DELI SERDANG – Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa di dunia kerja. Salah satu bentuk penguatan tersebut dilakukan melalui supervisi PKL mahasiswa di PTPN IV Regional II, Kebun Bandar Klippa, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, pada 16 Juli 2026.
Supervisi dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian USU, Julieta Christy, S.P., M.Agr., untuk memantau sekaligus mengevaluasi pelaksanaan PKL mahasiswa yang berlangsung pada 1–31 Juli 2026. Lima mahasiswa, yaitu Aulia Alkadri Gusraniki, Hosea Mora Tua Sinaga, Anggun Banjarnahor, Bella Yuni C. Sipayung, dan Zefrina Nst, ditempatkan di Afdeling 3 dan 4 dan terlibat dalam berbagai kegiatan pemeliharaan Tanaman Menghasilkan (TM) kelapa sawit.

Menghubungkan Teori dengan Praktik
PKL menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lingkungan kerja. Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, tanggung jawab, serta adaptasi terhadap budaya kerja profesional.
Selama PKL, mahasiswa terlibat dalam kegiatan pemeliharaan tanaman kelapa sawit, pencatatan dan analisis data lapangan, serta penyusunan laporan teknis. Mereka juga berinteraksi secara langsung dengan manajemen kebun, asisten afdeling, pembimbing lapangan, dan karyawan perusahaan.
Pengalaman tersebut memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan konsep agronomi dengan permasalahan nyata di lapangan. Salah satu inovasi yang dipelajari adalah penerapan metode injeksi atau infus untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kelapa sawit, yang memungkinkan bahan pengendali diberikan langsung ke jaringan tanaman sehingga penggunaannya lebih efisien.
Membentuk Lulusan yang Siap Menghadapi Dunia Kerja
Pada tahap awal, mahasiswa menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan prosedur kerja, alur koordinasi, standar operasional, dan budaya kerja di lingkungan perkebunan. Melalui arahan pembimbing lapangan serta dorongan untuk aktif bertanya dan menggali informasi, mahasiswa mampu beradaptasi dan menunjukkan perkembangan dalam pelaksanaan tugas.
Hasil supervisi menunjukkan bahwa kelima mahasiswa mampu mengikuti kegiatan teknis dengan disiplin dan bertanggung jawab serta menunjukkan kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif. Meski demikian, mahasiswa masih perlu meningkatkan kemampuan menganalisis persoalan teknis secara lebih mendalam, mengemukakan gagasan inovatif, serta bersikap lebih proaktif dalam berdiskusi dengan praktisi di lapangan.
Memperkuat Kemitraan Pendidikan dan Dunia Industri
Pelaksanaan PKL di PTPN IV Regional II menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan adaptif. Melalui pengalaman langsung di perkebunan, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tuntutan profesional sekaligus kesempatan menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Ke depan, pengalaman mahasiswa diharapkan dapat diperluas melalui pembelajaran pada berbagai tahapan pengelolaan perkebunan, mulai dari pembibitan, Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), hingga proses pengolahan hasil di pabrik kelapa sawit.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi USU dalam mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi dan kesiapan kerja mahasiswa, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri.
Dengan demikian, supervisi PKL tidak hanya menjadi bagian dari evaluasi akademik, tetapi juga menjadi upaya memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan, membangun kompetensi profesional, dan lebih siap menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.