Medan, 31 Oktober 2026 – Mengembangkan ide penelitian menjadi inovasi yang mampu bersaing di tingkat nasional membutuhkan proses, strategi, dan kolaborasi. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan PKM Kick Start Sesi 1 Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) melalui pemaparan materi oleh Dr. Ir. Zikri Noer, S.Si., M.Si., di Aula Soeratman FP USU, Sabtu (31/10/2026).

Dosen Pembimbing Finalis PIMNAS ke-39 di Universitas Diponegoro (UNDIP) sekaligus Ketua Program Studi Sarjana Fisika Fakultas MIPA USU tersebut membawakan materi bertajuk “Dari Ide Riset ke Prestasi: Strategi Menembus Kompetisi Nasional lewat Inovasi Sawit”.

Dosen Pembimbing Finalis PIMNAS ke-39 di Universitas Diponegoro (UNDIP) sekaligus Ketua Program Studi Sarjana Fisika Fakultas MIPA USU, Dr. Ir. Zikri Noer, S.Si., M.Si. dalam penyampaian materi kepada peserta PKM Kick Start FP USU.


Dalam pemaparannya, Dr. Zikri Noer menjelaskan empat bekal penting sebelum menyusun proposal dan mengikuti kompetisi, yaitu melihat peluang, memilih arena kompetisi, menilai kelayakan ide, serta melakukan revisi secara cepat dan tepat.

Ia juga mengangkat potensi kelapa sawit sebagai sumber pengembangan inovasi lintas disiplin ilmu. Berbagai bagian dan hasil samping kelapa sawit, seperti tandan kosong kelapa sawit (TKKS), cangkang, bungkil, minyak, dan limbah cair, dapat menjadi objek penelitian dengan beragam pendekatan. Menurutnya, hal terpenting bukan sekadar komoditas yang diteliti, melainkan permasalahan nyata yang ingin diselesaikan melalui penelitian tersebut.

Narasumber turut membagikan pengalaman pembinaan tim dalam berbagai kompetisi, termasuk PIMNAS dan ajang inovasi lainnya. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa prestasi tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui tahapan penyusunan proposal, eksperimen, evaluasi, perbaikan, hingga presentasi di tahap final.

Ia menekankan enam kebiasaan yang perlu dibangun oleh tim kompetitif, yaitu mengangkat masalah nyata, menghadirkan kebaruan, memiliki data pengujian, menghasilkan luaran yang jelas, membangun tim kolaboratif, serta melatih kemampuan presentasi atau pitching.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Mahasiswa diminta memilih salah satu ide yang berkembang di ruangan, kemudian menyampaikannya untuk mendapatkan pertanyaan kritis, usulan perbaikan, dan arahan pengembangan. Melalui kegiatan ini, peserta berkesempatan menguji gagasan sekaligus memahami pentingnya evaluasi sebelum mengajukan proposal ke kompetisi.

Mahasiswa peserta PKM Kick Start saat melakukan diskusi interaktif. Mahasiswa diminta memilih salah satu ide yang berkembang di ruangan, kemudian menyampaikannya untuk mendapatkan pertanyaan kritis, usulan perbaikan, dan arahan pengembangan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari PKM Kick Start Sesi 1 FP USU yang diikuti mahasiswa angkatan 2024, 2025, dan 2026, serta dihadiri Dekan FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., Wakil Dekan, dan para dosen.

Melalui pemaparan dan diskusi tersebut, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengidentifikasi peluang penelitian, membangun kolaborasi lintas bidang, serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas riset dan pengembangan inovasi mahasiswa.

Sesi foto bersama peserta PKM Kick Start FP USU dengan narasumber dan para dosen FP USU.