Dato Seri Ashraf Bakar, Founder & CEO Aliyah Rizq Holdings, menyampaikan materi “Sustainable Small Ruminants Production in ASEAN - Integrating Traditional System Into Lucrative Agribusiness Model”. Materi menyoroti pengembangan produksi ternak ruminansia kecil dengan mengintegrasikan sistem tradisional ke dalam model agribisnis yang memiliki nilai ekonomi dan berkelanjutan.


Sementara itu, drh. Ahmad Azamin bin Shamsudin dari Aliyah Rizq Holdings membawakan materi “Pengurusan Ternakan & Kesehatan, Daripada Pengurusan Harian kepada Produktiviti Lestari” yang membahas pengelolaan ternak dan kesehatan hewan, mulai dari manajemen harian hingga peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.


Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh Ir. Mhd. Adanan Purba, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., dosen Program Studi Peternakan FP USU. Diskusi menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam berbagai isu mengenai inovasi pakan, kesehatan dan manajemen ternak, serta pengembangan agribisnis peternakan berkelanjutan di kawasan ASEAN.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk penguatan komitmen kerja sama dan tindak lanjut kolaborasi yang telah dibangun. Penandatanganan IA diharapkan dapat membuka ruang bagi implementasi berbagai kegiatan bersama, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi, serta kegiatan akademik dan profesional yang mendukung kemajuan sektor peternakan.







Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber dan ditutup secara resmi.


Penyelenggaraan Kuliah Umum Internasional ini menjadi bagian dari upaya FP USU dalam memperkuat pendidikan yang berkualitas, pengalaman profesional mahasiswa, serta jejaring kerja sama internasional. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan sistem produksi pangan dan peternakan berkelanjutan, SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan wawasan dan pembelajaran internasional, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi lintas institusi dan negara.


Melalui kegiatan tersebut, FP USU terus mendorong pengembangan sumber daya manusia, inovasi, dan kolaborasi internasional untuk mendukung pembangunan sektor peternakan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di kawasan ASEAN.